BerandaHukumHukum JenakaPahlawan Devisa di Hongkong Salam Tiga Jari

Pahlawan Devisa di Hongkong Salam Tiga Jari

Energi Juang News,Jakarta- Membuka orasi dengan salam tiga jari, perwakilan Pekerja Migran jadi simbol kemarahan didepan delapan menteri dan pejabat tinggi Kabinet Merah Putih membuat ruangan dialog bertajuk “Pasti Ada Solusi” di Hongkong itu mendadak tegang.

Dengan gaya bahasa yang lugas tanpa basa-basi protokoler, Dedi Kristanto langsung “membongkar celengan” penderitaan para PMI yang selama ini kerap disanjung sebagai pahlawan devisa di pidato formal, tapi nasibnya di lapangan mirip barang komoditas yang dicicil.

Bagaimana tidak emosi, niat hati mengubah nasib, para pekerja baru malah harus merelakan 6 sampai 7 bulan gajinya menguap dipotong agensi.

Belum lagi jebakan Batman berupa kontrak kosong berbahasa Mandarin yang membuat 50-60% pekerja bingung, hingga berujung apes masuk penjara gara-gara tidak paham hukum lokal.

Belum lagi jebakan Batman berupa kontrak kosong berbahasa Mandarin yang membuat 50-60% pekerja bingung, hingga berujung apes masuk penjara gara-gara tidak paham hukum lokal.
Masalah paspor ditahan agen pun sekadar jadi cerita pengantar tidur yang direspons dengan aksi “diam itu emas” oleh pihak imigrasi kita.
Puncaknya, saat pulang ke kampung halaman, alih-alih disambut bak pahlawan, para ibu tangguh ini malah dihadiahi gelar sosial berupa stigma “janda-janda kaya”, yang secara ajaib otomatis menghapus nama mereka dari daftar bantuan PKH.
Mendengar rentetan “surat cinta” yang disampaikan dengan penuh air mata dan nada tinggi tersebut, Menteri Hukum yang hadir di lokasi langsung mengambil mikrofon dengan sigap.
Alih-alih membela diri, sang Menteri dengan sangat jujur membuka kartu truf internal: “Bapak-Ibu sekalian, ini kita buka-bukaan ya, urusan data di pemerintahan kita itu memang enggak pernah satu sejak 80 tahun merdeka!”.
Sebuah pengakuan yang sangat melegakan sekaligus bikin elus dada. Untungnya, sebagai pertanggungjawaban instan agar tidak pulang dengan tangan hampa, Kementerian Hukum langsung “mengetuk palu” darurat di tempat.
Mereka berjanji akan langsung menyiapkan jalur pos bantuan hukum satu pintu khusus PMI di Hongkong, Malaysia, dan Arab Saudi lengkap dengan advokat gratisan dari negara.
Tampaknya, salam tiga jari dari Hongkong kali ini benar-benar sukses menjadi jamu kuat yang manjur untuk mempercepat kinerja birokrasi tanah air!
Redaksi Energi Juang News
Kb
Kbhttps://energijuangnews.com/
Sosok pria penulis artikel pada kanal Hukum Jenaka, Politik Menggelitik dan Kriminal. Memberikan tulisan semenarik mungkin untuk kalian para pembaca.
RELATED ARTICLES

Leave a Reply

- Advertisment -spot_img

Recent Comments