Energi Juang News,Jakarta- Seorang wanita muda berinisial S alias Caca ditangkap polisi setelah tiga kali aksinya mencuri rumah warga yang sedang ditinggal penghuni di sejumlah wilayah Jakarta Timur terekam CCTV dan viral di media sosial.
Polisi mengungkap kasus S ditangkap pada Kamis malam (4/9/2026) di kawasan Jalan Kesatrian, Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
Menurut Polisi, pelaku telah beraksi di tiga lokasi berbeda dengan modus memanfaatkan kelengahan penghuni rumah. Ini bagian paket menuju masalah.
Aksi pertama terjadi di kawasan Kebon Nanas, Jakarta Timur, pada 24 Juni 2026. Saat rumah penhuni sholat ashar di lantai 2, pelaku S tahu pintu depan tak terkunci dia mencuri ponsel Samsung S23 Ultra yang tergeletak di dekat meja kerja.
Belum puas S beraksi lagi di wilayah Malaka Jaya, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada 17 Agustus 2026. Ia membawa kabur uang tunai senilai Rp3 juta.
Belum puas juga S menyasar sebuah rumah di kawasan Cibuburi bawa kabur uang tunai sebesar Rp15 juta.
Kepada penyidik, S ngaku uang hasil pencurian digunakan untuk berfoya-foya di night club dan beli miras.
Hobi mabuk-mabukan, malas bekerja, tapi tetap ingin hidup nyaman. Caca menggunakan cara pintas rumus kehidupan, “Apa pun jalannya, semua punya konsekuensi.”
Mau jadi maling kelas teri, risikonya bisa kehilangan nyawa.
Mau naik kelas jadi maling kelas kakap, yang dipertaruhkan bukan cuma nyawa, tapi juga jabatan, reputasi, keluarga, bahkan ketenangan tidur malam.
Tapi baru cara satu dipraktekkan tak sesuai ekspektasinya, karena giliran mau ditangkap Polisi berupaya melarikan diri plus menangis histeris.
Kini pelaku beserta jejak kriminal dan sejumlah barang bukti telah diamankan di Subdit Resmob Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Atas perbuatannya, S dijerat Pasal 476 KUHP tentang pencurian. Ia terancam hukuman pidana maksimal lima tahun penjara.
Maunya S hidup tenang, tapi jangan cari uang dengan cara yang bikin hidup masuk berita. Sebab kalau sudah viral, yang mengejar bukan, polisi, jaksa, tapi netizen ikut antre komen.
Redaksi Energi Juang News




