Energi Juang News, Jakarta– Dunia hukum Amerika Serikat kehilangan sosok penting dengan wafatnya Hakim Frank Caprio. Pria yang akrab dijuluki sebagai “hakim paling baik di dunia” ini meninggal dunia pada Rabu (20/8/2025) di usia 88 tahun.
Kabar duka tersebut disampaikan melalui akun resmi Facebook keluarganya. Dalam pernyataan itu disebutkan, Caprio berpulang setelah berjuang lama melawan kanker pankreas. Kehidupannya dikenang sebagai simbol kebaikan, kesabaran, dan ketulusan dalam menegakkan hukum.
“Dicintai karena kerendahan hati serta keyakinannya pada kebaikan orang lain, Hakim Caprio menyentuh jutaan hati lewat pekerjaannya di dalam dan luar ruang sidang,” tulis pihak keluarga.
Mereka menambahkan bahwa kehangatan, humor, dan sifat penyayangnya meninggalkan kesan mendalam. “Ia akan dikenang bukan hanya sebagai hakim terhormat, tetapi juga sosok ayah, kakek, buyut, serta sahabat yang penuh cinta,” lanjut pernyataan tersebut.
Frank Caprio mulai dikenal publik luas lewat acara televisi Caught in Providence. Program tersebut tayang sejak tahun 2000 dan menampilkan momen-momen sidangnya yang sering viral karena sarat nilai kemanusiaan. Tayangan itu bahkan sempat meraih empat nominasi Daytime Emmy.
Banyak cuplikan persidangannya dibagikan di media sosial dan mendapat jutaan penonton. Gaya kepemimpinannya yang penuh empati membuatnya dijuluki sebagai “hakim paling baik di dunia”.
Selain kiprahnya di ruang sidang, Caprio juga menjadi inspirasi karena selalu menekankan pentingnya welas asih. Ia percaya hukum harus ditegakkan tanpa kehilangan sisi kemanusiaan.
Kini, warisan moral dan nilai kebaikan yang ditinggalkan Frank Caprio akan terus hidup di hati masyarakat. Banyak orang berharap semangat belas kasihnya bisa dilanjutkan, sehingga hukum tidak hanya memberi kepastian, tetapi juga rasa keadilan yang manusiawi.
Redaksi Energi Juang News



