Senin, Juni 22, 2026
spot_img
BerandaRemang SenjaMisteri Tangisan Perempuan dari Jendela Tua Kota Batavia

Misteri Tangisan Perempuan dari Jendela Tua Kota Batavia

Energi Juang News, Jakarta- Saat Malam hujan tipis turun membasahi jalanan kawasan Kota Tua. Lampu-lampu temaram memantulkan bayangan panjang di atas batuan tua yang telah berusia ratusan tahun. Tak banyak orang yang masih bertahan di sekitar lokasi setelah jarum jam menunjukkan pukul sembilan malam. Suasana berubah sunyi, hanya suara angin yang sesekali menyelinap di antara bangunan-bangunan bersejarah.

Toko Merah Jakarta berdiri kokoh di tengah kegelapan malam. Dinding bata merahnya tampak semakin suram diterpa cahaya lampu jalan yang redup. Bangunan peninggalan era VOC itu memang terkenal sebagai salah satu ikon sejarah Jakarta. Namun di balik keindahannya, tersimpan cerita yang membuat bulu kuduk siapa saja meremang.

“Saya sudah puluhan tahun jualan di sini. Kalau malam Jumat, sering terdengar suara perempuan menangis dari dalam gedung,” ujar Pak Harun, seorang pedagang kopi yang mangkal tak jauh dari bangunan tersebut. Wajahnya terlihat serius saat menceritakan pengalaman yang menurutnya bukan sekadar cerita turun-temurun.

Menurut warga sekitar, suara itu biasanya muncul menjelang tengah malam. Tangisan lirih terdengar dari salah satu jendela lantai atas yang gelap gulita. Anehnya, ketika petugas keamanan memeriksa ke dalam gedung, tidak pernah ditemukan siapa pun berada di sana.

“Saya pernah lihat sendiri,” kata Bu Sari, warga setempat. “Waktu itu ada sosok perempuan berbaju putih berdiri di jendela. Saat saya kedip, sosok itu hilang begitu saja.” Cerita tersebut membuat beberapa warga memilih tidak melintas sendirian ketika malam mulai larut.

Konon, kisah itu berawal dari tragedi berdarah yang pernah terjadi di sekitar kawasan tersebut pada masa kolonial. Pertumpahan darah besar disebut-sebut membuat langit malam berubah kemerahan. Sejak saat itu, berbagai kejadian aneh mulai dilaporkan oleh masyarakat yang tinggal di sekitar Kota Tua.

Baca juga :  Misteri Goa Gong Pacitan dan Sosok Hitam Tak Kasat Mata

Seorang petugas parkir bahkan mengaku pernah mendengar suara langkah kaki berlari di dalam bangunan saat kondisi gedung sedang kosong. Ketika ia memberanikan diri mendekat, suara itu tiba-tiba berhenti. Yang tersisa hanyalah hawa dingin yang membuat tengkuknya terasa berat.

“Jangan pernah menoleh kalau dengar ada yang memanggil dari arah gedung,” bisik seorang pria tua kepada pengunjung yang penasaran. “Banyak yang bilang suara itu bukan suara manusia.” Kalimat tersebut terus beredar dari mulut ke mulut dan menjadi bagian dari legenda yang hidup di sekitar Toko Merah.

Misteri semakin pekat ketika beberapa orang mengaku mendengar tawa perempuan bergema dari balik jendela tua. Tawa itu terdengar pelan pada awalnya, lalu berubah menjadi suara melengking yang membuat siapa pun ingin segera meninggalkan lokasi. Meski tidak ada bukti pasti, kesaksian serupa terus bermunculan dari waktu ke waktu.

Hingga kini, Toko Merah Jakarta masih menjadi salah satu bangunan paling menarik sekaligus paling misterius di kawasan Kota Tua. Di siang hari, gedung ini memamerkan keindahan sejarah yang memikat wisatawan. Namun ketika malam turun dan jalanan mulai sepi, banyak warga percaya bahwa kisah-kisah lama dari masa Batavia seolah hidup kembali, menyisakan tanda tanya yang belum pernah benar-benar terjawab.

Redaksi Energi Juang News

Moh Khobir Riyadi
Moh Khobir Riyadihttps://energijuangnews.com/
Sosok pria penulis artikel pada kanal Remang Senja (Horror), Ojo Lali dan Not & Musik. Memberikan tulisan semenarik mungkin untuk kalian para pembaca.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments