Minggu, April 19, 2026
spot_img
BerandaEkonomi & BisnisPengakuan Pengusaha: Ormas Minta THR Secara Paksa

Pengakuan Pengusaha: Ormas Minta THR Secara Paksa

Energi Juang News, Jakarta- Keberadaan organisasi masyarakat (ormas) ditengah masyarakat belakangan ini memunculkan keresahan.

Mendekati Idulfitri, tidak sedikit yang meminta tunjangan hari raya (THR) secara paksa hingga mengancam keamanan pabrik.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ian Syarief mengakui pabriknya kerap didatangi ormas, bahkan sampai mengancam fisik pihak keamanan pabrik.

“Dia minta-minta ya saya nggak mau kasih lah, Security saya sampai dicekik, saya ada CCTV bukti rekaman, minta dia datang buat minta maaf kalau nggak saya laporin, akhirnya dia minta maaf,” kata Ian, Selasa (25/3/2025).

Artinya keberadaan ormas tersebut bukan hanya mengancam aktivitas pabrik, namun juga mengancam jiwa masyarakat. Parahnya semakin banyak ormas yang hadir dan meminta jatah belakangan ini.

“Makin banyak sekarang, proposal (ormas) yang datang numpuk lah itu, kalau ditotal puluhan bahkan lebih,” ujar Ian.

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jakarta, Nurjaman mengungkapkan bahwa praktik ini sudah terjadi sejak era Orde Baru.

“Sudah lama, dari zaman Orde Baru ini juga sudah mulai ada. Cuman dulu itu sifatnya sukarela, tidak ada pemaksaan. Kalau iya, ya kasih, kalau enggak juga nggak apa-apa,” kata Nurjaman, Minggu (23/3/2025).

Redaksi Energi Juang News

Baca juga :  Pembentukan Holding Danantara Sedang Dituntaskan
Hizkia Darmayana
Hizkia Darmayanahttps://energijuangnews.com/
Hidup Hanya Sekali, Maka Buatlah Berarti. Pimpinan Redaksi dari EnergiJuangNews.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments