Senin, Mei 25, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 18

Sejarah Panjang Gitar Akustik Sampai Gitar Elektrik

Guitar Accoustic
Guitar Accoustic

Energi Juang News,Jakarta- Gitar adalah salah satu alat musik paling ikonik di dunia, mudah dikenali dari bentuknya yang khas dan suara yang fleksibel untuk berbagai genre. Secara umum, gitar merupakan alat musik berdawai yang dimainkan dengan cara dipetik menggunakan jari atau plektrum. Instrumen ini memiliki bagian utama berupa badan dan leher panjang tempat senar—biasanya berjumlah enam—direntangkan. Materialnya pun beragam, mulai dari kayu tradisional hingga bahan modern seperti polikarbonat.

Menariknya, perjalanan gitar hingga menjadi seperti yang kita kenal sekarang bukanlah proses singkat. Ia adalah hasil evolusi panjang lintas budaya, benua, dan zaman.

Jejak awal gitar dapat ditelusuri hingga sekitar tahun 1500 SM di wilayah Persia kuno. Pada masa itu, terdapat alat musik bernama citar atau sehtar, yang dianggap sebagai nenek moyang gitar modern. Instrumen ini memiliki bentuk sederhana namun sudah mengusung konsep dasar alat musik petik.

Seiring waktu, citar berkembang menjadi berbagai bentuk alat musik yang dikenal dengan nama umum tanbur. Sekitar tahun 300 SM, bangsa Yunani mulai mengadaptasi tanbur ini, lalu enam abad kemudian bangsa Romawi ikut mengembangkannya. Proses ini menunjukkan bagaimana musik selalu bergerak mengikuti jalur perdagangan dan interaksi budaya.

Pada tahun 476 M, bangsa Romawi membawa alat musik tersebut ke Spanyol. Di sana, instrumen ini mengalami transformasi menjadi dua jenis utama:

  • Guitarra Morisca, yang digunakan untuk memainkan melodi
  • Guitarra Latina, yang lebih fokus pada permainan akor

Beberapa abad kemudian, bangsa Arab datang ke Spanyol membawa alat musik bernama al-ud (oud). Instrumen ini memiliki pengaruh besar dalam perkembangan musik Eropa, terutama karena bentuk dan teknik permainannya yang lebih kompleks.

Dari perpaduan berbagai pengaruh tersebut, bangsa Spanyol menciptakan alat musik baru bernama vihuela. Vihuela menjadi sangat populer di Spanyol dan secara perlahan menggantikan alat-alat musik pendahulunya. Instrumen ini dianggap sebagai cikal bakal langsung gitar klasik modern.

Sementara al-ud berkembang menjadi berbagai jenis lute di Eropa Barat hingga abad ke-17, vihuela terus berevolusi. Bentuknya semakin menyerupai gitar modern, dengan struktur tubuh yang lebih stabil dan sistem senar yang lebih terorganisir.

Gitar klasik kemudian muncul sebagai hasil penyempurnaan ini. Biasanya menggunakan senar nilon, gitar klasik dikenal dengan teknik fingerpicking yang kompleks dan ekspresif. Instrumen ini banyak digunakan dalam musik solo, terutama dalam tradisi musik klasik Eropa.

Gitar akustik adalah bentuk gitar yang menggunakan badan berlubang (hollow body) untuk memperkuat suara secara alami tanpa bantuan listrik. Instrumen ini telah digunakan selama ribuan tahun dalam berbagai bentuk.

Terdapat tiga jenis utama gitar akustik modern:

  1. Gitar senar nilon (klasik) – lembut dan hangat
  2. Gitar senar baja – lebih terang dan keras
  3. Gitar archtop – sering digunakan dalam jazz

Gitar akustik menjadi pilihan utama dalam banyak genre karena portabilitas dan kepraktisannya. Dari folk hingga pop, instrumen ini menjadi teman setia para musisi dalam menciptakan karya.

Perubahan besar terjadi pada tahun 1930-an dengan munculnya gitar elektrik. Berbeda dengan gitar akustik, gitar elektrik tidak mengandalkan resonansi tubuh untuk menghasilkan suara. Sebaliknya, ia menggunakan pickup dan penguat elektronik untuk memperbesar dan memodifikasi suara.

Awalnya, gitar elektrik masih menggunakan badan berlubang seperti gitar akustik. Namun, para inovator kemudian mengembangkan gitar dengan badan padat (solid body), yang menghasilkan suara lebih stabil dan minim gangguan.

Gitar elektrik membuka kemungkinan baru dalam eksplorasi suara. Efek seperti distorsi, reverb, dan delay memungkinkan musisi menciptakan karakter suara yang unik dan ekspresif.

Sejak kemunculannya, gitar elektrik menjadi instrumen utama dalam berbagai genre musik.

Instrumen ini tidak hanya menjadi alat musik, tetapi juga simbol budaya. Gitar elektrik identik dengan pemberontakan, ekspresi diri, dan inovasi musikal.

Meski banyak teori menyebut Persia sebagai asal gitar, beberapa ahli memiliki pandangan berbeda. Ada yang percaya bahwa alat musik serupa gitar berasal dari Afrika, dengan bentuk menyerupai kotak bulat seperti kulit kerang dan senar dari bahan alami seperti sutera.

Selain itu, relief batu kuno di Asia Tengah juga menunjukkan keberadaan instrumen petik yang menyerupai gitar. Hal ini menegaskan bahwa konsep alat musik berdawai mungkin berkembang secara paralel di berbagai wilayah dunia.

Saat ini, gitar tidak hanya terbuat dari kayu, tetapi juga dari bahan modern seperti karbon dan polikarbonat. Teknologi digital bahkan memungkinkan gitar terhubung langsung ke komputer dan perangkat lunak musik.

Namun, meskipun teknologi terus berkembang, esensi gitar tetap sama: alat untuk mengekspresikan emosi, cerita, dan identitas budaya.

Redaksi Energi Juang News

Jakarta di Mata Gen Z: Ruang Publik Bukan Sekadar Taman, Tapi “Penyegaran” Mental

Jakarta, Energi Juang News- Jakarta di mata Generasi Z (Gen Z), bisa kita simak dari pandangan Mutiara (22). Baginya, hiruk-pikuk Jakarta seringkali terasa menyesakkan. Namun, di tengah kepungan beton ibu kota, ia menemukan “napas” baru di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Blok M.

Ditemui pada Selasa (12/5/2026), Mutiara berbagi pandangannya mengenai transformasi ruang publik di Jakarta yang kini menjadi elemen krusial bagi gaya hidup generasinya. Sebagai bagian dari Gen Z, ia menilai bahwa keberadaan taman kota saat ini telah bergeser fungsi dari sekadar penghijauan menjadi ruang penyegaran mental dan pencarian kawan baru.

Mutiara menekankan pentingnya konsep third place atau “ruang ketiga”—tempat selain rumah dan kantor- yang terjangkau dan aksesibel.

“Gen Z itu butuh tempat buat refreshing. Kalau ke mal terus, dompet jebol. Ruang publik kayak Taman Literasi ini gratis, estetik, dan yang paling penting: kita ngerasa jadi bagian dari kota tanpa harus bayar tiket masuk,” ujar Mutiara sambil memperhatikan arus pengunjung di area Blok M.

Mutiara menyoroti bahwa ruang publik yang ideal adalah yang terintegrasi dengan transportasi massal. Kedekatan Taman Literasi dengan MRT Jakarta dan halte TransJakarta menjadi alasan utama ia betah berkunjung.

Selain itu, keberadaan perpustakaan modern dan area duduk yang nyaman untuk bekerja (WFA – Work From Anywhere) adalah nilai plus yang juga dicari dirinya sebagai anak muda.

Bagi Gen Z seperti Mutiara, ruang publik adalah manifestasi dari hak warga kota. Di tengah tekanan ekonomi dan tuntutan produktivitas, taman kota yang dikelola dengan baik menjadi oase yang mendukung keseimbangan hidup.

 

Redaksi Energi Juang News

Gracie Abrams Akan Rilis Album Ketiga

Jakarta, Energi Juang News- Penyanyi dan penulis lagu Gracie Abrams mengumumkan album ketiganya akan dirilis. Album bertajuk “Daughter From Hell” itu dirilis pada 17 Juli melalui Interscope Records.

Dilansir dari laman Variety, Selasa (13/5) waktu setempat, Abrams mengumumkan proyek tersebut melalui media sosial pada Senin pagi waktu setempat.

Dalam unggahannya, Abrams menuliskan, “Whoa whoa whoa. Freaking out. I am so ready for it to be years.”

Menjelang perilisan album, Abrams akan lebih dulu meluncurkan singel utama berjudul “Hit the Wall” pada Kamis pukul 17.00 waktu Pasifik atau Jumat pagi waktu Indonesia.

Album “Daughter From Hell” ditulis dan diproduseri Abrams bersama kolaborator lamanya, Aaron Dessner, yang sebelumnya juga terlibat dalam dua album terdahulunya, yakni “Good Riddance” pada 2023 dan “The Secret of Us” pada 2024.

Saat menghadiri Met Gala, Abrams sempat memberi gambaran mengenai lagu “Hit the Wall” yang disebutnya sebagai pembuka babak baru dalam perjalanan musiknya.
“Ini adalah pengantar untuk fase baru dan saya merasa bersyukur sekaligus lega karena lagu ini menjadi pembukanya,” kata Abrams.

Album sebelumnya, “The Secret of Us”, menjadi album pertama Abrams yang menempati posisi puncak tangga lagu di Inggris, Australia, dan Belanda. Album tersebut juga mencapai posisi kedua di tangga Billboard 200 dan diikuti tur dunia pada 2024 serta tur arena pada 2025.

Selain karier musik, Abrams juga dijadwalkan menjalani debut akting melalui film “Please” produksi A24 garapan sutradara Halina Reijn.

Dalam film tersebut, Abrams akan beradu akting dengan Tom Burke yang sebelumnya dikenal lewat film “Furiosa: A Mad Max Saga” dan “The Souvenir”.

 

Redaksi Energi Juang News

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar yang Tak Benar: MPR Tak Boleh ‘Nanar’

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat, yang berbuah polemik penilaian pada babak final, ketika jawaban peserta yang substansinya benar justru dinilai salah oleh dewan juri, tidak bisa dipandang sekadar kesalahan teknis biasa. Peristiwa itu merupakan alarm serius bagi MPR RI untuk melakukan evaluasi total terhadap sistem perlombaan, mekanisme penjurian, hingga tata kelola keberatan peserta.

Jika tidak dievaluasi secara menyeluruh, kegiatan yang semestinya menjadi sarana pendidikan demokrasi dan penguatan nilai kebangsaan justru berpotensi melahirkan ketidakpercayaan generasi muda terhadap prinsip keadilan dan objektivitas. Lebih dari itu, MPR RI bisa dibilang ‘nanar’ akan kebenaran.

Kasus tersebut menjadi perhatian publik setelah video final LCC Empat Pilar Kalbar viral di media sosial. Dalam sesi rebutan, peserta dari SMAN 1 Pontianak menjawab pertanyaan mengenai mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Jawaban peserta dinilai keliru oleh juri dengan alasan artikulasi kurang jelas, padahal substansi jawaban dinilai sama dengan jawaban peserta lain yang kemudian justru memperoleh poin penuh.

Kontroversi itu memicu protes peserta dan kritik luas dari masyarakat.
Dalam perspektif teori keadilan prosedural (procedural justice) yang dikembangkan Tom R. Tyler, legitimasi suatu institusi sangat bergantung pada persepsi publik terhadap keadilan proses, bukan hanya hasil akhir. Ketika peserta lomba merasa diperlakukan tidak adil, maka kepercayaan terhadap institusi penyelenggara ikut menurun.

Teori ini relevan karena LCC Empat Pilar bukan hanya kompetisi biasa, melainkan forum pendidikan politik dan kebangsaan yang membawa nama lembaga tinggi negara. Jika proses penilaiannya dianggap bias atau tidak konsisten, maka pesan moral yang diterima peserta justru bertolak belakang dengan nilai demokrasi yang ingin diajarkan.

Selain itu, filsuf politik John Rawls dalam konsep “justice as fairness” menegaskan bahwa keadilan harus hadir melalui aturan yang diterapkan secara konsisten kepada semua pihak. Dalam konteks LCC Empat Pilar, konsistensi penilaian menjadi syarat utama agar seluruh peserta merasa memperoleh perlakuan setara. Ketika dua jawaban yang substansinya sama diperlakukan berbeda, publik akan mempertanyakan integritas sistem penjurian itu sendiri.

MPR RI memang telah menyampaikan permintaan maaf dan melakukan penelusuran internal. Bahkan, sejumlah juri dan MC dinonaktifkan sebagai bentuk tindak lanjut atas polemik tersebut.

Namun langkah itu belum cukup apabila tidak dibarengi reformasi sistemik. Evaluasi total harus mencakup standardisasi penilaian, mekanisme rekaman ulang atau video review, prosedur banding peserta, hingga peningkatan kompetensi dewan juri dalam memahami prinsip objektivitas dan pedagogi pendidikan.

Dalam dunia pendidikan modern, evaluasi berbasis transparansi merupakan standar penting. Banyak kompetisi akademik internasional menerapkan sistem verifikasi audio-video untuk menghindari sengketa penilaian.

Bahkan dalam olahraga, teknologi Video Assistant Referee (VAR) dihadirkan untuk meminimalkan kesalahan manusia. Ironis apabila lomba yang membawa semangat Empat Pilar justru tidak memiliki mekanisme koreksi yang memadai ketika terjadi perdebatan penilaian.

Lebih jauh, polemik ini juga menyangkut aspek psikologis peserta didik. Dalam teori perkembangan moral Lawrence Kohlberg, remaja membangun pemahaman tentang keadilan melalui pengalaman konkret terhadap aturan sosial. Ketika siswa yang merasa benar justru disalahkan tanpa ruang klarifikasi yang adil, maka yang terbentuk bukan pendidikan demokrasi, melainkan pengalaman tentang dominasi otoritas.

Ini berbahaya karena dapat menumbuhkan sinisme generasi muda terhadap institusi negara.

Karena itu, MPR RI perlu menjadikan insiden di Kalimantan Barat sebagai momentum pembenahan menyeluruh. LCC Empat Pilar seharusnya menjadi ruang pendidikan yang menanamkan nilai kejujuran, objektivitas, sportivitas, dan penghormatan terhadap argumentasi rasional.

Semua itu hanya mungkin terwujud apabila sistem penilaiannya transparan dan akuntabel.

Generasi muda tidak hanya belajar dari materi Empat Pilar yang dihafalkan dalam lomba, tetapi juga dari bagaimana negara memperlakukan mereka secara adil. Jika prosesnya tidak mencerminkan nilai demokrasi, maka substansi pendidikan kebangsaan kehilangan makna.

Evaluasi total menjadi keharusan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi dan kepercayaan publik terhadap pendidikan kebangsaan tetap terjaga. Selain itu, lembaga tinggi negara semacam MPR tak boleh nanar pada sesuatu yang benar.

Oleh Hizkia Darmayana
(Pemimpin Redaksi Energi Juang News)

Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Pati Ajukan Perlindungan ke LPSK

Jakarta, Energi Juang News-Santriwati korban kekerasan seksual di Pondok Pesantren Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, telah mengajukan permohonan perlindungan/pendampingan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Korban sudah mengajukan permohonan kepada LPSK terkait pemenuhan hak prosedural atau pendampingan hukum, rehabilitasi psikologis dan bantuan penghitungan ganti rugi atau restitusi pada Senin (11/5),” kata Wakil Ketua LPSK Wawan Fahrudin di Pati, Selasa.

Ia menjelaskan tim LPSK bersama tenaga ahli dan perwakilan LPSK Jawa Tengah telah melakukan penjangkauan serta pengumpulan informasi terkait kasus yang terjadi di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo Tlogowungu, Pati.

LPSK juga berkoordinasi dengan Polresta Pati, termasuk Satuan Reserse Kriminal dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan berdasarkan informasi polisi hingga kini terdapat dua saksi yang dimintai keterangannya.

Selain dengan aparat penegak hukum, LPSK juga melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak lain, seperti PCNU, Muslimat NU, Fatayat NU, UPTD PPA, pekerja sosial, hingga Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati.

Dari hasil koordinasi tersebut, Kementerian Agama telah mencabut izin operasional pondok pesantren itu sejak 3 Mei 2026.
Menurut Wawan, langkah tersebut menjadi upaya penting untuk mencegah terulang praktik kekerasan seksual di lingkungan pendidikan.

Ia juga mengungkapkan keprihatinan atas tingginya angka kasus kekerasan seksual yang masuk ke LPSK.

Pada 2025, LPSK menerima 13.027 permohonan perlindungan, dengan 1.776 di antaranya merupakan kasus kekerasan seksual atau meningkat 37 persen dibanding tahun 2024 yang tercatat sebanyak 1.296 kasus.
“Ini angka yang cukup memprihatinkan, apalagi terjadi di lingkungan pendidikan,” ujarnya.

Terkait dugaan adanya puluhan korban lain, LPSK masih melakukan pendalaman informasi. Sebelumnya, kuasa hukum korban menyebut jumlah korban diduga antara 30 hingga 50 orang.

Wawan mengatakan pihaknya akan berupaya melakukan penjangkauan secara proaktif untuk memastikan para korban maupun saksi mendapatkan perlindungan sehingga berani memberikan kesaksian.
LPSK, kata dia, juga mendapatkan informasi mengenai dugaan intimidasi dan kekerasan fisik yang dialami santriwati selama berada di pondok pesantren.

Hal itu dilakukan dengan dalih pemberian sanksi bagi santri. Sedangkan hingga kini belum ada ancaman nyata yang diterima korban setelah kasus tersebut dilaporkan.
“LPSK akan terus mendalami informasi terkait daftar korban lainnya dan memastikan negara hadir untuk memberikan perlindungan kepada para saksi maupun korban,” ujarnya.

 

Redaksi Energi Juang News

Penarikan Pasukan TNI dari Lebanon Bisa Dilakukan, Jika…

Jakarta, Energi Juang News-Penarikan pasukan TNI dari Lebanon merupakan salah satu opsi yang bisa diambil jika kondisi di lokasi tidak kondusif dan (United Nations Interim Force in Lebanon) UNIFIL tidak bisa memberi jaminan perlindungan terhadap prajurit. Demikian ditegaskan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam).

“Apabila mandat UNIFIL tidak lagi mampu memberikan perlindungan bagi personel pemelihara perdamaian, maka penarikan pasukan lebih awal menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan,” kata Kepala Biro Humas dan Data Informasi (Karo Humas Datin) Kemenko Polkam Brigjen TNI Honi Havana saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Pilihan tersebut kata Honi, menunjukkan sikap pemerintah bahwa keselamatan prajurit merupakan prioritas utama yang tidak bisa ditawar. Namun dia menilai hingga saat ini pengiriman prajurit TNI ke Lebanon masih menjadi hal yang layak untuk dilakukan karena beberapa faktor.

Pertama, kata dia, pemerintah akan selalu menerima laporan terbaru dari TNI dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beirut terkait wilayah mana saja yang masih rawan terjadi konflik. Dua pihak tersebut menurut Honi, juga sudah menyiapkan langkah mitigasi jika terjadi hal-hal yang mengancam keselamatan prajurit.

Dia menjelaskan faktor ke dua, pemerintah bisa melakukan pemindahan pasukan dari lokasi satu ke lokasi penugasan yang lain.

“Reorganisasi dan reposisi kekuatan pasukan dengan pertimbangan efektivitas perlindungan, bisa berupa pengosongan atau pemindahan pos satgas sesuai dengan situasi keamanan yang berlaku,” ujarnya.

Faktor terakhir menurut dia, pemerintah memegang teguh komitmen Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang akan bersikap transparan dan independen dalam menginvestigasi setiap insiden yang mengancam keamanan pasukan TNI di Lebanon.

“Kita memegang komitmen jaminan akuntabilitas pihak-pihak yang bertanggung jawab dan mekanisme perlindungan PBB serta penegakan hukum internasional atas keamanan peace keepers,” kata Honi.

Dengan adanya faktor-faktor tersebut, dia meyakini personel TNI yang bertugas di Lebanon akan mendapat dukungan penuh dari pemerintah dan dunia PBB.

Untuk diketahui, pemerintah kembali mengirim 780 personel TNI yang tergabung dalam Satgas Kontingen Garuda (Satgas Konga) UNIFIL pada akhir Mei 2026.
Keberangkatan prajurit ini untuk menggantikan para prajurit TNI yang sebelumnya sudah bertugas selama satu tahun di Lebanon.

Redaksi Energi Juang News

Institut Sarinah Dorong Kemendagri Lakukan Pendataan PRT

Jakarta, Energi Juang News- Institut Sarinah dorong Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan pendataan pekerja rumah tangga (PRT). Hal itu merupakan bagian dari implementasi UU PPRT.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Sekretaris Jenderal Kemendagri pada Selasa (11/5) itu merupakan agenda kedua dalam rangka memperkuat persiapan penyusunan Peraturan Pemerintah (PP) turunan UU PPRT.

“PRT selama ini belum terlihat dalam sistem negara. Tanpa data, perlindungan akan selalu lemah. Karena itu, negara perlu menyambungkan sistem yang sudah ada agar perlindungan hadir sampai rumah-rumah warga,” kata Eva K Sundari dari Institut Sarinah dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Eva menjelaskan implementasi UU PPRT tidak dapat dipandang semata sebagai isu ketenagakerjaan, melainkan juga menyangkut tata kelola pemerintahan lokal dan penguatan sistem perlindungan sosial.

Menurut dia, Kemendagri memiliki peran strategis sebagai integrator data agar pelayanan perlindungan terhadap PRT dapat diwujudkan secara menyeluruh.
Karena itu, Institut Sarinah mengusulkan penerbitan Surat Edaran (SE) Kemendagri guna mendorong pendataan PRT melalui RT/RW maupun pemerintah desa sebagai langkah awal menghadirkan perlindungan negara hingga ke ruang domestik rumah tangga.

Pada kesempatan yang sama, Lita Anggraini dari JALA PRT menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah desa dalam sistem pendataan tersebut.
Ia menilai pendataan berbasis RT/RW memiliki keterbatasan untuk menjangkau PRT yang bekerja di apartemen, kondominium, maupun kawasan elite perkotaan.

“Karena itu, desa dan kelurahan perlu dilibatkan aktif agar tidak ada PRT yang terlewat dari sistem perlindungan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Veronika Tan menekankan pentingnya pengintegrasian perspektif ekonomi perawatan (care economy) dalam seluruh PP turunan UU PPRT.

Menurut dia, kerja perawatan merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan ekonomi dan kesejahteraan sosial masyarakat.

“Kita ingin para perempuan mendapatkan manfaat maksimal berupa pengintegrasian mereka ke dalam sistem ekonomi utama. UU ini harus bisa memberikan dampak positif bagi penataan ekonomi perawatan yang berperan sentral dalam proyek human capital bangsa,” kata Veronika.

Dirjen Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud, menyambut baik inisiatif dan masukan Koalisi Sipil dan Wamen KPPPA dan bahkan mengusulkan pembentukan satgas lintas kementrian dan lembaga untuk mempersiapkan tindak lanjut UU PPRT.

Restuardy juga menyetujui usulan terkait pentingnya Surat Edaran Kemendagri mengenai pendataan PRT di tingkat lokal.

Dalam policy brief yang dipresentasikan, Institut Sarinah turut menekankan peran Kemendagri sebagai orkestrator kebijakan daerah dalam implementasi UU PPRT.

Tahapan yang diusulkan meliputi pendataan lapangan, integrasi data nasional, pemanfaatan data untuk layanan sosial, hingga penggunaan data sebagai basis kebijakan daerah, terutama terkait perlindungan PRT dan pengembangan ekonomi perawatan.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal penguatan koordinasi antarkementerian dan lembaga agar implementasi UU PPRT tidak berhenti pada regulasi formal, tetapi menghadirkan perlindungan nyata bagi jutaan pekerja rumah tangga di Indonesia.

 

Redaksi Energi Juang News

Rupiah Sentuh Rp17.500, Purbaya Siap Topang BI

Rupiah Sentuh Rp17.500, Purbaya Siap Topang BI

Energi Juang News, Jakarta – Nilai tukar rupiah kembali melemah berada di bawah tekanan pada perdagangan Selasa, 12 Mei 2026. Pemerintah memastikan akan ikut menjaga stabilitas pasar keuangan di tengah pelemahan mata uang domestik terhadap dolar Amerika Serikat.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah siap mendukung langkah Bank Indonesia agar gejolak nilai tukar tidak semakin dalam. Saat ini, rupiah tercatat berada di kisaran Rp17.500 per dolar AS.

Pemerintah Siapkan Intervensi Pasar Obligasi

Purbaya menyebut dukungan dilakukan melalui intervensi di pasar surat berharga negara atau bond market. Langkah itu ditujukan untuk menjaga kenaikan imbal hasil obligasi agar tidak terlalu tinggi.

“Kami akan coba membantu nilai tukar, membantu BI sedikit-sedikit kalau bisa,” ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Mei 2026.

Ia menjelaskan Kementerian Keuangan masih memiliki instrumen yang bisa digunakan, termasuk skema Bond Stabilization Fund (BSF). Namun, pemerintah belum mengerahkan seluruh dana yang tersedia dalam fasilitas tersebut.

Menurut dia, stabilitas yield obligasi penting dijaga agar arus modal asing tidak keluar lebih besar dari pasar domestik. Pemerintah berharap investor asing tetap bertahan atau kembali masuk sehingga dapat menopang penguatan rupiah.

Kas Pemerintah Diklaim Masih Kuat

Purbaya juga memastikan kondisi kas pemerintah masih cukup memadai untuk mendukung upaya stabilisasi bersama Bank Indonesia. Ia menilai ruang fiskal pemerintah tetap terjaga meski tekanan eksternal meningkat.

Selain itu, pemerintah mengklaim kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 masih dalam batas aman. Dalam simulasi internal, asumsi nilai tukar yang dipakai pemerintah disebut berada di atas asumsi resmi dalam Undang-Undang APBN 2026, yakni Rp16.500 per dolar AS.

Menurut Purbaya, posisi tersebut tidak terpaut jauh dari pergerakan rupiah saat ini sehingga pemerintah masih optimistis menjaga stabilitas fiskal dan pasar keuangan nasional.

Redaksi Energi Juang News

Biaya GTA 6 Disebut Tembus Rp 26 Triliun

Biaya GTA 6 Disebut Tembus Rp 26 Triliun

Energi Juang News, Jakarta- Liputan game terbaru dari Rockstar Games kembali menyita perhatian publik. Menjelang peluncurannya akhir tahun ini, berbagai spekulasi muncul soal besarnya dana yang digelontorkan untuk proyek tersebut. Take-Two Interactive pun mulai memberi gambaran soal skala ambisi di balik pengembangan game itu.

Grand Theft Auto VI dijadwalkan meluncur pada 19 November 2026 untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X|S. Game ini menjadi salah satu rilisan paling ditunggu setelah beberapa kali mengalami penundaan.

Rockstar Siapkan Proyek Game Paling Ambisius

Perbincangan mengenai biaya pengembangan GTA 6 terus ramai di kalangan gamer dan analis industri. Meski Rockstar Games belum pernah mengungkap angka resmi, CEO Take-Two Interactive Strauss Zelnick mengakui proyek tersebut membutuhkan biaya sangat besar.

Dalam wawancaranya dengan Business Insider, Zelnick hanya menjawab singkat ketika ditanya soal dana produksi GTA 6.

“Sangat mahal,” ujarnya.

Sejumlah analis memperkirakan biaya pengembangan GTA 6 mencapai USD 1,5 miliar atau sekitar Rp 26 triliun. Nilai itu membuat GTA 6 disebut sebagai salah satu proyek game termahal sepanjang sejarah industri video game.

Besarnya anggaran disebut sebanding dengan skala permainan yang dibangun Rockstar. GTA 6 diperkirakan menghadirkan dunia open-world lebih luas dibanding seri sebelumnya, lengkap dengan detail visual, animasi, hingga teknologi terbaru.

Take-Two Beri Kebebasan Penuh ke Rockstar

Strauss Zelnick mengatakan pihaknya sengaja memberi ruang kreatif seluas mungkin kepada Rockstar Games. Menurut dia, tim pengembang mendapat dukungan sumber daya manusia dan finansial demi menghasilkan game terbaik.

“Kami mencoba memberi mereka sumber daya manusia, ruang kreatif, dan finansial tak terbatas untuk membuat GTA 6, dengan harapan menciptakan game sempurna,” kata Zelnick.

Ia menilai strategi tersebut memang berisiko tinggi. Namun, Take-Two menganggap langkah itu penting demi mempertahankan posisi mereka di industri game global.

Zelnick juga menyebut proyek berskala besar seperti GTA 6 hanya bisa dijalankan perusahaan dengan modal kuat dan kesiapan mengambil risiko besar.

Sampai saat ini, Rockstar dan Take-Two belum mengumumkan harga resmi GTA 6 maupun detail paket penjualannya.

GTA 6 Rilis Duluan di Konsol

Selain biaya produksi, jadwal perilisan GTA 6 versi PC juga memunculkan banyak pertanyaan. Rockstar memastikan game tersebut lebih dulu hadir di PS5 dan Xbox Series X|S pada 19 November 2026.

Dalam wawancara dengan Bloomberg, Strauss Zelnick menjelaskan keputusan itu diambil untuk memprioritaskan basis pemain utama di konsol.

“Rockstar selalu memulai dari konsol karena menurut saya Anda dinilai dari kemampuan melayani basis penggemar inti,” ujarnya.

Strategi serupa sebelumnya diterapkan Rockstar saat merilis GTA V dan Red Dead Redemption 2. Kedua game tersebut baru hadir di PC beberapa waktu setelah versi konsol dirilis.

Hingga kini, Rockstar belum memberikan kepastian kapan GTA 6 versi PC akan tersedia. Situs resmi game tersebut juga masih hanya mencantumkan PS5 dan Xbox Series X|S sebagai platform peluncuran awal.

Situasi itu memunculkan spekulasi di kalangan gamer. Sebagian pemain menduga pola rilis bertahap berpotensi membuat pengguna membeli game lebih dari satu kali, terutama bagi mereka yang bermain di konsol dan kemudian beralih ke PC.

Redaksi Energi Juang News

Misteri Sendang Goa Jatijajar Kebumen

Kedung Kayang
Kedung Kayang

Energi Juang News,Kebumen-Suasana sore di kawasan pegunungan kapur Kebumen terlihat tenang. Cahaya matahari masuk samar melalui pepohonan sekitar mulut goa. Pengunjung berjalan santai sambil menikmati suara gemericik air dari dalam lorong bawah tanah. Namun beberapa warga sekitar memilih pulang sebelum malam tiba. “Kalau sudah petang jangan masuk terlalu dalam,” bisik seorang penjaga warung tua.

Goa Jatijajar memang terkenal karena keindahan stalaktit dan stalakmitnya. Lorong sepanjang ratusan meter itu selalu dipenuhi wisatawan, terutama akhir pekan. Namun di balik keindahannya, warga percaya ada penunggu gaib yang menjaga empat sendang keramat di dalam goa. “Kadang terdengar suara tangisan perempuan,” ujar Pak Wiryo pelan kepada pengunjung malam itu.

Suatu malam, empat mahasiswa dari Semarang datang untuk membuat video eksplorasi horor. Mereka sengaja masuk menjelang waktu tutup wisata. “Kita cari sendang paling angker,” kata Bima sambil tertawa kecil. Penjaga goa langsung memperingatkan mereka. “Jangan sembarangan bicara di sini. Tempat ini ada penghuninya,” ucapnya dengan wajah tegang dan serius sekali.

Mereka tetap nekat masuk ke lorong goa sambil membawa kamera dan senter. Udara di dalam terasa lembap dan dingin menusuk tulang. Tetesan air dari langit-langit goa terdengar seperti langkah kaki. “Kok makin gelap ya?” bisik Rani ketakutan. Tiba-tiba terdengar suara perempuan tertawa lirih dari arah Sendang Mawar yang berada jauh di dalam.

Bima mencoba mencari sumber suara menggunakan senter. Cahaya lampu menyorot permukaan air sendang yang mendadak bergelombang sendiri. Dari balik batu besar terlihat sosok perempuan berkebaya putih dengan rambut panjang menutupi wajahnya. “Pergi sebelum terlambat…” bisiknya pelan. Seketika tubuh Rani gemetar dan kakinya sulit digerakkan saat melihat sosok menyeramkan itu muncul.

Mereka panik lalu mundur perlahan. Namun tiba-tiba kamera yang dibawa Bima mati sendiri meski baterainya penuh. Udara semakin dingin hingga napas mereka terlihat seperti kabut. “Aku dengar ada orang menangis,” ujar Dito sambil menoleh ke lorong belakang. Dari kejauhan terdengar suara gamelan lirih menggema memenuhi goa malam itu dan membuat ketakutan.

Pak Wiryo yang khawatir akhirnya menyusul masuk bersama dua warga desa. Mereka menemukan keempat mahasiswa berdiri ketakutan dekat Sendang Jombor. “Saya sudah bilang jangan macam-macam,” bentak Pak Wiryo marah. Ia kemudian menaburkan bunga ke air sendang sambil membaca doa Jawa kuno dengan suara pelan namun terdengar jelas dan membuat suasana semakin mencekam.

Saat doa dibacakan, air sendang mendadak berputar seperti pusaran kecil. Bau bunga melati bercampur aroma tanah basah memenuhi lorong goa. Tiba-tiba muncul bayangan hitam besar di dinding batu. “Dia marah karena kalian berisik,” kata salah satu warga sambil gemetar. Sosok perempuan berkebaya putih itu perlahan menghilang bersama suara tangisan lirih menyeramkan dari kejauhan.

Dalam perjalanan keluar goa, Rani mendadak jatuh pingsan. Ketika sadar, ia mengaku melihat perempuan cantik berdiri di dekat stalaktit sambil tersenyum pucat. “Dia bilang sendang ini bukan tempat bermain,” ucapnya lirih. Pak Wiryo langsung meminta semua mahasiswa mandi menggunakan air Sendang Puser Bumi untuk membersihkan gangguan gaib yang mengikuti mereka malam itu.

Sejak kejadian tersebut, warga Desa Jatijajar semakin percaya Goa Jatijajar memiliki penjaga gaib yang tak boleh diganggu. Pengunjung masih ramai datang menikmati keindahan alamnya, tetapi sebagian besar memilih pulang sebelum senja. “Hormati tempat ini kalau ingin selamat,” pesan Pak Wiryo. Konon suara perempuan menangis masih sering terdengar dari dalam goa hingga sekarang.

Redaksi Energi Juang News