Sabtu, April 18, 2026
spot_img
BerandaBerita NasionalSri Mulyani Mengundurkan Diri, Benarkah?

Sri Mulyani Mengundurkan Diri, Benarkah?

Energi Juang News, Jakarta – Belakangan ini, publik dihebohkan dengan isu yang menyebut bahwa Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengundurkan diri dari jabatannya. Kabar ini mencuat setelah pertemuan antara Sri Mulyani dan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka pada Rabu, 12 Maret 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Sri Mulyani mengenakan baju batik dan duduk bersama Presiden Prabowo yang memakai baju khaki khasnya. Keduanya tampak menikmati hidangan yang tersedia di atas meja sambil berbincang. Momen ini diunggah oleh Sri Mulyani melalui akun Instagram pribadinya dengan keterangan:

“Berbuka puasa bersama Presiden @prabowo di Istana Merdeka. Ngobrol santai sambil melaporkan berbagai hal. Semoga Ibadah Puasa Ramadan anda membawa berkah.

Unggahan ini memicu spekulasi di kalangan masyarakat mengenai topik pembicaraan antara Sri Mulyani dan Presiden Prabowo, termasuk isu pengunduran diri Sri Mulyani dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan.

Setelah pertemuan tersebut, Sri Mulyani ditemui oleh awak media di kompleks Istana Kepresidenan. Saat ditanya mengenai kebenaran isu pengunduran dirinya, Sri Mulyani hanya tersenyum tanpa memberikan jawaban. Namun, ia menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Presiden Prabowo membahas mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta hal-hal terkait lainnya.

“Ya melaporkan saja mengenai APBN dan lain-lain,” ucapnya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi yang membenarkan isu pengunduran diri Sri Mulyani. Oleh karena itu, kabar tersebut masih sebatas spekulasi tanpa dasar yang kuat.

Perlu dicatat bahwa isu mengenai pengunduran diri Sri Mulyani bukan pertama kali beredar. Pada Januari 2024, saat masih menjabat sebagai Menteri Keuangan di Kabinet Jokowi, kabar serupa juga muncul di media sosial. Saat itu, Sri Mulyani menanggapi dengan singkat,

Baca juga :  BPH Migas Dorong Sinergi Dengan SKK Migas

“Masak? Ini masih kerja,”

sambil melanjutkan aktivitasnya. Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika kemudian mengonfirmasi bahwa berita tersebut adalah hoaks, dan Sri Mulyani tetap menjalankan tugasnya sebagai Menteri Keuangan hingga akhir masa jabatan Presiden Jokowi.

Pada 20 Oktober 2024, Sri Mulyani kembali dipercaya menjabat sebagai Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto, menjadikannya orang pertama yang memegang posisi tersebut di tiga pemerintahan presiden yang berbeda.

Sebagai Menteri Keuangan, Sri Mulyani dikenal atas dedikasinya dalam memperkuat perekonomian Indonesia. Selama masa jabatannya, ia berhasil meningkatkan investasi dan menavigasi ekonomi terbesar di Asia Tenggara melalui krisis keuangan global 2007-2008.

Pada 2016, Sri Mulyani kembali ditunjuk sebagai Menteri Keuangan. Dari 2017 hingga 2019, ia dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik di kawasan Asia-Pasifik selama tiga tahun berturut-turut oleh FinanceAsia. Pada 2018, Indonesia mencatat defisit anggaran terkecil sejak 2012.

Selama pandemi COVID-19, Sri Mulyani mengumumkan paket stimulus ekonomi senilai 10,3 triliun rupiah untuk mengurangi dampak resesi. Pada April 2020, ia merilis seri obligasi global dengan jatuh tempo 50 tahun, pinjaman terpanjang dalam sejarah Indonesia.

Pada 2021, setelah diberlakukannya Peraturan Presiden No. 78/2021, ia menjadi salah satu Wakil Ketua Komite Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional, bersama dengan Suharso Monoarfa.

Pada 20 Oktober 2024, Sri Mulyani kembali ditunjuk sebagai Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk masa jabatan ketiga berturut-turut, menjadikannya orang pertama yang memegang posisi tersebut di tiga pemerintahan presiden yang berbeda.

Dalam kabinet baru yang diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 21 Oktober 2024, Sri Mulyani kembali menjabat sebagai Menteri Keuangan. Kabinet “Merah Putih” ini mencakup 48 kementerian dengan lebih dari 100 menteri dan deputi, mencerminkan niat Prabowo untuk melanjutkan strategi ekonomi pendahulunya.

Baca juga :  MK Tolak Permohonan Agar Warga Negara Tak Beragama Diakui UU Adminduk

Sri Mulyani, yang tetap fokus pada reformasi fiskal, akan mengawasi inisiatif seperti penyediaan makanan gratis untuk 20 juta anak, yang diperkirakan menelan biaya sekitar 71 triliun rupiah pada tahun pertama.

Penunjukan kembali Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan menunjukkan kepercayaan yang tinggi terhadap kemampuannya dalam mengelola keuangan negara.

Isu mengenai pengunduran diri Sri Mulyani juga terkait dengan rencana pembentukan Kementerian Penerimaan Negara. Pada 25 September 2024, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana pembentukan kementerian baru yang akan bertugas mengumpulkan pajak, bea, dan cukai Indonesia serta mengelola Kode Pendapatan Internal Indonesia.

Kementerian ini akan menjadi hasil pemisahan Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Setelah sepenuhnya didirikan, kementerian ini akan menjadi mitra Indonesia dari Internal Revenue Service Amerika Serikat.

Kesimpulan Sementara: Isu atau Fakta?

Hingga kini, Sri Mulyani Indrawati masih menjabat sebagai Menteri Keuangan dan terus menjalankan tugasnya. Kabar mengenai pengunduran dirinya masih sebatas isu yang belum dikonfirmasi oleh pihak terkait.

Publik diharapkan tetap mengacu pada sumber informasi yang kredibel dan tidak terpengaruh oleh spekulasi yang belum terbukti kebenarannya.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments