Jumat, September 4, 2026
spot_img
BerandaPolitikPolitik MenggelitikSolusi Politik Tepung Singkong

Solusi Politik Tepung Singkong

Energi Juang News,Jakarta- Presiden Prabowo Subianto mendorong penggunaan inovasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menggunakan bahan baku tepung ubi atau singkong sebagai alternatif pengganti water bombing.

Hasil kajian awal BRIN menyatakan teknologi tersebut memungkinkan secara teori, tetapi masih perlu diuji dalam skala lebih besar. Mungkin kedengeran aneh, tapi mungkin itu benar asal tepungnya sekian puluh kali lipat dari luasan hutan/lahan yg terbakar yg menurut Menhut (18/8/2026) sdh menjalar di luasan 202.000 hektar.

Bukan berarti tepung singkong atau tepung ubi murni dapat digunakan sebagai bahan pemadam api. Tapi justru sebaliknya, pati singkong dalam bentuk serbuk merupakan material yang mudah terbakar.

Ini usulan jadi lelucon bagi yg paham. Kebakaran itu terjadi krn ada 3 (tiga) unsur bereaksi : api + oksigen + karbon. Tepung singkong adalah karbon – kalau dikasih tepung malah api akan makin besar karen ada tambahan bahan bakar (karbon). Kalo yang sudah mempraktekkannya sedih melihat kualitas proses pengambilan keputusan seperti ini.

Contoh kasus yaitu Karhutla di sekitar Universitas Borneo Tarakan (UBT), Kalimantan Utara, lobang lobang tanah ikut membakar lapisan batu bara di bawah permukaan tanah.

Orang awam pasti bertanya,”Tepung dari ubi bisa dipakai untuk mencegah & memadamkan api kecil-besar, tergantung jumlah tepungnya pak…?”

Postingan komentar dimedia sosial mewakili pertanyaan di benak orang yg bolak balik training Fire prevention di Offshore Oil rig, dia sampai sampai garuk2 kepala yang botak licin…OMG!

Bukan saja jadi lelucon dan pergunjingan di media sosial. Tapi jadi pertanyaan apa karena terlalu mengejar proyek? dengan air melimpah yang bisa diperoleh dengan mudah untuk padamkan api, masih gerak lambat. Apalagi yang butuh proses produksi dulu tepung.

Baca juga :  Desilnya Miskin, Kok Bangga Mendadak Kaya, Hadeeh

Tapi gak apa apa, strategi ini bisa membantu membuka lahan (pekerjaan) baru tanpa harus menimbulkan asap. Kalo 1 kilonya dpt 700jt kan lumayan buat yang lain manyun.

Redaksi Energi Juang News

Kb
Kbhttps://energijuangnews.com/
Sosok pria penulis artikel pada kanal Remang Senja (Horror), Ojo Lali dan Not & Musik. Memberikan tulisan semenarik mungkin untuk kalian para pembaca.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments