Selasa, Mei 12, 2026
spot_img
BerandaHiburanBiaya GTA 6 Disebut Tembus Rp 26 Triliun

Biaya GTA 6 Disebut Tembus Rp 26 Triliun

Energi Juang News, Jakarta- Liputan game terbaru dari Rockstar Games kembali menyita perhatian publik. Menjelang peluncurannya akhir tahun ini, berbagai spekulasi muncul soal besarnya dana yang digelontorkan untuk proyek tersebut. Take-Two Interactive pun mulai memberi gambaran soal skala ambisi di balik pengembangan game itu.

Grand Theft Auto VI dijadwalkan meluncur pada 19 November 2026 untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X|S. Game ini menjadi salah satu rilisan paling ditunggu setelah beberapa kali mengalami penundaan.

Rockstar Siapkan Proyek Game Paling Ambisius

Perbincangan mengenai biaya pengembangan GTA 6 terus ramai di kalangan gamer dan analis industri. Meski Rockstar Games belum pernah mengungkap angka resmi, CEO Take-Two Interactive Strauss Zelnick mengakui proyek tersebut membutuhkan biaya sangat besar.

Dalam wawancaranya dengan Business Insider, Zelnick hanya menjawab singkat ketika ditanya soal dana produksi GTA 6.

“Sangat mahal,” ujarnya.

Sejumlah analis memperkirakan biaya pengembangan GTA 6 mencapai USD 1,5 miliar atau sekitar Rp 26 triliun. Nilai itu membuat GTA 6 disebut sebagai salah satu proyek game termahal sepanjang sejarah industri video game.

Besarnya anggaran disebut sebanding dengan skala permainan yang dibangun Rockstar. GTA 6 diperkirakan menghadirkan dunia open-world lebih luas dibanding seri sebelumnya, lengkap dengan detail visual, animasi, hingga teknologi terbaru.

Take-Two Beri Kebebasan Penuh ke Rockstar

Strauss Zelnick mengatakan pihaknya sengaja memberi ruang kreatif seluas mungkin kepada Rockstar Games. Menurut dia, tim pengembang mendapat dukungan sumber daya manusia dan finansial demi menghasilkan game terbaik.

“Kami mencoba memberi mereka sumber daya manusia, ruang kreatif, dan finansial tak terbatas untuk membuat GTA 6, dengan harapan menciptakan game sempurna,” kata Zelnick.

Ia menilai strategi tersebut memang berisiko tinggi. Namun, Take-Two menganggap langkah itu penting demi mempertahankan posisi mereka di industri game global.

Baca juga :  Kian Menyala, 'Agak Laen: Menyala Pantiku!' Kalahkan Film Pertama

Zelnick juga menyebut proyek berskala besar seperti GTA 6 hanya bisa dijalankan perusahaan dengan modal kuat dan kesiapan mengambil risiko besar.

Sampai saat ini, Rockstar dan Take-Two belum mengumumkan harga resmi GTA 6 maupun detail paket penjualannya.

GTA 6 Rilis Duluan di Konsol

Selain biaya produksi, jadwal perilisan GTA 6 versi PC juga memunculkan banyak pertanyaan. Rockstar memastikan game tersebut lebih dulu hadir di PS5 dan Xbox Series X|S pada 19 November 2026.

Dalam wawancara dengan Bloomberg, Strauss Zelnick menjelaskan keputusan itu diambil untuk memprioritaskan basis pemain utama di konsol.

“Rockstar selalu memulai dari konsol karena menurut saya Anda dinilai dari kemampuan melayani basis penggemar inti,” ujarnya.

Strategi serupa sebelumnya diterapkan Rockstar saat merilis GTA V dan Red Dead Redemption 2. Kedua game tersebut baru hadir di PC beberapa waktu setelah versi konsol dirilis.

Hingga kini, Rockstar belum memberikan kepastian kapan GTA 6 versi PC akan tersedia. Situs resmi game tersebut juga masih hanya mencantumkan PS5 dan Xbox Series X|S sebagai platform peluncuran awal.

Situasi itu memunculkan spekulasi di kalangan gamer. Sebagian pemain menduga pola rilis bertahap berpotensi membuat pengguna membeli game lebih dari satu kali, terutama bagi mereka yang bermain di konsol dan kemudian beralih ke PC.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments