Rabu, Juni 24, 2026
spot_img
BerandaInternasionalTrump Murka Usai Senat AS Setujui Resolusi Iran

Trump Murka Usai Senat AS Setujui Resolusi Iran

Energi Juang News, Washington DC- Presiden Amerika Serikat Donald Trump meluapkan kemarahannya setelah Senat meloloskan sebuah resolusi yang meminta penghentian keterlibatan militer Washington terhadap Iran. Langkah tersebut memicu perdebatan politik di tengah upaya meredakan ketegangan yang sempat meningkat antara kedua negara.

Trump menilai keputusan Senat justru melemahkan posisi Amerika Serikat saat pemerintahannya mengklaim berhasil menekan Teheran. Ia juga menyayangkan dukungan sejumlah senator dari Partai Republik terhadap resolusi tersebut.

Trump Sebut Resolusi Senat Merugikan AS

Melalui unggahan di Truth Social, Trump menyebut pemungutan suara itu dilakukan pada saat yang tidak tepat. Menurutnya, Iran saat ini berada dalam posisi terdesak dan menunjukkan sikap yang lebih menghormati Amerika Serikat dibanding sebelumnya.

Ia menilai resolusi tersebut mengirimkan pesan yang salah kepada Teheran. Trump bahkan menuduh langkah Senat memberi keuntungan politik bagi pihak yang selama ini menjadi lawan Washington.

“Saya telah membuat Iran berada di posisi terpojok dan siap memberikan hampir apa pun yang kami inginkan,” tulis Trump dalam pernyataannya.

Presiden AS itu juga mengkritik empat senator Partai Republik yang mendukung resolusi bersama kubu Demokrat. Dalam unggahannya, Trump menyebut mereka sebagai pihak yang justru mempersulit upaya pemerintahannya.

Empat Senator Republik Berbalik Mendukung Resolusi

Senat AS menyetujui Resolusi Kekuatan Perang pada Selasa (23/6) waktu setempat dengan hasil 50 suara mendukung dan 48 suara menolak.

Empat senator Republik yang mendukung resolusi tersebut adalah Bill Cassidy, Susan Collins, Lisa Murkowski, dan Rand Paul. Mereka bergabung dengan mayoritas senator Demokrat untuk mengamankan kemenangan resolusi itu.

Di sisi lain, satu senator Demokrat memilih menolak, sementara dua senator Republik lainnya tidak memberikan suara.

Baca juga :  Iran Apresiasi China Usai Konflik 12 Hari dengan Israel

Resolusi tersebut menginstruksikan presiden untuk menghentikan permusuhan terhadap Iran kecuali ada persetujuan lebih lanjut dari Kongres. Tujuannya adalah membatasi kemungkinan keterlibatan Amerika Serikat dalam konflik baru tanpa otorisasi legislatif.

Jadi Penolakan Simbolis Terkuat terhadap Perang

Secara substansi, resolusi itu bertujuan memperkuat peran Kongres dalam pengambilan keputusan terkait penggunaan kekuatan militer. Langkah tersebut juga dipandang sebagai upaya mencegah eskalasi konflik baru antara Washington dan Teheran.

Meski demikian, dampak praktisnya masih belum jelas. Pasalnya, Amerika Serikat dan Iran saat ini telah mencapai kesepakatan damai sementara yang membantu meredakan ketegangan.

Terlepas dari itu, pengesahan resolusi tersebut menjadi bentuk penolakan simbolis paling kuat dari Kongres terhadap perang dengan Iran. Sebelumnya, sembilan pemungutan suara serupa gagal memperoleh dukungan mayoritas.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments