Jakarta, Energi Juang– Ratusan mesin Terminal Parkir Elektronik (TPE) yang tersebar di berbagai titik di Jakarta mengalami kerusakan serius. Kondisi ini memaksa Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk kembali menerapkan sistem parkir manual. Penyebab utama kerusakan ini adalah ketiadaan suku cadang yang diperlukan untuk perbaikan mesin-mesin tersebut.
“Suku cadangnya tidak ada,” ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, saat dikonfirmasi pada Senin (28/4/2025). Ia menjelaskan bahwa banyak mesin TPE yang rusak karena tidak tersedia suku cadang yang dibutuhkan untuk perbaikan.
Syafrin menambahkan bahwa pihaknya telah mengajukan pengadaan suku cadang tersebut. Namun, proses pengadaan memerlukan waktu yang tidak singkat. “Kami sudah mengajukan pengadaan suku cadang, tapi prosesnya memerlukan waktu,” katanya.
Akibat dari kerusakan ini, banyak lokasi parkir yang sebelumnya menggunakan sistem TPE kini kembali menggunakan sistem manual. Hal ini tentunya berdampak pada pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor perparkiran. “Dengan sistem manual, potensi kebocoran pendapatan lebih besar,” ungkap Syafrin.
Ia juga mengakui bahwa sistem manual lebih rentan terhadap praktik pungutan liar. “Kami berupaya semaksimal mungkin untuk mengawasi dan mencegah praktik-praktik tersebut,” tegasnya.
Syafrin berharap agar proses pengadaan suku cadang dapat segera selesai sehingga mesin-mesin TPE yang rusak dapat diperbaiki dan kembali beroperasi. “Kami berharap dalam waktu dekat, mesin-mesin tersebut dapat kembali berfungsi,” ujarnya.
Sementara itu, masyarakat pengguna layanan parkir diimbau untuk tetap mematuhi aturan dan tarif yang berlaku meskipun sistem parkir kembali manual. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap membayar parkir sesuai tarif yang berlaku dan tidak memberikan uang lebih kepada petugas parkir,” kata Syafrin.
Kondisi ini menunjukkan pentingnya perawatan dan pengadaan suku cadang yang memadai untuk mendukung operasional sistem parkir elektronik di Jakarta. Diharapkan, dengan perbaikan yang segera, sistem TPE dapat kembali berfungsi optimal dan mendukung peningkatan PAD dari sektor perparkiran.
Redaksi Energi Juang News



