Energi Juang News, Jakarta – Hari libur sekolah yang semestinya diisi dengan keceriaan berubah menjadi duka mendalam bagi keluarga Ahmad Zaki (16), warga Desa Bulutenger, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan. Remaja tersebut ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di sebuah telaga di desa setempat pada Sabtu, 28 Juni 2025.
Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Menurut keterangan kepolisian, Zaki sebelumnya sempat berpamitan kepada orang tuanya dengan alasan akan memancing. Namun, sesampainya di telaga, ia bersama rekannya, Aska, memutuskan untuk mandi di perairan tersebut.
Tanpa disadari, aktivitas bermain air itu justru berujung malapetaka. Diduga karena tidak memiliki kemampuan berenang, Zaki tenggelam dan tak muncul kembali ke permukaan. Temannya yang panik segera berlari meminta bantuan kepada warga sekitar.
“Korban langsung mandi bersama temannya, dan kemungkinan besar tidak bisa berenang. Sehingga ia tenggelam,” terang Ipda M. Hamzaid, Kasi Humas Polres Lamongan, saat dikonfirmasi.
Proses pencarian pun dilakukan dengan melibatkan warga dan aparat setempat secara bergotong royong. Setelah dua jam pencarian intensif, tubuh korban akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi.
Pemeriksaan medis yang dilakukan menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan jenazah pun langsung diserahkan untuk dimakamkan.
Kepolisian mengimbau kepada para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya selama masa liburan, khususnya saat berada di lokasi yang memiliki potensi bahaya seperti telaga, sungai, dan tempat wisata air lainnya.
Redaksi Energi Juang News



