Energi Juang News, Jerusalem- Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah pimpinan militer Israel melontarkan pernyataan keras terkait operasi militer terhadap Iran. Pernyataan tersebut muncul di tengah intensitas serangan yang terus meningkat dalam beberapa hari terakhir.
Jenderal Israel Klaim Rezim Iran Telah Dihancurkan
Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir, menyatakan bahwa militer Israel telah berhasil menghancurkan rezim Iran. Pernyataan tersebut disampaikan kepada para prajurit dalam sebuah pesan resmi militer.
“Kita menghancurkan rezim teroris Iran dan akan memanfaatkan setiap kesempatan untuk memperdalam pencapaian kami,” kata Letnan Jenderal Eyal Zamir kepada para prajurit, menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh militer, seperti dilansir AFP, Sabtu (7/3/2026).
Pernyataan ini muncul sehari setelah Zamir mengumumkan bahwa operasi militer gabungan antara Amerika Serikat dan Israel terhadap Republik Islam Iran memasuki tahap baru.
Operasi Militer Masuk Fase Baru
Sehari sebelumnya, tepatnya pada Kamis (5/3/2026), Zamir mengungkapkan bahwa operasi militer telah memasuki fase lanjutan yang lebih intens.
Ia bahkan memperingatkan bahwa Teheran masih akan menghadapi berbagai kejutan berikutnya dari operasi tersebut.
Baca juga : Pasca Pengangkatan Ayatollah Mojtaba Khamenei, Iran Merudal Israel
Menurut Zamir, fase baru ini menjadi bagian dari strategi militer yang bertujuan memperluas dampak serangan terhadap infrastruktur strategis Iran.
Israel Klaim Hantam 400 Target di Iran
Militer Israel juga melaporkan bahwa ratusan target telah diserang dalam waktu singkat. Operasi militer tersebut disebut menyasar berbagai fasilitas penting milik Iran.
Israel mulai melancarkan serangan ke wilayah Iran pada Sabtu (28/2/2026). Dalam perkembangan terbaru, tentara Israel menyatakan telah menyerang lebih dari 400 target dalam satu hari.
Dilansir Al Jazeera dan AFP, Sabtu (7/3/2026), militer Israel melalui Telegram mengungkapkan bahwa serangan juga terjadi di wilayah Shahroud, Iran bagian barat.
Dalam operasi tersebut, pasukan Israel mengklaim telah menghancurkan sebuah truk yang tengah memindahkan sistem pertahanan udara ke lokasi lain.
Militer Israel turut menyertakan foto udara yang menunjukkan sebuah truk di jalan yang tidak diketahui lokasinya secara pasti.
Hingga kini, pihak Iran belum memberikan tanggapan resmi terkait klaim tersebut.
“Lebih dari 400 target dihantam di beberapa daerah di Iran, termasuk peluncur rudal balistik dan fasilitas penyimpanan UAV (drone) Iran,” kata tentara dalam sebuah pernyataan.
Serangan ini menambah panjang daftar eskalasi konflik antara Israel dan Iran yang dalam beberapa waktu terakhir semakin memanas. Situasi tersebut juga memicu kekhawatiran komunitas internasional terkait potensi meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah.
Redaksi Energi Juang News



