Sabtu, Mei 30, 2026
spot_img
BerandaEkonomi & BisnisPLTN untuk Siapa? Walhi Peringatkan Ancaman Nyata bagi Rakyat Kalbar

PLTN untuk Siapa? Walhi Peringatkan Ancaman Nyata bagi Rakyat Kalbar

Energi Juang News, Jakarta– Isu pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) kembali mengemuka. Walhi Kalimantan Barat (Kalbar) menilai wacana tersebut justru menghadirkan ancaman besar bagi rakyat.

Dalam program Mozaik Indonesia Green Radio RRI Pro 1 Pontianak, Minggu (21/9/2025), Indra Syahnanda dari Divisi Kajian dan Kampanye Walhi Kalbar menyampaikan penolakan keras. Menurutnya, proyek PLTN tidak hanya berbicara soal energi, melainkan menyangkut keselamatan hidup masyarakat.

“Risikonya sangat besar. Bila terjadi kebocoran, dampak pertama dirasakan rakyat kecil,” ungkap Indra. Ia menegaskan, kelompok masyarakat yang bergantung pada alam akan paling rentan terkena dampak.

Sektor pertanian, perikanan, hingga pariwisata disebut sebagai bidang yang paling terancam. Ketika laut, sungai, dan tanah tercemar, maka keberlangsungan hidup warga akan terganggu.

Indra juga menyoroti ketiadaan kajian lingkungan yang transparan. Kalbar, lanjutnya, merupakan wilayah yang rentan banjir dan gempa. Bila PLTN dipaksakan, risiko bencana bisa semakin fatal.

“Bagaimana pemerintah menjamin keamanan jangka panjang jika kondisi alam rawan?” katanya menegaskan.

Tak hanya persoalan teknis, Walhi menilai pemerintah abai melibatkan masyarakat. Padahal, warga sekitar mestinya menjadi pihak utama dalam pengambilan keputusan pembangunan.

“Masyarakat tidak boleh sekadar dijadikan objek proyek,” tambah Indra. Ia menekankan pentingnya keterbukaan informasi publik.

Sebagai jalan keluar, Walhi mendorong pengembangan energi terbarukan. Energi surya, angin, dan biomassa dipandang lebih aman serta sesuai dengan potensi besar Kalbar.

“Kalau soal sumber daya, kita punya modal sangat besar. Yang dibutuhkan hanyalah kemauan politik yang serius,” ucapnya.

Melalui siaran radio itu, Walhi mendesak pemerintah menghentikan rencana PLTN. Mereka menekankan agar fokus diarahkan pada energi berkelanjutan yang lebih ramah lingkungan.

“Keselamatan rakyat jauh lebih penting daripada proyek berisiko tinggi,” pungkas Indra.

Baca juga :  Pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia Dikritisi NGO

Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments