Kamis, Mei 21, 2026
spot_img
BerandaInternasionalRespons Dunia Menguat Usai Video Aktivis Flotilla Viral

Respons Dunia Menguat Usai Video Aktivis Flotilla Viral

Energi Juang News, Jakarta- Rekaman yang diunggah Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir memicu kecaman dari berbagai negara. Video tersebut memperlihatkan para aktivis Global Sumud Flotilla dalam kondisi berlutut, tangan terikat, dan dahi menempel ke lantai setelah ditahan aparat Israel.

Dalam video yang beredar di media sosial X, Ben-Gvir menuliskan kalimat “Selamat datang di Israel”. Lagu kebangsaan Israel terdengar diputar saat para aktivis berada dalam posisi tersebut. Beberapa di antaranya tampak masih memegang paspor.

Sejumlah Negara Panggil Dubes Israel

Dilansir Al Jazeera, Rabu (20/5/2026), sejumlah negara langsung bereaksi atas perlakuan terhadap para aktivis armada kemanusiaan menuju Gaza itu. Italia, Prancis, Belanda, hingga Kanada memanggil duta besar Israel untuk menyampaikan protes resmi.

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menilai rekaman tersebut tidak dapat diterima. Ia menyebut perlakuan terhadap para aktivis, termasuk warga negara Italia, telah melanggar martabat manusia.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot juga mengecam tindakan itu. Ia meminta warga negara Prancis yang ditahan segera dibebaskan.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand menyebut insiden tersebut sangat mengkhawatirkan. Pemerintah Kanada, kata dia, menangani persoalan itu secara serius dan mendesak.

Belanda hingga Korea Selatan Ikut Mengecam

Belanda turut memanggil duta besar Israel setelah Menteri Luar Negeri Tom Berendsen menyatakan perlakuan terhadap tahanan melanggar nilai kemanusiaan.

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung mengatakan beberapa warganya berada di antara para aktivis yang ditahan. Ia mempertanyakan dasar hukum tindakan Israel terhadap kapal yang berada di luar wilayah teritorialnya.

“Apa dasar hukumnya? Apakah itu perairan teritorial Israel?” ujar Lee.

Ia juga mempertanyakan kewenangan Israel menyita dan menahan kapal dari negara ketiga di tengah konflik yang berlangsung.

Baca juga :  Serangan Drone Iran Sasar Pusat Data Amazon Bahrain

Kementerian Luar Negeri Portugal mengecam keras tindakan yang disebut tidak dapat ditoleransi. Sikap serupa datang dari Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares yang menyebut perlakuan terhadap aktivis sebagai tindakan mengerikan.

Menteri Kehakiman Irlandia Helen McEntee mengaku terkejut melihat rekaman tersebut dan meminta para aktivis segera dibebaskan.

430 Aktivis Ditahan Israel

Total 430 aktivis Global Sumud Flotilla ditangkap tentara Israel saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza. Seluruh aktivis kemudian dibawa ke Israel untuk menjalani penahanan.

Di antara mereka terdapat sejumlah warga negara asing, termasuk warga negara Indonesia yang ikut dalam pelayaran tersebut.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments