Jumat, April 17, 2026
spot_img
BerandaInternasionalRencana Ambil Alih Oleh AS : Trump Sebut Gaza Lokasi Real Estate

Rencana Ambil Alih Oleh AS : Trump Sebut Gaza Lokasi Real Estate

Energi Juang News, Jakarta- Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan kembali rencananya agar Amerika Serikat memiliki “posisi kepemilikan jangka panjang” di Jalur Gaza. Pernyataan kontroversial terbaru itu, seperti dilansir AFP dan Al Arabiya, Selasa (11/2/2025). Disampaikan Trump dalam wawancara dengan jurnalis Bret Baier dari Fox News Channel.

Masalah utama yang menjadi inti dari usulan pengambilalihan Jalur Gaza oleh Trump adalah sarannya untuk merelokasi warga Palestina ke negara-negara tetangga sementara rekonstruksi sedang berlangsung, sesuatu yang ditolak mentah-mentah oleh dua sekutu AS di Timur Tengah.

Ketika ditanya apakah warga Palestina akan memiliki hak untuk kembali ke Gaza, presiden ke-47 itu menjawab bahwa mereka tidak akan kembali karena mereka “akan memiliki tempat tinggal yang jauh lebih baik.”

“Dengan kata lain, saya sedang membahas soal membangun tempat permanen untuk mereka karena jika mereka harus kembali sekarang, maka akan memakan waktu bertahun-tahun sebelum Anda bisa melakukannya tempat itu tidak layak huni,” kata Trump.

Trump pertama kali mengungkapkan rencana kontroversial dan mengejutkan itu dalam konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu yang sedang berkunjung ke Gedung Putih pada Selasa (4/2) pekan lalu. Rencana itu memicu kemarahan warga Palestina dan ditolak dunia.

Namun Trump terus menegaskan tuntutannya agar warga Palestina dipindahkan dari Jalur Gaza, yang hancur akibat perang Israel-Hamas, dan agar Mesir juga Yordania menampung warga Gaza yang direlokasi.

Dalam wawancara dengan Fox News Channel, Trump mengatakan dirinya akan membangun “komunitas yang indah” untuk lebih dari dua juta warga Palestina yang tinggal di Jalur Gaza.

Namun Trump terus menegaskan tuntutannya agar warga Palestina dipindahkan dari Jalur Gaza, yang hancur akibat perang Israel-Hamas, dan agar Mesir juga Yordania menampung warga Gaza yang direlokasi.

Baca juga :  Megawati di Roma: Kita Punya Tanggungjawab Selamatkan Anak-anak di Belahan Bumi Manapun

Dalam wawancara dengan Fox News Channel, Trump mengatakan dirinya akan membangun “komunitas yang indah” untuk lebih dari dua juta warga Palestina yang tinggal di Jalur Gaza.

“Bisa ada lima, enam lokasi, bisa juga dua lokasi. Tapi kita akan membangun komunitas yang aman, agak jauh dari tempat mereka berada, tempat semua bahaya berada,” sebut Trump dalam pernyataannya.

“Sementara itu, saya akan memiliki ini. Anggap saja sebagai pengembangan real estate untuk masa depan, Itu akan menjadi sebidang tanah yang indah. Tidak ada banyak uang yang dikeluarkan,” ucapnya.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments