Rabu, Mei 27, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 52

Janji Manis Tomi Yang Tak Manis

Janji manis, realita pahit
Janji manis, realita pahit

Energi Juang News,Pekalongan- Kalau ada penghargaan untuk “janji manis paling berbahaya bagi kesehatan”, maka janji manis Tomi kepada Wiwik sudah pasti masuk nominasi. Bahkan, bukan cuma sekadar bikin baper—ini sudah masuk kategori penyakit kronis: diabetes rasa cinta.

Ya, benar. Kisah janji manis sejoli Tomi Wiwik ini bukan sekadar cerita cinta biasa. Ini adalah cerita tentang bagaimana gula-gula kata bisa lebih mematikan daripada gula pasir di warung sebelah.

Tomi,17 yang masih duduk di kelas II SMA, pria dengan tampilan sederhana tapi mulut berkelas premium. Bukan karena jujur, tapi karena isi omongannya seperti iklan sirup: manis, kental, dan penuh janji.

Sementara Wiwik,16 adik kelasnya? Perempuan biasa yang, seperti kebanyakan manusia, punya dua kelemahan: hati dan harapan.

Awalnya semua berjalan seperti sinetron sore hari dari tatapan mata, senyum tipis, lalu kalimat sakti:“Tenang aja, Wik… aku serius sama kamu.” Ucapan itu terucap karena Tomi sudah mempraktekkan pelajaran biologi yang baru didapatnya saat di sekolah.

Kalimat itu, saudara-saudara, adalah pintu gerbang menuju bencana.

Hari berganti minggu, minggu berganti bulan. Janji Tomi makin beragam, seperti menu di warung Padang.

Masalahnya, masa depan yang dimaksud Tomi ternyata cuma sampai jam 10 malam.

Sementara Wiwik, yang sudah terlanjur percaya, mulai mengorbankan banyak hal. perasaan, keperawanan bahkan masa depannya.

Dan seperti hukum alam yang tidak tertulis dalam buku Pelajaran Biologi dipraktekkan, satu hal terjadi aliat uwik..uwik…

Wiwikpun hamil.

Begitu kabar kehamilan muncul, Tomi tiba-tiba berubah. Bukan berubah jadi lebih baik, tapi berubah jadi tidak terlihat.

Nomor tidak aktif. Chat centang satu. Status terakhir: “online 2 minggu lalu”—itu pun mungkin karena salah tekan.

Dan di sinilah kita memahami satu teori baru: Wanita sangat rentan mengidap diabetes, sebab dia sering kali menelan janji manis.

Bukan diabetes medis, tentu saja. Tapi diabetes emosional—kondisi di mana terlalu banyak konsumsi janji palsu menyebabkan kerusakan hati permanen.

Wiwik kini harus menghadapi kenyataan sendirian. Perut yang makin besar bukan lagi simbol cinta, tapi bukti bahwa tidak semua janji Tomi bisa dipercaya.

Lingkungan mulai berisik. Tetangga jadi komentator. Teman jadi analis. Semua punya opini, tapi tidak ada yang punya solusi.

Sementara Tomi? Entah sedang di mana. Mungkin sedang meracik janji manis baru untuk korban berikutnya.

Kisah ini sebenarnya bukan tentang Tomi saja. Karena di luar sana, “Tomi-Tomi” lain masih berkeliaran bebas, dengan senjata utama: Janji manis tanpa tanggung jawab.

Sementara “Wiwik-Wiwik” lain? Masih ada,masih percaya, dan masih berharap.

Dari kisah janji manis Tomi Wiwik, ada beberapa hal yang bisa dipetik, walaupun biasanya cuma dipetik lalu dilupakan.

Bagaimana mungkin manusia bisa begitu cerdas dalam banyak hal, tapi begitu bodoh dalam urusan cinta?

Redaksi Energi Juang News

Soundtrack Film: Musik yang Menghidupkan Cerita dan Emosi

Sountrack Titanic
Sountrack Titanic

Energi Juang News,Jakarta- Dalam pengalaman menonton film, ada momen-momen tertentu yang terasa begitu membekas—bukan hanya karena visualnya, tetapi karena suasana yang tercipta secara utuh. Adegan sederhana bisa terasa luar biasa, dialog biasa bisa menjadi sangat emosional, dan klimaks cerita bisa terasa lebih mengguncang. Semua itu seringkali hadir berkat satu elemen penting yang bekerja diam-diam di balik layar.

Dalam dunia sinema, soundtrack atau Original Soundtrack (OST) bukan sekadar musik latar. Ia adalah “jiwa kedua” dari sebuah film. Soundtrack mencakup segala bentuk audio yang menyertai visual—baik lagu dengan vokal maupun komposisi instrumental.

Kolaborasi antara sutradara, komposer, dan musisi menjadi kunci utama dalam menciptakan soundtrack yang efektif. Musik yang tepat mampu:

  • Membangun atmosfer
  • Menguatkan karakter
  • Mengarahkan emosi penonton

Dengan kata lain, soundtrack adalah bahasa emosional yang menjembatani cerita dengan perasaan penonton.

Ketika sebuah adegan sedih terasa semakin menyayat, atau adegan aksi terasa lebih menegangkan, di situlah peran soundtrack bekerja maksimal. Elemen seperti melodi, ritme, dan harmoni disusun sedemikian rupa untuk memicu respons emosional tertentu.

Misalnya:

  • Nada minor sering digunakan untuk menciptakan kesan sedih atau misterius
  • Tempo cepat membangun ketegangan atau semangat
  • Instrumen tertentu (seperti piano atau string) memberi nuansa intim

Perpaduan ini membuat penonton tidak hanya melihat cerita, tetapi juga merasakannya.

Fenomena menarik dalam dunia musik film adalah ketika sebuah lagu soundtrack justru lebih dikenal daripada filmnya sendiri. Ini membuktikan bahwa kekuatan musik bisa melampaui medium visual.

Beberapa contoh soundtrack legendaris yang masih dikenang hingga kini antara lain:

  • My Heart Will Go On oleh Celine Dion dari film Titanic
  • (Everything I Do) I Do It for You oleh Bryan Adams dari Robin Hood: Prince of Thieves
  • Ada Apa Dengan Cinta oleh Melly Goeslaw dari Ada Apa Dengan Cinta

Lagu-lagu ini tidak hanya menjadi pelengkap film, tetapi juga hidup sebagai karya musik mandiri yang terus diputar lintas generasi.

Salah satu kekuatan terbesar soundtrack adalah kemampuannya untuk terhubung dengan memori pribadi. Musik memiliki sifat yang sangat emosional dan mudah melekat dalam ingatan.

Contohnya datang dari pengalaman Ane Kusuma (25), yang mengenang lagu My Heart (OST Heart) yang dinyanyikan oleh Acha Septriasa dan Irwansyah. Lagu tersebut bukan hanya sekadar OST, tetapi juga bagian dari masa kecilnya yang pernah ia tampilkan di pentas seni sekolah.

Cerita ini menggambarkan bagaimana soundtrack tidak hanya hidup dalam film, tetapi juga dalam kehidupan nyata pendengarnya.

Menciptakan soundtrack bukanlah pekerjaan sederhana. Dibutuhkan pemahaman mendalam terhadap cerita, karakter, dan ritme film.

Biasanya, prosesnya melibatkan:

  1. Diskusi antara sutradara dan komposer
  2. Penentuan tema musik utama
  3. Penyesuaian musik dengan setiap adegan
  4. Rekaman dengan musisi atau orkestra

Dalam beberapa kasus, lagu bahkan dibuat khusus untuk adegan tertentu, sehingga terasa sangat menyatu dengan cerita.

Soundtrack yang kuat dapat menjadi identitas sebuah film. Bahkan, hanya dengan mendengar beberapa detik pertama, penonton bisa langsung mengingat adegan tertentu.

Ini sering terjadi pada film-film besar, di mana musik menjadi bagian tak terpisahkan dari brand film tersebut.

Dalam konteks ini, soundtrack berfungsi sebagai:

  • Penanda emosional
  • Penguat narasi
  • Elemen branding

Di era digital, peran soundtrack semakin luas. Lagu-lagu OST kini tidak hanya hadir di film, tetapi juga:

  • Platform streaming musik
  • Media sosial
  • Konten video pendek

Hal ini membuat soundtrack lebih mudah diakses dan berpotensi viral. Bahkan, tidak jarang sebuah lagu OST menjadi trending sebelum filmnya dirilis.

Selain itu, kolaborasi lintas industri juga semakin umum. Musisi populer sering dilibatkan untuk menarik audiens yang lebih luas.

Bagi generasi muda yang sadar budaya, soundtrack memiliki nilai lebih dari sekadar hiburan. Ia adalah representasi dari:

  • Zaman
  • Tren musik
  • Identitas sosial

Soundtrack juga sering menjadi jembatan antara budaya lokal dan global. Misalnya, OST film Indonesia yang menggunakan elemen musik tradisional dapat memperkenalkan budaya lokal ke audiens internasional.

Soundtrack adalah bukti bahwa musik memiliki kekuatan luar biasa dalam membentuk pengalaman manusia. Dalam film, ia bukan hanya pelengkap, tetapi elemen esensial yang menentukan bagaimana sebuah cerita dirasakan.

Dari lagu-lagu legendaris hingga komposisi instrumental yang halus, soundtrack terus memainkan peran penting dalam dunia sinema. Ia menghidupkan cerita, memperkuat emosi, dan menciptakan kenangan yang bertahan lama.

Bagi penonton, mungkin film akan selesai dalam dua jam. Namun soundtrack? Ia bisa tinggal dalam ingatan seumur hidup.

Redaksi Energi Juang News

Berbagi dan Belajar Bersama: Upaya Hadirkan Kebahagiaan dan Kesehatan Mental Anak Pemulung di Kampung Pemulung Pasar Minggu

Berbagi dan Belajar Bersama: Upaya Hadirkan Kebahagiaan dan Kesehatan Mental Anak Pemulung di Kampung Pemulung Pasar Minggu

Energi Juang News, Jakarta – 18 April 2026, Ratusan senyum cerah merekah di Kampung Pemulung Pasar Minggu, Sabtu (18/4), dalam kegiatan kemanusiaan bertajuk “Berbagi dan Belajar Bersama”. Kegiatan yang diinisiasi oleh Gensmart ini bertujuan menciptakan ruang bahagia sekaligus memperkuat kesehatan mental anak-anak pemulung yang hidup di tengah keterbatasan.

Ketua Pelaksana kegiatan, Zidny Alvin Kaukabin, menyampaikan bahwa acara ini lahir dari kepedulian terhadap kondisi psikologis anak-anak yang setiap hari bergelut dengan kerasnya kehidupan.

“Anak-anak pemulung berhak merasakan bahagia yang utuh. Mereka bukan cuma butuh bantuan materi, tapi juga ruang aman untuk bermain, belajar, dan didengar ceritanya. Lewat kegiatan ini kami ingin merawat kesehatan mental mereka sejak dini, supaya mereka tetap punya harapan dan percaya diri,” ujar Zidny Alvin Kaukabin saat ditemui di lokasi acara.

Rangkaian Kegiatan Penuh Makna

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 14.00 hingga 17.00 WIB ini diikuti oleh 50 anak pemulung berusia 5–13 tahun. Berbagai aktivitas disiapkan untuk merangsang kreativitas, kebersamaan, dan rasa percaya diri anak, di antaranya:

Kelas Ceria & Dongeng Inspiratif – Anak-anak diajak belajar membaca dan menulis lewat metode bermain, diselingi dongeng tentang cita-cita.
Art Therapy: Melukis Pohon harapan– Anak bebas menuangkan emosi lewat warna dan gambar sebagai media pelepasan stres.

Permainan Tradisional & Outbound Mini – Untuk melatih kerja sama, sportivitas, dan tentu saja tawa lepas.

Makan Bergizi & Berbagi Bingkisan – Setiap anak mendapat paket snack, alat tulis, serta perlengkapan sekolah.

Suasana haru bercampur tawa pecah saat sesi “Surat untuk Masa Depan”, di mana anak-anak menuliskan cita-cita mereka. “Aku mau jadi dokter biar bisa obatin Ibu,” tulis Echa, 9 tahun, salah satu peserta.

Komitmen Berkelanjutan

Zidny Alvin Kaukabin menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial satu hari. “Ini langkah awal. Kami akan dampingi mereka lewat program bimbingan belajar rutin dan konseling sederhana tiap bulan. Kesehatan mental anak sama pentingnya dengan kesehatan fisik,” tegasnya.

Pihak panitia juga mengajak masyarakat luas untuk ikut terlibat, baik melalui donasi buku, relawan pengajar, maupun dukungan moril. Karena menurut Alvin, “Bahagia itu menular. Kalau kita mulai dari anak-anak, masa depan kampung ini juga ikut cerah.”

Kegiatan ditutup dengan pelepasan balon harapan oleh seluruh anak dan relawan, sebagai simbol bahwa mimpi mereka berhak terbang tinggi.

Narahubung:
Zidny Alvin Kaukabin
Ketua Pelaksana Galaksi 2.0

Redaksi Energi Juang News

Prancis: Pernyataan Trump Soal Paus Tak Dapat Diterima

Energi Juang News, Paris- Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot pada Ahad (19/4) menegaskan pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tentang Paus Leo XIV tidak dapat diterima.

“Saya tidak paham [pernyataan-pernyataan ini] dan tidak menganggapnya dapat diterima, karena misi Paus adalah menyerukan perdamaian dan persaudaraan di mana pun dan di segala situasi,” kata Barrot saat wawancara dengan Radio J.

Paus berulang kali mengkritik tindakan AS di Iran, menggambarkan bahwa ancaman terhadap rakyat Iran tidak dapat diterima.

Merespons hal itu, Trump kemudian melontarkan kritikan pedas kepada Paus, mengatakan bahwa ia tidak membutuhkan seorang Paus yang menentang kebijakannya.

Lebih lanjut, Trump juga mengeklaim bahwa Paus Leo tidak akan ada di Vatikan, jika Trump sendiri tidak ada di Gedung Putih.

Menyusul pernyataan Trump, Paus Leo kemudian mengatakan dirinya tidak akan terlibat dalam perselisihan publik dengan presiden AS dan akan terus berbicara dengan lantang untuk menentang perang.

 

Redaksi Energi Juang News

Militer AS Cegat Kapal Iran di Teluk Oman

Energi Juang News, Teheran- Militer Amerika Serikat (AS) mencegat sebuah kapal dagang berbendera Iran bernama Touska. Kapal Iran itu dicegat karena berusaha menerobos blokade angkatan laut AS di Teluk Oman, Minggu (19/4).

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) pun mengonfirmasi penyitaan kapal tersebut.

“Pasukan AS yang beroperasi di Laut Arab memberlakukan tindakan blokade angkatan laut terhadap kapal kargo berbendera Iran, yang mencoba berlayar menuju pelabuhan Iran pada 19 April,” menurut CENTCOM dalam sebuah pernyataan.

Kapal berbendera Iran tersebut menerima sejumlah peringatan tentang pelanggaran blokade.

“Setelah awak kapal Touska gagal mematuhi peringatan berulang selama enam jam, (kapal perusak rudal) USS Spruance memerintahkan kapal tersebut untuk mengevakuasi ruang mesinnya. Spruance pun melumpuhkan mesin penggerak Touska dengan menembakkan beberapa peluru sebesar 5 inci dari meriam MK 45 ke ruang mesin Touska,” lanjut pernyataan tersebut.

Setelah itu, tentara Angkatan Laut AS menaiki kapal kargo tersebut. Menurut CENTCOM, kapal tersebut saat ini berada di bawah kendali AS.

“Sejak dimulainya blokade, pasukan AS telah memerintahkan 25 kapal komersial untuk berbalik arah atau kembali ke pelabuhan Iran,” demikian pernyataan CENTCOM.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa pasukan AS telah mencegat kapal kargo berbendera Iran di Teluk Oman dan merusak ruang mesinnya.

“Hari ini, sebuah kapal kargo berbendera Iran bernama Touska, dengan panjang hampir 900 kaki dan berat hampir sama dengan kapal induk, mencoba melewati blokade Angkatan Laut kami; dan itu tidak berjalan baik bagi mereka. Kapal perusak rudal terarah milik Angkatan Laut AS, USS Spruance, mencegat Touska di Teluk Oman,” kata Trump di Truth Social.

Kapal perusak milik AS itu memerintahkan kapal berbendera Iran tersebut untuk berhenti. Setelah kapal itu menolak untuk mematuhi, tambah Trump, kapal perusak USS Spruance melubangi ruang mesin kapal Touska.

“Saat ini, marinir AS memegang kendali atas kapal tersebut. Touska berada di bawah sanksi Departemen Keuangan AS karena riwayat aktivitas ilegal mereka sebelumnya. Kami memegang kendali penuh atas kapal tersebut dan sedang memeriksa apa yang ada di dalamnya,” ujar Trump.

Pada 28 Februari lalu, AS dan Israel mulai menyerang target-target di Iran hingga menewaskan lebih dari 3.000 orang.
Washington dan Teheran pun menyatakan gencatan senjata selama dua pekan sejak 8 April dan dilanjutkan pembicaraan dengan mediasi Pakistan di Islamabad pada 11 April yang berakhir tanpa hasil.

 

Redaksi Energi Juang News

Pengamat Sosial Hizkia Darmayana: Perbankan Jangan Beri Ruang Bandit Rusak Modal Sosial Rakyat

Energi Juang News, Jakarta- Pengamat sosial Hizkia Darmayana mengingatkan seluruh pelaku industri perbankan di Indonesia, khususnya bank milik negara, agar tidak memberikan celah bagi praktik-praktik yang merusak kepercayaan publik dan menghancurkan modal sosial masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan Hizkia merespons kasus hilangnya dana milik jemaat Gereja Katolik sebesar Rp28 miliar di kantor cabang pembantu PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Aek Nabara, Sumatra Utara. Dana tersebut diketahui merupakan milik koperasi Credit Union Paroki Aek Nabara yang selama ini menjadi penopang ekonomi umat setempat.

Menurut Hizkia, kasus tersebut tidak bisa semata dilihat sebagai tindak kriminal individual, melainkan harus dipahami sebagai kegagalan institusional dalam menjaga kepercayaan publik.

“Dalam perspektif teori modal sosial yang dikemukakan Robert D. Putnam, kepercayaan (trust), norma, dan jejaring sosial merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan kehidupan ekonomi masyarakat. Ketika lembaga keuangan gagal melindungi dana masyarakat, maka yang runtuh bukan hanya aset finansial, tetapi juga modal sosial itu sendiri,” ujar Hizkia, Senin (20/4/2026).

Tenaga Ahli Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR itu menegaskan, perbankan—terutama yang dimiliki negara—memiliki tanggung jawab moral dan struktural untuk memperkuat, bukan justru merusak, fondasi sosial masyarakat.

“Kasus ini menunjukkan adanya kelalaian serius yang secara tidak langsung memberi ruang bagi bandit untuk menghancurkan modal sosial umat Katolik di Aek Nabara. Ini tidak boleh dianggap sepele,” tegasnya.

Hizkia juga merujuk pada pemikiran Pierre Bourdieu yang melihat modal sosial sebagai sumber daya kolektif yang lahir dari relasi sosial yang saling menguntungkan. Dalam konteks koperasi credit union, lanjutnya, modal sosial menjadi basis utama solidaritas ekonomi komunitas.

Oleh karena itu, kegagalan menjaga dana komunitas sama dengan merusak jaringan kepercayaan yang telah dibangun bertahun-tahun.

“Perbankan negara seharusnya hadir sebagai penjaga kepercayaan publik, bukan justru menjadi celah masuk bagi aktor-aktor yang merusak. Jika ini terus terjadi, maka masyarakat akan kehilangan kepercayaan tidak hanya pada bank, tetapi juga pada sistem ekonomi formal,” kata Hizkia.

Ia mendesak agar evaluasi menyeluruh dilakukan terhadap sistem pengawasan internal perbankan, serta meminta otoritas terkait memperketat regulasi dan penegakan hukum. Selain itu, Hizkia juga menekankan pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dana masyarakat.

“Negara tidak boleh kalah dari bandit. Perbankan milik negara harus menjadi benteng terakhir dalam melindungi modal sosial rakyat, bukan justru membuka pintu bagi kehancurannya,” pungkasnya.

 

Redaksi Energi Juang News

KFC Indonesia Sukses Turunkan Kerugian di Akhir 2025

Energi Juang News, Jakarta-Pengelola gerai KFC di Indonesia, PT Fast Food Indonesia (FAST), berhasil menurunkan rugi bersih sebesar 54 persen menjadi Rp366,05 miliar berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025.

Perbaikan kinerja laba rugi ini terjadi setelah pada periode yang sama tahun sebelumnya perusahaan mencatat kerugian mencapai Rp796,71 miliar.

Rugi per saham dasar emiten pengelola gerai KFC ini ikut menyusut ke level Rp85. Sebelumnya, pemegang saham menanggung rugi bersih sebesar Rp200 per lembar saham pada akhir tahun 2024.

Pendapatan operasional perusahaan terpantau tumbuh tipis sebesar 0,2 persen menjadi Rp4,88 triliun dari posisi sebelumnya Rp4,87 triliun.

Pada saat yang sama, manajemen berhasil menekan beban pokok penjualan dari Rp2,03 triliun menjadi Rp1,99 triliun, sehingga laba kotor terkumpul sebesar Rp2,88 triliun.

Efisiensi juga terlihat pada pos beban penjualan dan distribusi yang turun menjadi Rp2,6 triliun, serta beban umum dan administrasi yang menciut ke angka Rp665,33 miliar. Selain itu, penghasilan operasi lain melonjak signifikan menjadi Rp156,83 miliar dari sebelumnya hanya Rp63 miliar.

Meskipun rugi tahun berjalan berhasil dipangkas, perusahaan masih menghadapi tantangan pada pos defisit yang membengkak hingga 297 persen. Saldo defisit tercatat mencapai Rp507,62 miliar pada akhir 2025, meningkat tajam dibandingkan posisi akhir 2024 yang senilai Rp148,82 miliar.

Total liabilitas perusahaan juga mengalami kenaikan dari Rp3,4 triliun menjadi Rp4,51 triliun. Namun, total aset perusahaan ikut menanjak menjadi Rp4,95 triliun seiring dengan kenaikan ekuitas yang melonjak dari Rp127,73 miliar menjadi Rp435,85 miliar, menurut data laporan keuangan tersebut.

 

Redaksi Energi Juang News

Menggadaikan Langit: Izin Lintas Pesawat Militer AS Ancam Kedaulatan Indonesia

Rencana pemberian izin bagi pesawat militer Amerika Serikat (AS) untuk melintasi wilayah udara Indonesia bukan sekadar isu teknis pertahanan, melainkan persoalan fundamental tentang kedaulatan negara. Usulan tersebut, yang muncul melalui komunikasi resmi pemerintah Amerika Serikat dan kini tengah dibahas oleh pemerintah Indonesia, harus dibaca secara kritis dalam kerangka hukum internasional, politik kawasan, dan prinsip dasar kedaulatan.

Kesepakatan Major Defense Cooperation Partnership (MDCP) antara Indonesia dan Amerika Serikat memang menandai babak baru dalam hubungan bilateral di bidang pertahanan. Tiga pilar utama modernisasi militer, peningkatan kapasitas melalui pendidikan dan pelatihan, serta kerja sama operasional secara sepintas tampak menguntungkan.

Namun, di balik narasi penguatan kapasitas tersebut, terdapat potensi ketergantungan strategis yang berisiko mengikis otonomi kebijakan pertahanan Indonesia.

Jebakan Orbit Strategis

Dalam perspektif teori hubungan internasional, khususnya realisme struktural ala Kenneth Waltz, negara besar seperti Amerika Serikat cenderung memaksimalkan pengaruhnya melalui kerja sama militer yang asimetris. Negara mitra, dalam hal ini Indonesia, berisiko terjebak dalam orbit kepentingan strategis kekuatan besar.

Izin lintas pesawat militer bukanlah tindakan netral; ia merupakan bentuk strategic access yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan geopolitik yang lebih luas, termasuk proyeksi kekuatan di kawasan Indo-Pasifik.

Benturan Hukum Internasional

Lebih jauh, dari sudut pandang hukum internasional, Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa secara tegas melarang penggunaan atau ancaman kekuatan terhadap negara lain tanpa dasar hukum yang sah. Memberikan akses wilayah udara kepada pesawat militer asing terutama dalam konteks operasi yang tidak sepenuhnya transparan dapat menempatkan Indonesia dalam posisi ambigu secara hukum.

Jika pesawat tersebut terlibat dalam operasi militer yang melanggar hukum internasional, Indonesia berpotensi dianggap turut memfasilitasi tindakan tersebut.

Di tingkat kawasan, komitmen terhadap prinsip non-kekerasan sebagaimana diatur dalam Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia menjadi fondasi stabilitas Asia Tenggara. Prinsip ini menekankan penyelesaian damai atas konflik dan penolakan terhadap penggunaan kekuatan.

Dengan memberikan izin lintas kepada pesawat militer negara adidaya, Indonesia berisiko mengirimkan sinyal yang kontradiktif terhadap komitmen regional tersebut.

Secara teoretis, konsep kedaulatan yang dikemukakan oleh Stephen D. Krasner menegaskan bahwa kedaulatan tidak hanya bersifat formal, tetapi juga praktik (organized hypocrisy). Negara sering kali mengklaim kedaulatan, namun dalam praktiknya justru membuka ruang intervensi eksternal.

Dalam konteks ini, izin lintas pesawat militer asing dapat dilihat sebagai bentuk kompromi yang melemahkan kontrol penuh negara atas wilayahnya sendiri.

Pertaruhan Politik Bebas Aktif

Indonesia memiliki sejarah panjang dalam menjaga prinsip bebas aktif dalam politik luar negeri. Prinsip ini bukan sekadar slogan, melainkan strategi untuk menghindari keterjebakan dalam rivalitas kekuatan besar.

Memberikan akses militer kepada salah satu kekuatan global berpotensi mengganggu keseimbangan tersebut dan memicu kecurigaan dari negara lain, termasuk di kawasan.

Kedaulatan udara bukanlah ruang kosong yang bisa dinegosiasikan tanpa konsekuensi. Ia adalah simbol dan instrumen kekuasaan negara. Ketika langit Indonesia dibuka untuk kepentingan militer asing, yang dipertaruhkan bukan hanya keamanan, tetapi juga integritas kebijakan luar negeri dan posisi Indonesia di mata dunia.

Karena itu, pemerintah perlu berhati-hati dan transparan dalam membahas usulan ini. Keputusan yang diambil harus mempertimbangkan tidak hanya manfaat jangka pendek, tetapi juga implikasi jangka panjang terhadap kedaulatan, hukum internasional, dan stabilitas kawasan.

Tanpa kehati-hatian tersebut, Indonesia berisiko menggadaikan langitnya sendiri.

Oleh Hizkia Darmayana
(Pemimpin Redaksi Energi Juang News)

Cegah Kasus BNI Aek Nabara Terulang, Elvi Diana Desak OJK Perketat Pengawasan

Energi Juang News, Jakarta- Konsultan dan Perencana Keuangan, Elvi Diana CFP, mengingatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar kasus hilangnya dana nasabah senilai Rp28 miliar di kantor cabang pembantu Bank Negara Indonesia (BNI) Aek Nabara, Sumatra Utara, tidak terulang di masa mendatang.
Dana tersebut diketahui merupakan milik jemaat gereja di wilayah tersebut, yang semestinya mendapatkan perlindungan penuh sebagai nasabah lembaga perbankan.

Peristiwa ini, menurut Elvi, menjadi peringatan serius atas pentingnya penguatan sistem pengawasan dan perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan.

“ OJK tidak boleh bersikap pasif, tapi harus menegur direksi dan manajemen BNI agar segera mengambil langkah penyelesaian yang cepat, menyeluruh, dan transparan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (19/4/2026).

Elvi menambahkan bahwa penyelesaian kasus ini tidak hanya menyangkut pengembalian dana nasabah, tetapi juga pemulihan kepercayaan publik terhadap industri perbankan nasional. Transparansi dalam proses investigasi serta akuntabilitas manajemen menjadi kunci utama.

Lebih lanjut, Elvi mengingatkan bahwa fungsi utama OJK sebagai otoritas pengawas adalah memastikan perlindungan nasabah berjalan efektif. Kasus ini, menurutnya, menunjukkan adanya celah dalam sistem pengawasan internal perbankan yang harus segera dibenahi.

Elvi menyatakan, dual control dan due diligence diperlukan dalam setiap transaksi perbankan, apalagi penempatan dana nasasbah baik dalam bentuk investasi konvesional maupun dalam wujud transaksi investasi lainnya.

“OJK perlu memberikan perhatian serius pada aspek pelindungan nasabah. Jangan sampai masyarakat, termasuk kelompok seperti jemaat gereja, menjadi korban akibat lemahnya pengawasan dan tata kelola,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur operasional dan sistem pengendalian internal di perbankan, khususnya di tingkat kantor cabang, guna mencegah potensi penyalahgunaan dana nasabah di kemudian hari.

Sebagai penutup, Elvi menekankan pentingnya langkah tegas dari OJK untuk memastikan industri jasa keuangan tetap berintegritas, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

 

Redaksi Energi Juang News

Park Ji Hoon Umumkan Lokasi Konser “RE:FLECT” di Asia

Energi Juang News, Seoul- Penyanyi sekaligus aktor Park Ji Hoon mengumumkan lokasi pelaksanaan jumpa penggemar dan konser “RE:FLECT” di Asia pada 2026.

Menurut siaran Soompi pada Sabtu (18/3), Ji Hoon akan memulai tur di Tokyo, Jepang, pada 23 Mei 2026.

Selanjutnya, dia akan tampil di Seoul (Korea Selatan), Kuala Lumpur (Malaysia), Ho Chi Minh dan Hanoi (Vietnam), Bangkok (Thailand), dan Singapura.

Park Ji Hoon sebelumnya merupakan anggota grup musik Wanna One, tetapi kemudian aktif sebagai penyanyi solo dan aktor.

Ia akan merilis single album RE:FLECT pada 29 April 2026.

Aktor yang antara lain berperan dalam serial drama “Weak Hero Class 1” dan “Weak Hero Class 2” serta film “Audrey” dan “The King’s Warden” itu juga berperan dalam serial drama “The Legend of Kitchen Soldier” yang dijadwalkan ditayangkan pada 11 Mei 2026.

 

Redaksi Energi Juang News