Minggu, April 19, 2026
spot_img
BerandaInternasionalIsrael Serang Gaza Saat Gencatan Senjata, 121 Orang Tewas

Israel Serang Gaza Saat Gencatan Senjata, 121 Orang Tewas

Energi Juang News, Jakarta– Militer Israel menggempur Jalur Gaza dengan serangan udara paling dahsyat sejak gencatan senjata Januari lalu. Tim penyelamat melaporkan lebih dari 121 korban jiwa dalam serangan yang terjadi pada Selasa (18/3) waktu setempat. Hamas menuding pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebagai pihak yang menggagalkan perjanjian gencatan senjata akibat serangan brutal ini.

Kantor Netanyahu dalam pernyataan resminya, yang dikutip dari Al Arabiya dan AFP, menyebut serangan ini sebagai respons atas “penolakan Hamas untuk membebaskan sandera kami serta penolakannya terhadap berbagai usulan yang telah diterimanya dari Utusan Presiden AS Steve Witkoff dan para mediator.”

Seorang pejabat Israel mengungkapkan kepada AFP bahwa operasi militer ini “akan terus berlanjut selama dibutuhkan, bahkan dapat diperluas melampaui serangan udara.

Dalam sebuah posting di Telegram pada Selasa dini hari waktu setempat, militer Israel mengatakan pihaknya saat ini melakukan serangan besar-besaran terhadap target-target milik Hamas di Jalur Gaza.

Badan pertahanan sipil Gaza melaporkan lebih dari 121 orang telah tewas, “sebagian besar dari mereka adalah anak-anak, wanita, dan orang tua”. Setidaknya 150 orang juga terluka akibat “agresi, pemboman udara, dan tembakan artileri”.

Israel memerintahkan semua sekolah yang dekat dengan wilayah Gaza ditutup, seiring pemerintah Israel dalam sebuah pernyataan, mengatakan sekarang akan bertindak dengan “kekuatan militer yang meningkat” terhadap Hamas.

Dalam sebuah pernyataan, Hamas mengatakan “Netanyahu dan pemerintah ekstremisnya telah memutuskan untuk membatalkan perjanjian gencatan senjata, yang akan membuat para tahanan di Gaza menghadapi nasib yang tidak diketahui”.

Dimediasi oleh Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat, fase awal gencatan senjata mulai berlaku pada 19 Januari, yang sebagian besar menghentikan pertempuran selama lebih dari 15 bulan di Gaza.

Baca juga :  Jenderal Israel Klaim Rezim Iran Telah Dihancurkan

Fase pertama gencatan senjata itu berakhir pada awal Maret. Meskipun kedua belah pihak sejak itu menahan diri dari perang habis-habisan, mereka belum dapat menyetujui langkah selanjutnya untuk perundingan gencatan senjata.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments