Energi Juang News, Iran- Pemerintah Rusia mengirim delegasi tingkat tinggi ke Teheran untuk menghadiri prosesi pemakaman mantan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Seyed Ali Khamenei. Kehadiran delegasi tersebut menjadi sinyal dukungan Moskow di tengah meningkatnya dinamika politik kawasan.
Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev menyampaikan keyakinannya bahwa rakyat Iran mampu melewati tekanan dari berbagai pihak. Ia juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Khamenei kepada pemerintah dan masyarakat Iran.
Medvedev Sebut Iran Tidak Akan Tunduk
Mengutip laporan Press TV, Sabtu (4/7/2026), Medvedev menyampaikan pernyataannya melalui video yang diunggah di kanal Telegram usai memberikan penghormatan terakhir kepada Khamenei pada Jumat (3/7) waktu setempat.
Mantan Presiden Rusia itu menilai Iran akan keluar sebagai pemenang dalam menghadapi Amerika Serikat. Menurutnya, persatuan rakyat Iran menjadi modal utama untuk menghadapi berbagai tekanan dari luar.
Medvedev, yang dikenal sebagai sekutu dekat Presiden Rusia Vladimir Putin, mengatakan Rusia turut berduka atas meninggalnya Khamenei. Ia menilai sosok Khamenei berhasil mempersatukan rakyat Iran dan meyakini negara itu tidak akan menyerah menghadapi tekanan dari Amerika Serikat maupun negara lain.
Atas nama kepemimpinan dan rakyat Federasi Rusia, Medvedev juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada pemerintah serta masyarakat Iran. Ia menyebut Rusia ikut merasakan duka atas kehilangan yang dinilainya sangat besar.
Delegasi Asing Hadiri Pemakaman Khamenei
Pernyataan Medvedev disampaikan ketika sejumlah delegasi dari berbagai negara menghadiri upacara pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran.
Khamenei sebelumnya dilaporkan tewas akibat serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel pada Februari lalu.
Di sela-sela rangkaian acara, delegasi Rusia juga bertemu dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Pertemuan tersebut membahas hubungan bilateral sekaligus menyampaikan belasungkawa dari pemerintah Rusia.
Iran Dorong Percepatan Kerja Sama dengan Rusia
Dalam pertemuan itu, Presiden Masoud Pezeshkian menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan rakyat Rusia atas dukungan serta simpati yang diberikan setelah wafatnya Khamenei.
Pezeshkian juga mengajak kedua negara mempercepat pelaksanaan perjanjian strategis yang telah disepakati. Ia menilai masih terdapat peluang besar untuk memperluas kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, energi, dan sektor transit.
“Ada potensi besar untuk memperluas kerja sama ekonomi, perdagangan, energi, dan transit antara kedua negara, yang harus diimplementasikan dengan tekad yang lebih besar dalam kerangka perjanjian yang ada,” kata Pezeshkian.
Sementara itu, Medvedev turut menyampaikan belasungkawa dari Presiden Vladimir Putin dan pemerintah Rusia atas gugurnya Khamenei, para komandan militer, pejabat, ilmuwan, serta warga sipil, termasuk anak-anak yang menjadi korban dalam serangan Amerika Serikat dan Israel.
Redaksi Energi Juang News



