Kamis, Mei 7, 2026
spot_img
BerandaDaerahTaman Safari Siap Rebut Pengelolaan Bandung Zoo

Taman Safari Siap Rebut Pengelolaan Bandung Zoo

Energi Juang News, Jakarta- Pemerintah Kota Bandung mulai membuka proses kerja sama pengelolaan kawasan kebun binatang di Jalan Tamansari. Sejumlah pengelola lembaga konservasi nasional menyatakan minat untuk mengikuti tender tersebut. Salah satunya adalah Taman Safari Indonesia yang menilai kawasan itu memiliki peluang besar untuk dikembangkan lebih modern.

Taman Safari Ikut Tahap Awal Tender

Direktur Utama Taman Safari Indonesia, Aswin Sumampau, mengatakan pengelolaan lembaga konservasi tidak hanya berkaitan dengan operasional harian. Menurut dia, pengelolaan juga menyangkut kesejahteraan satwa, edukasi publik, kepatuhan regulasi, hingga keberlanjutan institusi dalam jangka panjang.

“Aspek konservasi harus tetap menjadi prioritas utama dalam proses pengelolaan,” kata Aswin dalam keterangannya, Rabu, 6 Mei 2026.

Taman Safari diketahui telah mengikuti tahapan awal tender yang difasilitasi Pemerintah Kota Bandung. Perusahaan itu juga hadir dalam forum market sounding yang digelar sebelumnya.

Aswin berharap proses lelang berjalan transparan dan memberi kesempatan yang sama bagi pihak yang memiliki kemampuan serta komitmen mengelola lembaga konservasi secara profesional.

Ia menilai Bandung Zoo memiliki posisi strategis untuk berkembang menjadi lembaga konservasi modern berstandar internasional tanpa meninggalkan nilai sejarahnya bagi masyarakat Kota Bandung.

Pemkot Bandung Tawarkan Kerja Sama 26 Tahun

Pemerintah Kota Bandung mengumumkan pembukaan kerja sama pemanfaatan aset daerah di kawasan Bandung Zoo melalui akun Instagram resminya pada Rabu sore, 6 Mei 2026.

Skema yang ditawarkan berupa kerja sama pemanfaatan (KSP) atas tanah dan bangunan di area kebun binatang tersebut. Kawasan itu nantinya diarahkan untuk konservasi satwa yang terintegrasi dengan ruang terbuka hijau, edukasi, serta rekreasi masyarakat.

Pemkot Bandung menawarkan masa kerja sama selama 26 tahun bagi pengelola terpilih.

Baca juga :  Korban Tanah Bergerak Semarang Menanti Relokasi

Sesuai jadwal yang ditandatangani Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, pengumuman tender dilakukan pada 5 dan 8 Mei 2026. Pengambilan dokumen lelang berlangsung pada 7-12 Mei di kantor unit pelayanan pemanfaatan tanah Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bandung.

Sementara penjelasan tender dijadwalkan berlangsung pada 13 Mei 2026 di kawasan Jalan Cihampelas, Bandung. Pemasukan dokumen penawaran dibuka pada 18-21 Mei, sedangkan penetapan pengelola Bandung Zoo dijadwalkan pada 25 Mei 2026.

Gembira Loka Zoo Juga Berminat

Selain Taman Safari, pengelola Gembira Loka Zoo juga menyatakan ketertarikannya mengikuti tender pengelolaan Bandung Zoo.

Direktur Utama Gembira Loka Zoo, Tirtodiprojo, mengatakan pihaknya sempat mengirim perwakilan untuk menghadiri paparan rencana lelang pada 13 April 2026.

Namun, sebelum memastikan ikut tender, pihaknya masih menunggu kejelasan sejumlah persoalan hukum terkait Bandung Zoo. Beberapa di antaranya menyangkut status tanah, klaim aset Pemerintah Kota Bandung, nasib karyawan, hingga kepemilikan satwa.

“Satwa yang dilindungi milik pemerintah, sedangkan satwa yang tidak dilindungi perlu diperjelas status kepemilikannya,” ujar Tirto.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments