Kamis, Juli 23, 2026
spot_img
BerandaDaerahPenjaga Palang Mengkreng Tertidur, Truk Nyaris Tertabrak KA

Penjaga Palang Mengkreng Tertidur, Truk Nyaris Tertabrak KA

Energi Juang News, Kediri- Sebuah insiden nyaris kecelakaan terjadi di perlintasan sebidang Simpang Mengkreng, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, pada Rabu (22/7/2026) dini hari. Video kejadian tersebut beredar luas di media sosial setelah memperlihatkan sebuah truk hampir berada di jalur kereta saat rangkaian melintas.

Beruntung, warga yang berada di lokasi segera mengatur arus lalu lintas dan menghentikan kendaraan yang hendak melintasi rel. Tindakan cepat itu membuat kecelakaan berhasil dihindari tanpa menimbulkan korban.

Petugas Diduga Tertidur Saat KA Brantas Melintas

Penjaga palang Mengkreng tertidur diduga menjadi penyebab tidak berfungsinya pengamanan di perlintasan JPL 303A KM 213+705 petak jalan Kertosono–Papar. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.48 WIB saat KA 152 Brantas relasi Pasar Senen–Blitar melintas.

Dalam video yang beredar, palang pintu terlihat tidak menutup meski kereta sudah mendekati perlintasan. Sebuah truk yang akan menyeberang hampir memasuki jalur rel sebelum akhirnya dihentikan warga.

Sejumlah warga kemudian mendatangi pos penjagaan dan menggedor kaca untuk membangunkan petugas yang berada di dalam. Sementara itu, masinis terus membunyikan klakson lokomotif sebagai peringatan kepada pengguna jalan.

Berkat koordinasi warga dan kewaspadaan masinis, perjalanan KA Brantas tetap berlangsung aman. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

KAI Akui Ada Pelanggaran Prosedur

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun membenarkan peristiwa tersebut. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan hasil pemeriksaan awal menunjukkan petugas jaga perlintasan tidak menjalankan prosedur pengamanan sebagaimana mestinya.

“Petugas yang bersangkutan kemudian dapat melanjutkan tugas dengan pengawasan dan pendampingan langsung dari petugas Unit JJ 7.3 Kertosono guna memastikan pengamanan perlintasan berjalan sesuai prosedur,” kata Tohari, Rabu (22/7/2026).

Baca juga :  9 Guru ASN Brebes Jadi Tersangka Aplikasi Presensi Fiktif

KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas insiden yang memicu kekhawatiran tersebut. Menurut Tohari, perusahaan tidak memberikan toleransi terhadap setiap pelanggaran prosedur operasional karena keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan menjadi prioritas utama.

KAI Perketat Pengawasan di Perlintasan

Petugas yang terlibat kini telah menjalani pembinaan sesuai ketentuan yang berlaku. KAI menjadikan kejadian ini sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat pengawasan, meningkatkan disiplin kerja, serta memastikan seluruh petugas mematuhi standar operasional prosedur (SOP).

KAI juga mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang. Palang pintu berfungsi sebagai alat bantu, bukan satu-satunya sistem pengaman. Karena itu, setiap pengguna jalan tetap wajib berhenti, melihat ke kanan dan kiri, serta mendahulukan perjalanan kereta api demi keselamatan bersama.

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments