Energi Juang News, New York City- Kecelakaan fatal mengguncang operasional penerbangan di Kota New York City setelah sebuah pesawat regional milik Air Canada menabrak kendaraan pemadam kebakaran di landasan bandara. Insiden yang terjadi Minggu (22/3/2026) malam waktu setempat itu menewaskan dua awak kokpit dan memicu penghentian total aktivitas penerbangan.
Kronologi Tabrakan di Runway
Pesawat jenis CRJ-900 yang dioperasikan Jazz Aviation mitra regional Air Canada baru saja menyelesaikan penerbangan dari Montreal dengan nomor penerbangan AC8646. Saat melaju di Runway 4 sekitar pukul 23.40, pesawat tersebut menghantam truk pemadam kebakaran yang sedang bergerak menuju lokasi insiden lain.
Platform pelacak penerbangan FlightRadar24 menyebutkan pesawat “sedang melaju di landasan ketika menabrak” kendaraan penyelamat yang melintas di jalurnya. Foto di lokasi memperlihatkan kerusakan parah pada bagian hidung dan kokpit, sementara kendaraan darurat dengan lampu rotator menyala mengelilingi area kejadian.
Pilot dan Kopilot Tewas, Belasan Orang Luka
Sejumlah media Amerika Serikat melaporkan pilot dan kopilot meninggal dunia akibat benturan keras tersebut. Selain korban jiwa, 13 orang lainnya terdiri dari 11 penumpang serta dua petugas pertama yang merespons harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Pihak Jazz Aviation mengonfirmasi bahwa total 76 orang berada di dalam pesawat, termasuk empat awak kabin. Tim medis segera mengevakuasi korban setelah protokol tanggap darurat diaktifkan.
Bandara LaGuardia Ditutup Sementara
Otoritas setempat langsung menghentikan seluruh penerbangan di LaGuardia Airport guna mempercepat penanganan dan penyelidikan.
“Bandara saat ini ditutup untuk memfasilitasi respons darurat dan memungkinkan penyelidikan menyeluruh,” kata otoritas tersebut dalam pernyataan kepada AFP.
Mereka juga menegaskan bahwa prosedur tanggap darurat telah “segera diaktifkan” sesaat setelah kecelakaan terjadi. Penutupan bandara diperkirakan berlangsung cukup lama karena investigasi masih berjalan.
Tim Investigasi Diterjunkan
National Transportation Safety Board menyatakan telah mengirimkan “go team” ke lokasi guna mengungkap penyebab tabrakan. Otoritas manajemen darurat New York juga mengingatkan warga agar bersiap menghadapi pembatalan penerbangan, kemacetan, serta peningkatan aktivitas petugas di sekitar kawasan bandara.
Sebelum insiden ini, gangguan operasional di LaGuardia sudah terjadi akibat cuaca buruk dan antrean panjang pemeriksaan keamanan yang dipicu keterbatasan staf.
Bandara Sibuk dengan Riwayat Insiden
Bandara yang berada di wilayah Queens ini merupakan bandara tersibuk ketiga di New York. Pada 2024, sekitar 33,5 juta penumpang dilayani di fasilitas tersebut. Proyek renovasi besar senilai 8 miliar dollar AS juga baru rampung pada tahun yang sama untuk memperbarui terminal dan akses transportasi.
Dalam beberapa tahun terakhir, Amerika Serikat mencatat sejumlah kecelakaan udara mematikan. Salah satunya tabrakan pesawat penumpang dengan helikopter militer di dekat Washington pada Januari 2025 yang menewaskan 67 orang. Selain itu, berbagai insiden di darat dan nyaris tabrakan terus menambah kekhawatiran terhadap standar keselamatan operasional di bandara.
Redaksi Energi Juang News



