Kamis, April 16, 2026
spot_img
BerandaBerita NasionalBGN Buka Suara Soal 5.000 Dapur MBG ‘Fiktif’, Benarkah Ada Jual Beli...

BGN Buka Suara Soal 5.000 Dapur MBG ‘Fiktif’, Benarkah Ada Jual Beli Titik?

Energi Juang News, Jakarta– Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya menanggapi isu 5.000 dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut fiktif. Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang, menjelaskan perubahan mekanisme pendaftaran dapur yang memicu isu ini.

Menurut Nanik, dulu prosesnya dimulai dengan membangun dapur terlebih dahulu lalu mendaftar. Namun kini aturan diubah, pendaftaran dilakukan terlebih dahulu baru pembangunan dapur setelah disetujui.

“Ini bukan fiktif. Perubahannya terjadi sekitar tiga bulan lalu. Jadi orang mendaftar dulu,” jelas Nanik saat dihubungi, Jumat (19/9/2025).

Setelah mendaftar, pendaftar mendapatkan nomor ID yang otomatis menjadi titik dapur di portal BGN. Bahkan Nanik mencatat ada lebih dari 100 ribu pendaftar meski target operasional hanya 30 ribu dapur.

Antrean Pendaftar, Nomor ID, dan Isu Jual Beli Titik Dapur MBG

“Banyak yang daftar hanya untuk dapat ID. Ada yang berjaga sampai tengah malam,” katanya.

Nanik mengungkap beberapa pendaftar bahkan memperjualbelikan nomor ID kepada pihak yang ingin membangun dapur. Hal inilah yang membuat daftar titik dapur seolah-olah fiktif.

“Kalau disebut fiktif kan berarti sudah keluar dana tapi tak dibangun. Ini belum,” tegasnya.

Baca juga : MBG Tak Boleh Jadi Bancakan Anggota Dewan

BGN kini menutup pendaftaran baru dan memulai verifikasi ketat. Ada 14 ribu pendaftar yang dicek pada tahap awal.

“Yang tidak menunjukkan tanda-tanda membangun akan langsung kami hapus,” ujarnya.

Proses verifikasi mencakup pengecekan foto bangunan hingga inspeksi lapangan oleh kepala SPPT di daerah. Jika semua lolos, barulah dana dialokasikan melalui virtual account resmi dari Kementerian Keuangan.

“Korupsi tidak mungkin terjadi. Dana baru keluar setelah mitra benar-benar aktif,” tambahnya.

Skema Verifikasi Ketat BGN sebelum Dana MBG Dicairkan

Sebelumnya, anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, mengungkap dugaan penjualan titik dapur MBG. Temuan ini disampaikan dalam rapat bersama BGN, Senin (15/9/2025).

Baca juga :  Megawati Minta Airin Nihilkan Stunting Jika Pimpin Banten

Nurhadi menyebut ada oknum yang menjual titik dapur di lapangan dan meminta perbaikan sistem verifikasi.

“Buktinya, BGN menemukan sekitar 5.000 titik yang terindikasi fiktif,” kata Nurhadi.

Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments