Energi Juang News, Jakarta – Peristiwa dugaan seorang wanita melompat ke jurang menggegerkan warga di kawasan Bogor Tengah, Kota Bogor. Hingga kini, keberadaan perempuan tersebut belum terungkap meski sempat dilakukan pencarian intensif oleh petugas gabungan.
Insiden itu terjadi di Jalan Paledang pada Kamis (23/4/2026) malam. Laporan warga langsung ditindaklanjuti aparat yang turun ke lokasi untuk memastikan kejadian tersebut.
Kronologi Kejadian di Jalan Paledang
Kanit Reskrim Polsek Bogor Tengah, Budi Setiawan, mengatakan laporan diterima sekitar pukul 23.00 WIB. Berdasarkan informasi awal, wanita tersebut diduga melompat ke jurang sedalam sekitar 5 meter.
Menurut keterangan saksi, perempuan itu sebelumnya terlihat berjalan bersama seorang pria yang diduga pasangannya. Keduanya sempat terlibat pertengkaran sebelum wanita itu berlari ke arah jurang.
“Dia loncatnya semalam, sampai sekarang belum ditemukan,” ujar Budi saat dikonfirmasi.
Pencarian Tak Temukan Jejak
Petugas dari BPBD, Damkar, kepolisian, dan relawan langsung melakukan pencarian sejak malam kejadian. Area yang disisir meliputi tebing dengan vegetasi lebat hingga aliran Sungai Cipakancilan.
Budi menjelaskan, lokasi yang diduga menjadi titik jatuh bukan berada di aliran utama Sungai Cisadane, melainkan jurang dengan kondisi miring dan banyak pepohonan.
“Di situ masih bisa dilalui jalan kaki. Jadi bukan jatuh langsung ke tengah,” katanya.
Pencarian awal berlangsung hingga pukul 02.00 WIB, namun tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Operasi Dihentikan, Kasus Masih Misterius
Pencarian sempat dilanjutkan pada Jumat pagi, tetapi akhirnya dihentikan sekitar pukul 10.30 WIB. Keputusan itu diambil setelah tidak ditemukan indikasi seseorang benar-benar terjatuh ke jurang.
Lurah Paledang, Ali Firdaus, menyebut pihaknya juga telah menyebarkan ciri-ciri wanita tersebut kepada warga untuk membantu penelusuran.
“Tidak ada tanda-tanda orang jatuh atau terbawa arus. Sampai sekarang belum diketahui keberadaannya,” ujar Ali.
Petugas bahkan sempat menutup aliran air di bendungan untuk memastikan tidak ada korban yang hanyut. Namun hasilnya tetap nihil.
Hingga saat ini, kasus tersebut masih menyisakan tanda tanya. Aparat belum memastikan apakah wanita itu benar-benar jatuh ke jurang atau justru meninggalkan lokasi.
Redaksi Energi Juang News



