Senin, Juni 8, 2026
spot_img
BerandaHukumPolisi Dalami Promosi Whip Pink, Manajemen DWP Diperiksa

Polisi Dalami Promosi Whip Pink, Manajemen DWP Diperiksa

Energi Juang News, Jakarta- PERSONEL Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menjadwalkan pemeriksaan terhadap pihak penyelenggara sebuah festival musik di Jakarta pada Senin, 8 Juni 2026. Langkah ini menjadi bagian dari penyelidikan terkait promosi produk yang belakangan ramai diperbincangkan karena diduga disalahgunakan oleh sejumlah pengguna.

Pemeriksaan tersebut dilakukan setelah penyidik menelusuri berbagai pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan pemasaran produk tersebut di ruang publik dan media sosial.

Manajemen DWP Dipanggil Penyidik

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Eko Hadi Santoso, mengatakan penyidik akan memeriksa manajemen Djakarta Warehouse Project (DWP) terkait promosi penjualan gas nitrous oxide (N2O) bermerek Whip Pink.

“Penyidik akan melakukan pemeriksaan manajemen Djakarta Warehouse Project terkait promosi penjualan,” ujar Eko dalam keterangan tertulis, Senin, 8 Juni 2026.

Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung pukul 15.00 WIB dan ditangani oleh Subdirektorat III Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim. Hingga kini, kepolisian belum mengungkap jumlah perwakilan manajemen DWP yang akan dimintai keterangan.

Polisi Periksa Pengguna yang Viral di Media Sosial

Sebelumnya, penyidik telah meminta keterangan sejumlah figur media sosial yang diketahui mengonsumsi gas tersebut. Salah satunya selebgram asal Makassar berinisial ZNM yang videonya bersama rekannya, APG, sempat viral di akun media sosial Makassar Inpo.

Menurut Eko, ZNM mengaku mengalami sakit kepala dan halusinasi setelah menggunakan Whip Pink. Selain itu, salah satu rekannya disebut sempat mengalami kelumpuhan sementara usai mengonsumsi produk tersebut.

Keduanya mengaku membeli gas tersebut karena rasa penasaran. ZNM menjalani pemeriksaan selama sekitar enam jam pada Jumat, 5 Juni 2026, dan menjawab sekitar 30 pertanyaan dari penyidik. Sementara APG telah lebih dahulu diperiksa.

Pengembangan Kasus dari Penggerebekan Pabrik

Pemanggilan sejumlah pengguna dan figur publik merupakan bagian dari pengembangan penyidikan yang dilakukan Bareskrim setelah menggerebek pabrik produksi Whip Pink milik PT Suplaindo Sukses Sejahtera (SSS).

Baca juga :  Senjata Laras Panjang Muncul Dalam Bentrokan Kemang, Polisi Harus Usut!

Dari hasil penggerebekan tersebut, penyidik menelusuri jaringan distribusi sekaligus mengidentifikasi konsumen yang diduga aktif membeli dan menyalahgunakan gas tertawa itu secara ilegal.

Polisi menyatakan proses penyidikan masih terus berjalan untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam peredaran maupun promosi produk tersebut.

 

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments