Energi Juang News, Jakarta- Bintang basket asal Amerika Serikat (AS) yang bermain di Tangerang Hawks Basketball, terlibat dalam kasus narkoba.
Jarred Dwayne Shaw alias Jarred Shaw, adalah nama bintang basket itu.
Upaya aparat Polresta Bandara Soekarno Hatta menangkap Jarred Shaw membuat netizen Indonesia tercengang.
“Beneran Jarred Shaw ditangkap karena narkoba?” tulis #titirhm.
“Gila! Jarred Shaw ketangkap ganja!” tulis #thonisho.
Aparat Polresta Bandara Soekarno-Hatta menemukan 132 permen ganja di apartemennya di Cisauk pada Rabu (7/5/2025).
Permen ganja tersebut diselundupkan dari Thailand dan dikemas dalam bentuk vitamin untuk menghindari deteksi.
Seperti dilansir dari Indonesian Basketball League, Jarred Shaw lahir pada 29 September 1990, berusia 34 tahun, dengan tinggi 211 cm dan berat 100 kg.
Dia berasal dari Negeri Paman Sam. Selama beberapa tahun terakhir dia bermain di kompetisi basket nasional.
Setelah penangkapan tersebut, tim Tangerang Hawks segera mengambil sikap tegas dengan memutus kontrak Shaw.
“Kami menyesali pelanggaran hukum ini,” kata Manajer tim, Tikky Suwantikno.
Badan Pengurus Pusat (BPP) PERBASI juga turut mengutuk perbuatan Shaw.
Ketua Umum PERBASI, Budisatrio Djiwandono, menegaskan bahwa mereka tidak mentolerir pemakaian narkoba dalam dunia basket Indonesia.
“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum,” katanya.
Wakapolresta Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Joko Sulistiono, mengungkapkan bahwa Shaw menyelundupkan permen ganja tersebut untuk dijual kembali di Indonesia, khususnya ke kalangan pebasket.
“Jika barang diterima, akan dijual di kalangan tertentu,” ujarnya.
Total ada 132 butir permen ganja yang disita dari apartemennya. Shaw kini dijerat dengan Pasal 112 ayat (2) dan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 113 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Dia terancam hukuman penjara seumur hidup atau minimal enam tahun penjara, dengan hukuman maksimal 20 tahun.
Kasus ini mengguncang dunia basket Indonesia dan menambah catatan buruk tentang peredaran narkoba di kalangan atlet.
Redaksi Energi Juang News



