Energi Juang News, Bali- Insiden berdarah terjadi di sebuah bar di kawasan wisata Canggu, Kabupaten Badung, Bali, pada Jumat (17/7/2026) dini hari. Peristiwa itu menyebabkan dua orang mengalami luka tembak dan kini masih dalam penanganan medis. Aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga melarikan diri setelah kejadian.
Polisi Kejar Pelaku Penembakan
Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan pihaknya telah membentuk tim untuk memburu pelaku. Polisi juga memasang garis polisi di lokasi kejadian guna mendukung proses penyelidikan.
“Kami sedang kejar pelaku penembakan ini. Anggota di lapangan juga sudah memasang garis polisi di TKP,” ujar Joseph, Minggu (19/7/2026).
Berdasarkan penyelidikan awal, pelaku diduga telah meninggalkan Pulau Bali usai melakukan aksinya. Polisi masih menelusuri keberadaan pelaku melalui sejumlah petunjuk yang telah dikumpulkan.
Kronologi Penembakan di Bar Canggu Bali
Peristiwa itu terjadi di The Shady Pig, Jalan Pantai Berawa, Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, sekitar pukul 02.50 Wita.
Kejadian bermula ketika seorang petugas keamanan bar berinisial IMYM (32) berupaya melerai perselisihan antara terduga pelaku dan seorang warga negara asing (WNA) asal China berinisial EA (25).
Menurut Joseph, posisi sekuriti yang berada tepat di depan korban membuat peluru mengenai paha kiri petugas keamanan terlebih dahulu sebelum menembus dan mengenai paha kiri EA yang berada di belakangnya.
“Awalnya ada keributan antara pelaku dengan turis asing tersebut. Saat sekuriti menghadang pelaku dengan posisi sangat rapat, pelaku melepaskan tembakan. Peluru mengenai paha kiri sekuriti lalu menembus hingga bersarang di paha kiri WNA di belakangnya,” jelas Joseph.
Polisi Analisis CCTV dan Periksa Saksi
Polres Badung bersama Polsek Kuta Utara telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap identitas pelaku.
Selain mengumpulkan keterangan saksi, penyidik juga menganalisis rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. Polisi turut mengajukan permohonan visum et repertum terhadap kedua korban yang menjalani perawatan di rumah sakit sebagai bagian dari proses penyidikan.
“Tim Satreskrim dan Polsek Kuta Utara sudah melakukan penyelidikan di lokasi dan menganalisis rekaman CCTV. Kami juga telah mengirim permohonan visum et repertum ke rumah sakit tempat kedua korban dirawat,” kata Joseph.
Redaksi Energi Juang News



