Energi Juang News, Jakarta – Oknum kades nyabu di Bawean menjadi sorotan publik setelah tertangkap tangan sedang pesta sabu bersama seorang wanita dan rekannya. Polisi menggerebek mereka di sebuah rumah di Desa Tambak, Gresik.
Seorang oknum kepala desa di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, tertangkap tangan sedang menyalahgunakan narkoba jenis sabu bersama dua orang lainnya. Ironisnya, saat diamankan, sang kepala desa malah tertangkap kamera tengah tersenyum.
Pelaku berinisial AZ, yang diketahui merupakan Kepala Desa Balikterus, Kecamatan Sangkapura, ditangkap bersama SM (49), warga Desa Tambak Tengah, serta seorang wanita berinisial SN, warga Dusun Daun Barat. Ketiganya diamankan aparat kepolisian saat berada di dalam kamar rumah milik SM, Kamis malam (22/5).
“Kami gerebek saat mereka masih dalam posisi lengkap. Barang bukti juga kami temukan lengkap, termasuk sabu dan alat hisap,” ujar Kanitreskrim Polsek Tambak, Aiptu Imam Subari.
Baca Juga : Gadis Sidayu Gresik Diancam Sebar Video, Lapor Polisi
Penggerebekan dilakukan atas laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas mencolok di rumah tersebut. Saat didokumentasikan untuk proses hukum, AZ justru menunjukkan senyum santai, bukannya menunjukkan penyesalan.
Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi satu klip sabu siap pakai, satu botol kaca (bong), sedotan plastik, bubuk sisa sabu, hingga dompet berisi kacamata dan alat isap lainnya.
“Ketiganya langsung kami bawa menggunakan Kapal Giliyang ke Mapolres Gresik. Tiba pada Jumat pagi sekitar pukul 09.06 WIB,” tambah Imam.
Warga Bawean menyayangkan tindakan sang kades yang seharusnya menjadi panutan. Beberapa tokoh masyarakat bahkan menyindir bahwa senyum yang ditunjukkan AZ seolah mempermainkan hukum.
Kini, publik menantikan tindakan resmi dari Pemkab Gresik dan DPRD terkait nasib jabatan AZ. Apakah akan dijatuhi sanksi administratif, atau harus diberhentikan dari jabatannya?
Masyarakat berharap pejabat publik tidak menyalahgunakan jabatan untuk hal-hal negatif, terlebih dalam kasus narkoba yang merusak moral dan hukum.
Redaksi Energi Juang News



