Sabtu, April 18, 2026
spot_img
BerandaInternasionalChina-Rusia Kecam Israel Yang Gencar Bombardir Gaza

China-Rusia Kecam Israel Yang Gencar Bombardir Gaza

Energi Juang News, Jakarta– China dan Rusia termasuk di antara sejumlah negara yang lantang mengecam serangan brutal Israel ke Jalur Gaza, Palestina, pada Selasa (18/3/2025).

Serangan yang dilancarkan sejak dini hari itu telah merenggut nyawa lebih dari 400 warga Palestina, sekaligus menandai berakhirnya gencatan senjata yang sebelumnya bertahan sejak 19 Januari lalu.

Melalui perwakilannya di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Fu Cong, China menyuarakan keprihatinan mendalam dan mengecam keras aksi militer Israel yang kembali mengguncang Gaza.

Kami dengan tegas menuntut gencatan senjata permanen di Gaza,” ucap Fu Cong melalui akun X-nya.

China menentang keras upaya menjadikan bantuan kemanusiaan sebagai alat politik dan senjata. Kami mendesak Israel, sebagai penjajah, untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan hukum humaniter internasional dan segera memulihkan akses penuh bagi bantuan kemanusiaan ke Gaza,” katanya menambahkan.

Fu Cong menegaskan China mendukung rencana pemulihan dan rekonstruksi Gaza yang diinisiasi bersama oleh Mesir dan negara-negara Arab lainnya.

“Kami juga mendorong percepatan rekonstruksi berdasarkan prinsip bahwa Palestina harus diperintah oleh rakyat Palestina sendiri, sehingga mereka dapat membangun kembali rumah dan kehidupan mereka di tanah mereka sendiri.”

Tak hanya China, Rusia turut mengutarakan amarahnya terhadap langkah Israel ke Gaza ini, yang disebut telah mendapat persetujuan Amerika Serikat.

Rusia mengutuk keras dan menyatakan “penyesalan mendalam” atas serangan udara terbaru Israel di Gaza yang menyebabkan kematian ratusan warga sipil.

“Moskow dengan sangat menyesalkan mengetahui bahwa Israel kembali melanjutkan operasi militernya di Jalur Gaza,” ujar Kementerian Luar Negeri Rusia dalam pernyataan resminya.

Dalam pernyataan itu, Rusia turut mendesak Israel-Hamas untuk kembali ke meja perundingan demi mencapai gencatan senjata abadi di Gaza.

Baca juga :  12 Tewas Diserang Iran, Emir Kuwait Murka

“Seperti yang telah terbukti, membebaskan sandera dengan kekuatan militer adalah hal yang mustahil. Rusia dengan tegas mengutuk segala tindakan yang menyebabkan kematian warga sipil serta penghancuran infrastruktur social,” ujar Moskow seperti dikutip Reuters.

Kremlin juga menyatakan keprihatinannya terhadap “eskalasi baru yang semakin memburuk.”

“Kami sangat prihatin dengan laporan mengenai banyaknya korban jiwa di kalangan warga sipil,” kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

“Kami terus memantau situasi dengan cermat dan, tentu saja, berharap agar situasi ini segera kembali ke jalur perdamaian.”

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments