Selasa, Juni 30, 2026
spot_img
BerandaRemang SenjaKutukan Keris Kyai Brongot Setan Kober yang Menelan Tuannya

Kutukan Keris Kyai Brongot Setan Kober yang Menelan Tuannya

Energi Juang News,Solo- Kabut tebal turun menyelimuti sebuah desa tua di kawasan bekas Kadipaten Jipang. Malam itu suasana terasa tidak biasa. Angin berembus dingin, sementara suara jangkrik mendadak menghilang seolah seluruh alam memilih diam. Warga yang biasa berkumpul di gardu pun pulang lebih awal setelah mendengar suara aneh dari arah petilasan yang dipercaya berkaitan dengan peninggalan Arya Penangsang.

Pak Wiryo, sesepuh desa yang dikenal menguasai banyak cerita lama, duduk di teras rumahnya ditemani beberapa pemuda. Tiba-tiba terdengar suara logam beradu dari arah kebun bambu. “Itu suara yang sama seperti dulu,” bisiknya pelan. Seorang pemuda langsung bertanya, “Suara apa, Pak?” Wajah Pak Wiryo mendadak pucat. “Suara pusaka yang sedang mencari tuannya.”

Kutukan Keris Kyai Brongot Setan Kober menjadi salah satu legenda paling menyeramkan dalam sejarah Jawa. Konon keris buatan Mpu Supo Mandrangi itu memiliki aura panas yang mampu memengaruhi sifat pemiliknya menjadi mudah marah, agresif, dan haus pertumpahan darah. Banyak warga percaya energi gaib tersebut masih tersisa hingga sekarang.

Menurut cerita turun-temurun, pada malam tertentu sosok pria berkuda hitam sering terlihat melintas di dekat petilasan tua. Sosok itu membawa keris panjang yang memancarkan cahaya kemerahan. Anehnya, setiap kali penampakan muncul, hewan ternak warga ditemukan mati tanpa luka yang jelas keesokan paginya.

“Kakek saya pernah melihatnya,” ujar Mbah Karto yang ikut duduk malam itu. “Saat sosok itu lewat, udara mendadak panas seperti siang hari. Padahal waktu itu tengah malam.” Seorang pemuda menyela dengan gugup, “Lalu apa yang terjadi?” Mbah Karto menelan ludah sebelum menjawab, “Tiga hari kemudian sawah milik kakek terbakar sendiri.”

Baca juga :  Danyangan Yang Menakutkan di Alas Roban

Legenda menyebut keris tersebut awalnya diberikan kepada Sunan Kudus sebelum akhirnya jatuh ke tangan Arya Penangsang. Sang adipati sangat mengandalkan pusaka itu dalam berbagai peperangan. Namun warga percaya semakin lama seseorang memegang keris tersebut, semakin kuat pula pengaruh gelap yang merasuki pikirannya.

Teror semakin mengerikan ketika seorang pencari benda pusaka dari luar daerah datang ke desa itu beberapa tahun lalu. Ia mengaku mendapat petunjuk dalam mimpi tentang lokasi persembunyian Keris Setan Kober. Meski telah diperingatkan warga, pria itu tetap memasuki kawasan petilasan seorang diri saat malam Jumat Kliwon.

“Kami sudah melarangnya,” kata Pak Wiryo. “Saya bilang jangan mencari benda yang tidak ingin ditemukan.” Namun pria itu hanya tertawa. Esok paginya warga menemukan tas dan senter miliknya di dekat sumur tua. Orangnya hilang tanpa jejak. Hingga kini tidak pernah ditemukan, hidup ataupun mati.

Kisah kematian Arya Penangsang sendiri menambah aura mistis pusaka tersebut. Dalam pertarungan melawan Sutawijaya, ia terluka oleh tombak Kyai Pleret. Konon saat ususnya terburai, Arya Penangsang tetap bertarung dengan keberanian yang tidak masuk akal. Namun akhirnya Keris Setan Kober justru menusuk tubuh tuannya sendiri. Sejak saat itu warga percaya keris tersebut memiliki kehendak yang tidak dapat dikendalikan manusia.

Menjelang tengah malam, suara adzan dari musala desa terdengar menggema. Para pemuda yang mendengarkan kisah Pak Wiryo segera berpamitan pulang. Namun ketika mereka melintasi jalan menuju rumah masing-masing, suara logam kembali terdengar dari balik kabut. “Krek… krek…” seperti sebilah keris yang diseret di atas tanah. Tak seorang pun berani menoleh.

Hingga sekarang keberadaan asli Keris Kyai Brongot Setan Kober masih menjadi misteri. Ada yang percaya pusaka itu telah hilang bersama kematian Arya Penangsang. Namun sebagian warga meyakini keris tersebut masih bersemayam di suatu tempat yang tersembunyi. Dan ketika malam Jumat Kliwon tiba, mereka selalu mengunci pintu lebih awal, sebab ada keyakinan lama yang belum pernah pudar: pusaka yang haus darah itu masih mencari korban berikutnya.

Baca juga :  Batara Karang: Teror Ilmu Gaib yang Menyeramkan

Redaksi Energi Juang News

Moh Khobir Riyadi
Moh Khobir Riyadihttps://energijuangnews.com/
Sosok pria penulis artikel pada kanal Remang Senja (Horror), Ojo Lali dan Not & Musik. Memberikan tulisan semenarik mungkin untuk kalian para pembaca.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments