Sabtu, April 18, 2026
spot_img
BerandaPolitikGas Air Mata Masuk Kampus Unisba dan Unpas, Rektor Ungkap Kronologi

Gas Air Mata Masuk Kampus Unisba dan Unpas, Rektor Ungkap Kronologi

Energi Juang News, Bandung– Kericuhan pecah pada Senin (1/9/2025) malam di kawasan Tamansari, Bandung. Polisi menembakkan gas air mata hingga asapnya masuk ke area kampus Universitas Islam Bandung (Unisba) dan Universitas Pasundan (Unpas) yang hanya berjarak sekitar 150 meter.

Peristiwa ini memicu kecaman dari LBH Bandung. Dalam pernyataannya, LBH menyebut serangan aparat ke area kampus sebagai pelanggaran serius terhadap kebebasan akademik.

“Kampus adalah ruang intelektual, bukan sasaran militeristik. Menyerang kampus berarti menyerang demokrasi dan hak konstitusional mahasiswa,” tulis LBH Bandung melalui akun Instagram, Selasa (2/9/2025).

Penjelasan Rektor Unisba

Rektor Unisba Prof A Harits Nu’man memberikan klarifikasi terkait situasi tersebut. Ia mengatakan aksi unjuk rasa sebenarnya telah selesai pada pukul 17.00 WIB. Namun, massa lain muncul dan memblokade sejumlah jalan sekitar Tamansari.

“Posko kesehatan kami buka sejak sore untuk menolong korban. Tutup pukul 21.00 WIB. Kerusuhan mulai terjadi sekitar 21.30 WIB, saat gerombolan massa bergerak dari satu titik ke titik lain,” kata Harits dalam konferensi pers di kampusnya.

Menurutnya, massa tersebut memblokir Jalan Trunojoyo, Taman Radio, hingga Tamansari atas dan bawah, tepat di depan Unpas. Kondisi ini kemudian memicu sweeping aparat kepolisian.

“Isu berkembang liar di media sosial seolah aparat menyerang kampus. Padahal bentrokan terjadi di jalan umum yang diblokir massa,” ujarnya.

Kondisi di Unpas

Sementara itu, Kanit Keamanan Kampus Unpas, Rosid, membenarkan ada korban pingsan akibat gas air mata. Ia bahkan mengumpulkan sisa proyektil yang jatuh di area kampus.

“Korban yang masuk ke kampus lebih dari 100 orang. Ada 12 orang yang pingsan. Kami izinkan mereka masuk karena sifatnya kemanusiaan, KSR PMI juga sudah bersiap sejak 30 Agustus,” kata Rosid.

Baca juga :  Indonesia Tak Buka Hubungan Diplomatik Dengan Israel, Ini Kata Muhammadiyah

Ia menambahkan, kampus Unpas sempat menjadi titik kumpul mahasiswa dari berbagai universitas sebelum bergerak ke Gedung DPRD Jawa Barat.

Situasi Masih Memanas

Hingga Selasa pagi, kondisi sekitar Tamansari berangsur pulih. Namun, pernyataan dari pihak kampus dan LBH Bandung menunjukkan kekhawatiran atas penggunaan kekerasan di ruang publik yang berdekatan dengan lingkungan akademik.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments