Jumat, April 17, 2026
spot_img
BerandaHiburanBunda Iffet Wafat, Ini Ungkapan Duka Pramono dan Rano

Bunda Iffet Wafat, Ini Ungkapan Duka Pramono dan Rano

Energi Juang News, Jakarta- Wafatnya Bunda Iffet, sosok sentral di balik perjalanan grup musik legendaris Slank, membuat dunia musik Indonesia berduka.

Duka ini juga dirasakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.

Usai melayat ke rumah duka di Jalan Potlot III, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (27/4), Pramono Anung menegaskan pentingnya menjaga persatuan keluarga besar Slank di tengah masa berduka ini. Ia menyebut Slank sebagai simbol persatuan musisi Indonesia.

“Saya tadi berpesan kepada seluruh keluarga, terutama Slank, jangan sampai wafatnya Bunda Iffet ini membuat sore harinya kita tercerai-berai. Slank adalah simbol persatuan musisi yang luar biasa, maka silaturahmi harus tetap dijaga,” tegas Pramono.

Menurut Pramono, Bunda Iffet bukan hanya sosok penting bagi Slank, tetapi juga tokoh pemersatu berbagai kelompok di Jakarta, khususnya di dunia musik.

“Kita kehilangan tokoh yang mempersatukan banyak kelompok di Jakarta. Secara khusus, saya hadir untuk menyampaikan duka cita dan mendoakan almarhumah,” ucapnya.

Ia juga menyoroti peran vital Bunda Iffet dalam menjaga eksistensi Slank selama lebih dari empat dekade. “Kontribusi beliau luar biasa, sehingga Slank tetap berkarya hingga saat ini,” ujar Pramono.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan belasungkawa mendalam dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada keluarga Bimbim Slank, putra Bunda Iffet.

“Saya ingin melihat wajah almarhumah untuk terakhir kalinya,” kata Rano kepada awak media.

Dalam kesempatan itu, Rano mengungkapkan kekagumannya saat melihat foto-foto keluarga besar Bimbim di dalam rumah duka, termasuk fakta bahwa Bunda Iffet adalah menantu dari Soemarno Sosroatmodjo, Gubernur DKI Jakarta periode 1960–1964 dan 1965–1966.

“Ternyata kakek Bimbim adalah mantan Gubernur Jakarta. Ini jadi masukan bagi kita semua bahwa keluarga beliau merupakan bagian dari sejarah pemerintahan DKI Jakarta,” ujar Rano.
Rano Karno juga mengenang pertemuannya dengan Bunda Iffet lebih dari lima tahun lalu saat dirinya masih menjabat Gubernur Banten, dalam sebuah acara sosialisasi bahaya narkoba.

Baca juga :  Pandji Pragiwaksono Jalani Ritual Adat Minta Maaf pada Leluhur Toraja Hari Ini

Di tengah suasana duka, Rano menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. “Meskipun hari ini hari Minggu, kami tetap bekerja dan hadir untuk masyarakat,” katanya.

Tak lupa, Rano turut mendoakan almarhumah. “Semoga almarhumah diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.”

Sebagai informasi, Bunda Iffet menikah dengan Sidharta Manghoeroedin Soemarno, putra eks-Gubernur Soemarno, pada 8 Januari 1961. Kehidupan dan kiprah Bunda Iffet menjadi bagian penting dalam perjalanan Slank dan perkembangan musik Indonesia. 

Redaksi Energi Juang News

Hizkia Darmayana
Hizkia Darmayanahttps://energijuangnews.com/
Hidup Hanya Sekali, Maka Buatlah Berarti. Pimpinan Redaksi dari EnergiJuangNews.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments