Kamis, Mei 21, 2026
spot_img
BerandaEkonomi & BisnisKemensos Siapkan Bantuan Pascabencana Rp1 Triliun

Kemensos Siapkan Bantuan Pascabencana Rp1 Triliun

Energi Juang News, Jakarta- Pemerintah kembali menyiapkan dukungan anggaran besar untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penyaluran bantuan lanjutan dijadwalkan berlangsung mulai pekan depan setelah proses verifikasi data penerima rampung.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan bantuan tersebut menjadi bagian dari percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi yang dijalankan pemerintah pusat melalui Satuan Tugas (Satgas) di bawah koordinasi Kementerian Dalam Negeri.

Bantuan Pascabencana Disalurkan Bertahap

Saifullah Yusuf menyebut nilai bantuan lanjutan yang akan disalurkan mencapai lebih dari Rp1 triliun. Sebelumnya, pemerintah telah menyalurkan bantuan tahap pertama dengan nilai hampir Rp1 triliun.

“Pekan depan Insyaallah kami akan menyalurkan bantuan berdasarkan data terverifikasi dari sejumlah kabupaten dan kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Nilainya lebih dari Rp1 triliun,” ujar Gus Ipul usai menerima audiensi Wakil Gubernur Aceh di kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).

Menurut dia, bantuan yang diberikan mencakup santunan kematian bagi keluarga korban bencana, santunan luka berat sebesar Rp5 juta, bantuan stimulan sosial ekonomi, bantuan isian rumah, hingga jaminan hidup selama tiga bulan.

Ia menegaskan program bantuan sosial reguler tetap berjalan di tengah penanganan pascabencana. Saat ini, penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) triwulan kedua masih berlangsung.

“Semua bantuan sosial saat ini sedang berproses, termasuk PKH dan bantuan pangan non-tunai triwulan kedua,” kata dia.

Aceh Usulkan Tambahan PBI JK

Dalam pertemuan tersebut, Fadhlullah juga mengusulkan penambahan cakupan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) untuk warga terdampak bencana di Aceh.

Menurut Fadhlullah, bencana yang terjadi memicu penurunan kondisi ekonomi masyarakat. Ia menyebut banyak warga yang sebelumnya berada di kategori ekonomi desil 8 hingga 10 kini turun ke desil 2.

Baca juga :  Gus Falah Apresiasi Kesuksesan Pertamina Lampaui Target Reduksi Emisi Karbon

Karena itu, Pemerintah Provinsi Aceh meminta tambahan kuota PBI JK bagi sekitar 800 ribu warga agar pembiayaannya dapat ditanggung Kemensos.

“Saat ini sekitar 400 ribu penerima sudah diakomodasi Kemensos. Kami berharap ada tambahan untuk masyarakat Aceh yang terdampak,” ujarnya.

Pemprov Dorong ABT Segera Cair

Selain usulan PBI JK, Pemprov Aceh juga meminta Anggaran Belanja Tambahan (ABT) pascabencana khusus Aceh sebesar Rp1,039 triliun segera dicairkan.

Pemerintah daerah berharap anggaran tersebut dapat mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung proses rehabilitasi di wilayah terdampak bencana.

Fadhlullah mengatakan percepatan penyaluran bantuan dinilai penting agar aktivitas ekonomi masyarakat bisa kembali bergerak dalam waktu dekat.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments