Jumat, Mei 1, 2026
spot_img
BerandaInternasionalPemerintah AS Resmi Shutdown, Ratusan Ribu Pegawai Federal Terancam

Pemerintah AS Resmi Shutdown, Ratusan Ribu Pegawai Federal Terancam

Energi Juang News, Washington D.C.– Amerika Serikat resmi mengalami shutdown setelah Senat gagal mencapai kesepakatan terkait anggaran tahunan pada Selasa (30/9/2025) malam.

Pemungutan suara berakhir 55-45, tidak mencapai 60 suara minimum yang dibutuhkan untuk meloloskan rancangan undang-undang pendanaan. Akibatnya, sebagian besar lembaga federal tidak lagi memiliki dasar hukum untuk beroperasi.

Kebuntuan terjadi karena Partai Demokrat bersikeras mempertahankan subsidi layanan kesehatan di bawah program Affordable Care Act (ACA). Sementara Partai Republik menolak, menuntut rancangan anggaran tanpa syarat tambahan.

Situasi makin panas setelah Presiden Donald Trump melontarkan ancaman menjelang pemungutan suara. Ia menegaskan akan menghentikan sejumlah program Demokrat serta memecat banyak pegawai federal jika pemerintah shutdown.

“Kami akan memecat banyak orang,” ujar Trump, dikutip Reuters.

Dampaknya langsung terasa. Lebih dari 150.000 pegawai federal non-esensial dirumahkan tanpa bayaran mulai pekan ini. Sebagian besar hanya menerima pesangon singkat, sementara puluhan ribu lainnya telah kehilangan pekerjaan sepanjang tahun.

Shutdown berarti sebagian besar layanan publik lumpuh. Museum, taman nasional, dan kantor layanan administrasi ditutup. Pegawai esensial seperti aparat kepolisian, militer, hingga tenaga medis tetap bekerja, namun gaji mereka terancam tertunda.

Shutdown pemerintahan federal bukan kali pertama terjadi. Namun, kali ini dinilai paling parah karena terjadi di tengah ketidakpastian ekonomi dan ketegangan politik yang makin tajam.

Tahun fiskal Amerika berakhir setiap 30 September. Tanpa persetujuan anggaran baru, pemerintah tidak memiliki dana legal untuk membiayai operasional. Kondisi ini dinilai merugikan masyarakat luas dan melemahkan kepercayaan terhadap stabilitas politik Amerika Serikat.

Banyak pihak memperingatkan bahwa jika kebuntuan berlanjut, krisis ini bisa berdampak ke pasar global. Ketidakpastian fiskal AS sering kali memengaruhi nilai dolar, pasar saham, hingga aliran investasi internasional.

Baca juga :  Amerika Serikat Kirim Kapal Perang Dekat Venezuela, Maduro Bereaksi Keras

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments