Jumat, April 17, 2026
spot_img
BerandaInternasionalTak Tinggalkan Anaknya Yang Mati Tertabrak, Seekor Gajah Sentuh Hati Publik

Tak Tinggalkan Anaknya Yang Mati Tertabrak, Seekor Gajah Sentuh Hati Publik

Energi Juang News, Jakarta-Seekor induk gajah di Malaysia menjadi sorotan publik. Sang induk gajah terekam menolak meninggalkan anaknya yang mati tertabrak truk di Jalan Raya Timur-Barat, kawasan Gerik-Jeli, pada Minggu (11/5/2025) dini hari.

Insiden menyedihkan itu terjadi bertepatan dengan peringatan Hari Ibu, sehingga menyentuh hati banyak orang.

Kisah ini mengingatkan publik bahwa kasih sayang seorang ibu tak hanya dimiliki manusia, melainkan juga hewan.

Momen mengharukan ini dibagikan oleh Mohd Arnir Faizal melalui siaran langsung di Facebook. Ia merupakan relawan yang tengah melakukan patroli keselamatan saat menyaksikan langsung peristiwa tersebut.

“Anda dapat melihat kerusakan di bagian depan truk. Namun kerusakan itu terjadi karena induk gajah berulang kali mendorongnya, mencoba menarik anaknya keluar,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat itu anak gajah masih hidup, sehingga induknya terus berupaya menyelamatkan sang anak.

“Dia melakukan apa pun yang dia bisa untuk anaknya,” kata Mohd Arnir, yang menayangkan momen gajah ditabrak truk itu dalam siaran berdurasi 45 menit. Kesedihan yang menyentuh warganet Reaksi publik pun mengalir deras. Sejumlah pengguna media sosial menyampaikan rasa duka dan empati mereka atas peristiwa tersebut.

“Gajah bukanlah hewan biasa. Mereka membawa memori, emosi, dan yang terpenting, cinta,” tulis Amirul Abraham di Facebook.

“Jika kita manusia bersedia mempertaruhkan nyawa kita untuk anak-anak kita, bagaimana mungkin makhluk yang tidak mengenal kebencian bisa melakukan hal yang lebih buruk?” lanjutnya, sebagaimana diberitakan Bernama pada Senin (14/5/2025).

Sementara itu, pengguna X dengan nama Rohirrim menulis, “Inilah makna terdalam dari Hari Ibu hari ini. Hewan juga makhluk Allah, sama layaknya kita untuk mendapatkan cinta dan kasih sayang. Saya berharap pihak berwenang akan melakukan sesuatu untuk ibu gajah yang sedang berduka.”

Baca juga :  Perang Baru Dimulai! AS Resmi Nyatakan Kartel Narkoba sebagai Musuh Negara

Ungkapan duka juga disampaikan oleh Apip Amran. “Pada Hari Ibu ini, seekor ibu gajah di Gerik kehilangan bayinya, terbunuh oleh truk. Tidak ada hadiah yang lebih menyedihkan, hanya doa agar bayinya sekarang beristirahat di tempat yang lebih baik,” tulisnya.

Video viral yang merekam kejadian tersebut memperlihatkan seekor induk gajah yang terus berupaya mendorong truk besar demi mengeluarkan anaknya yang tewas, yang diperkirakan berusia sekitar lima tahun.

Kepala Polisi Gerik, Supt. Zulkifli Mahmood, mengonfirmasi insiden terjadi sekitar pukul 02.50 dini hari di Kilometer 80 Jalan Raya Timur-Barat.

Tim dari Departemen Satwa Liar dan Taman Nasional (Perhilitan) kemudian menenangkan induk gajah tersebut dengan bius. Meski demikian, suasana haru tetap terasa ketika proses evakuasi berlangsung.

“Saya dapat merasakan kesedihan induk gajah tersebut ketika saya membantu menutup matanya dengan kain agar ia tidak dapat melihat apa yang kami lakukan,” ungkap Mohd Amir, seorang relawan yang turut membantu di lokasi.

Menurutnya, induk gajah bahkan sempat melihat kembali lokasi kejadian dari kejauhan, setelah ia dituntun menjauh.

“Pada saat itu, saya tidak dapat menahan diri. Saya menangis tersedu-sedu, benar-benar terpukul,” tuturnya. Air mata dan duka ibu gajah Mohd Amir juga mengungkapkan, sebelumnya, induk gajah terlihat “menangis” sambil terus mencoba membebaskan anaknya dari bawah truk.

Mohd Amir juga mengungkapkan, sebelumnya, induk gajah terlihat “menangis” sambil terus mencoba membebaskan anaknya dari bawah truk.

“Saya dapat mendengar induk gajah menangis dalam kesedihan, dan saya yakin siapa pun yang menontonnya akan terharu hingga menangis,” ucapnya.

Yang paling membekas baginya adalah saat gajah itu meski telah dibius masih menempelkan kepalanya ke sisi truk.

Baca juga :  Tragedi Sekolah di Turki: Siswa Tembak 9 Tewas

“Seolah-olah dia sedang berduka atas kehilangan anaknya. Itu benar-benar menyayat hati,” kenangnya.

Redaksi Energi Juang

Hizkia Darmayana
Hizkia Darmayanahttps://energijuangnews.com/
Hidup Hanya Sekali, Maka Buatlah Berarti. Pimpinan Redaksi dari EnergiJuangNews.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments