Minggu, Mei 10, 2026
spot_img
BerandaPolitikAncam Keselamatan Anak, MBG Harus Dihentikan

Ancam Keselamatan Anak, MBG Harus Dihentikan

Energi Juang News, Jakarta– Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut Koordinator Program dan Advokasi JPPI, Ari Hardianto, program yang berjalan sembilan bulan itu tidak hanya menghadapi hambatan teknis, tetapi sudah menunjukkan kegagalan sistemik yang membahayakan anak-anak sekolah.

Dalam rapat dengar pendapat di Komisi IX DPR RI, Ari menyampaikan rekomendasi langsung agar Presiden menutup program MBG. “Ini bukan lagi sekadar masalah teknis di lapangan, melainkan kerusakan sistem tata kelola di Badan Gizi Nasional (BGN),” tegasnya.

Hentikan Program, Lakukan Evaluasi Total

JPPI menilai pemerintah tidak bisa terus memaksakan MBG. Ari meminta penghentian segera dan evaluasi total atas tata kelola BGN. Ia menegaskan, Presiden bertanggung jawab langsung memastikan keselamatan anak berada di atas kepentingan politik.

Anak Bukan Target Politik

Menurut Ari, MBG justru mengabaikan kebutuhan spesifik anak di tiap daerah. Pemberlakuan program seragam dinilai berisiko, bahkan berpotensi menimbulkan kasus keracunan. “Keselamatan anak harus diutamakan, jangan dikorbankan demi target politik,” ujarnya.

Laporan tenaga medis juga menguatkan kritik tersebut. MBG dianggap tidak mendukung tumbuh kembang anak dan justru membebani guru maupun orang tua.

Anggaran Pendidikan Jangan Dijarah

JPPI juga menolak keras penggunaan dana pendidikan untuk membiayai MBG. Menurut Ari, anggaran pendidikan semestinya digunakan untuk membangun infrastruktur sekolah, meningkatkan kesejahteraan guru, dan membantu anak putus sekolah. “Jangan habiskan dana pendidikan untuk sekadar makan-makan,” katanya.

Meski kritik tajam terus berdatangan, pemerintah justru berencana memperluas program MBG. JPPI pun menutup rekomendasinya dengan permintaan tegas agar DPR menyampaikan aspirasi ini langsung ke Presiden.

“Program ini harus dihentikan sekarang juga. Evaluasi total sistem MBG adalah langkah mutlak,” pungkas Ari.

Baca juga :  Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Lamongan, Gus Falah Tekankan Penguatan Nilai Kebangsaan

Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments

High pressure hydraulic lifting equipment pada Dilema Gen Z: Antara Ambisi Jakarta Kota Global dan Realitas PHK Massal
Offshore heavy lifting hydraulic system pada Selat Hormuz Memanas, Iran Balas Serangan AS
Hydraulic jacks exporter from India pada Sampah MBG di Bandung Diperkirakan Capai 60 Ton