Jumat, April 17, 2026
spot_img
BerandaBudayaPacu Jalur 2025 di Tepian Narosa Kuansing Hadirkan Pesona Budaya Mendunia

Pacu Jalur 2025 di Tepian Narosa Kuansing Hadirkan Pesona Budaya Mendunia

Energi Juang News, Jakarta– Festival Pacu Jalur 2025 kembali menghidupkan suasana meriah di Tepian Narosa, Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Ribuan pengunjung tumpah ruah menyaksikan warisan budaya yang kini mendunia.

Tahun ini, perhelatan Pacu Jalur terasa semakin istimewa karena dihadiri langsung oleh pejabat nasional, menteri, hingga Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama istrinya, Selvi Ananda.

Tidak hanya masyarakat Riau, tamu mancanegara pun turut memadati arena Sungai Kuantan. Bahkan, beberapa duta besar negara sahabat ikut menyaksikan perlombaan perahu tradisional yang penuh nilai kebersamaan ini.

Festival Pacu Jalur resmi dibuka oleh Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, pada Rabu (20/8/2025). Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya gotong royong dan diplomasi budaya sebagai kekuatan pariwisata Indonesia.

Wakil Presiden Gibran melakukan flag off tanda dimulainya lomba. Usai memberi aba-aba, Gibran menyapa penonton dari atas perahu yang menyusuri Sungai Kuantan. Warga pun bersorak menyambutnya dengan riuh.

Sejumlah menteri turut hadir, di antaranya Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menpora Dito Ariotedjo, hingga Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi. Kehadiran mereka menambah prestise festival budaya ini.

Para duta besar dari Mozambik, Rwanda, Korea Selatan, Fiji, Angola, hingga perwakilan PBB ikut terpukau menyaksikan perahu panjang berpacu gagah di Sungai Kuantan. Mereka menyebut penyelenggaraan Pacu Jalur sangat rapi dan berkelas internasional.

Tak ketinggalan, YouTuber Malaysia Aisar Khaled ikut serta dalam defile jalur. Penonton bersorak gembira melihatnya ikut mengayuh bersama tim lokal, menambah kehebohan festival.

Selain itu, rapper asal Amerika Serikat, Melly Mike, juga dijadwalkan tampil di penutupan festival. Kehadirannya makin memperkuat citra Pacu Jalur sebagai event budaya yang mendunia.

Sejarah Pacu Jalur sendiri berawal sejak abad ke-17, ketika masyarakat membuat perahu panjang untuk mengangkut hasil bumi dan bepergian antar kampung. Dari sana, lahir tradisi balap jalur yang menjadi simbol kebersamaan.

Baca juga :  Penggiat Kebudayaan Tegaskan Pentingnya Kementerian Kebudayaan

Kini Pacu Jalur berkembang menjadi ikon budaya nasional dan pintu gerbang pariwisata internasional. Viralitasnya di media sosial membuat festival ini semakin dikenal dunia.

Kesuksesan acara tidak terlepas dari pengamanan ketat Polda Riau yang menertibkan penambangan emas ilegal di Sungai Kuantan. Sungai kini kembali jernih, membuat lomba semakin indah disaksikan.

Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, dan Gubernur Riau, Abdul Wahid, memberikan apresiasi besar kepada aparat keamanan. Mereka menyebut Kapolda Riau sebagai pahlawan lingkungan atas upaya membersihkan sungai.

Festival Pacu Jalur 2025 bukan hanya pesta rakyat, tetapi juga menjadi etalase budaya Indonesia di mata dunia. Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, dan eksposur internasional, Pacu Jalur semakin mengakar dan membanggakan bangsa.

Kuansing kini tak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga dipandang sebagai destinasi wisata budaya kelas dunia yang menawarkan pengalaman unik dan penuh makna.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments