Energi Juang News, Semarang- Universitas Airlangga (Unair) tengah menangani kasus dugaan perbuatan asusila yang dilakukan sepasang mahasiswa di dalam ruang kelas. Pihak kampus membenarkan adanya video yang beredar dan kini menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada Komisi Etik untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Ketua Pusat Humas dan Protokol (PHMP) Unair, Pulung Siswantara, menegaskan kampus berupaya menjalankan proses secara objektif dan profesional. Menurutnya, seluruh pihak yang terlibat tetap mendapatkan perlindungan hak selama proses pemeriksaan berlangsung.
Komisi Etik Dalami Kasus Mahasiswa Unair
Pulung mengatakan pemeriksaan saat ini masih berjalan di tingkat Komisi Etik. Hasil pendalaman tersebut akan menjadi dasar bagi kampus dalam menentukan langkah berikutnya, termasuk pemberian sanksi kepada mahasiswa yang terlibat.
“Memang benar ada video tersebut. Namun mekanismenya sudah masuk ke Komisi Etik untuk didalami lebih lanjut. Unair berupaya bersikap objektif, profesional, dan tetap mengedepankan perlindungan hak seluruh pihak yang terlibat,” ujar Pulung, Sabtu (20/6/2026).
Orang Tua Turut Dimintai Keterangan
Tidak hanya memeriksa kedua mahasiswa, Unair juga memanggil orang tua masing-masing untuk memberikan keterangan. Langkah ini dilakukan karena mahasiswa yang bersangkutan masih berada dalam pengawasan keluarga.
Menurut Pulung, kehadiran orang tua diperlukan untuk membantu kampus memahami latar belakang dan perilaku yang menjadi perhatian dalam kasus tersebut.
“Orang tua juga kami panggil dan dimintai keterangan untuk mendalami kasus ini,” katanya.
Sanksi Masih Menunggu Hasil Pemeriksaan
Saat ini kedua mahasiswa tersebut tidak menjalani aktivitas perkuliahan karena sedang memasuki masa libur akademik. Meski begitu, proses pemeriksaan oleh Komisi Etik tetap berlangsung.
Pulung belum dapat memastikan bentuk sanksi yang akan dijatuhkan. Kampus masih menunggu hasil akhir pemeriksaan sebelum mengambil keputusan, termasuk terkait kemungkinan pemberian skorsing atau sanksi lainnya.
Redaksi Energi Juang News



