Energi Juang News, Jakarta- Arus kendaraan pemudik terlihat melintasi Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 97 di Subang, Jawa Barat, 17 Maret 2026. Rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah diberlakukan dari KM 70 hingga KM 263 mulai pukul 15.00 WIB untuk mengurai kepadatan pada H-4 Lebaran 2026. Antara/Fakhri Hermansyah.
Hujan Ringan Masih Berpotensi Muncul
Potensi hujan ringan masih bisa terjadi di sebagian wilayah Jawa Barat dalam beberapa hari ke depan. Kondisi ini perlu dicermati oleh masyarakat yang bersiap menghadapi gelombang kedua arus balik Lebaran.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan curah hujan di wilayah tersebut cenderung menurun sepanjang periode 23-29 Maret 2026. Sementara itu, hujan dengan intensitas lebih tinggi diperkirakan dominan terjadi di kawasan timur Indonesia.
Fenomena Atmosfer Masih Berpengaruh
Prakirawan di Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Barat, Asri Rachmawati, menjelaskan sejumlah faktor atmosfer masih mendukung suplai uap air. Suhu permukaan laut di perairan barat Indonesia terpantau relatif hangat.
Selain itu, potensi terbentuknya belokan angin di sekitar wilayah provinsi ini tetap ada meski tidak berlangsung lama. Aktivitas gelombang Rossby Ekuatorial juga diprediksi meningkat menjelang akhir pekan.
Baca juga : Arus Balik Gratis BPKH Diserbu 2.700 Pekerja
“Mendukung peningkatan potensi pembentukan awan konvektif pada skala lokal,” katanya melalui keterangan tertulis, Ahad, 22 Maret 2026.
Daftar Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan
Pada Selasa, 24 Maret 2026, hujan ringan diperkirakan hanya turun di Kuningan. Dua hari kemudian, kondisi serupa berpotensi terjadi di Cianjur.
Memasuki 27 Maret, hujan ringan diprediksi meluas ke sejumlah daerah, seperti Cianjur, Sumedang, Majalengka, Kuningan, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Kota Banjar, hingga Pangandaran.
Potensi hujan juga diperkirakan muncul pada Ahad di Kabupaten Bogor, Karawang, Sumedang, Majalengka, dan Kuningan. Informasi ini menjadi penting bagi para pemudik yang akan kembali ke Jakarta menjelang puncak arus balik pada 28-29 Maret.
Perbedaan Signifikan Dibanding Pekan Sebelumnya
Kondisi cuaca pekan ini berbeda jauh dibandingkan situasi tujuh hari sebelumnya. Saat itu, hujan lebat hingga ekstrem sempat mengguyur sejumlah wilayah, termasuk Depok, Bogor, Kabupaten Bekasi, Karawang, Cianjur, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Sumedang, Majalengka, Kuningan, serta Kabupaten Cirebon.
Curah hujan tinggi juga tercatat di Purwakarta, Subang, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Kota Banjar, dan Pangandaran. Intensitas hujan yang menurun saat ini diharapkan memberi ruang lebih aman bagi mobilitas masyarakat selama periode arus balik.
Redaksi Energi Juang News



