Jumat, Mei 1, 2026
spot_img
BerandaHukumSatu Bulan Tewasnya Affan: Adili Dalang Kerusuhan!

Satu Bulan Tewasnya Affan: Adili Dalang Kerusuhan!

Energi Juang News, Jakarta– Peringatan satu bulan wafatnya Affan Kurniawan menjadi momen penting bagi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindakan Kekerasan (Kontras) untuk menyuarakan empat tuntutan besar. Aksi ini digelar di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta, Selasa (30/9/2025), dengan menegaskan bahwa kasus kematian warga sipil dalam demonstrasi Agustus lalu tidak boleh dibiarkan begitu saja.

Koordinator Kontras, Dimas Arya Bagus Saputra, mengatakan tuntutan pertama adalah mendesak aparat segera menangkap dan mengadili pelaku pembunuhan terhadap Affan Kurniawan dan sembilan korban sipil lain yang tewas dalam “Agustus Kelabu” 25–31 Agustus 2025.

“Hukum pelaku pembunuhan Affan dan aparat yang terlibat. Negara harus bertanggung jawab atas 10 nyawa yang hilang dalam aksi itu,” tegas Dimas.

Tuntutan kedua adalah menyeret aktor intelektual yang diduga berada di balik penjarahan dan kerusuhan. Menurut Dimas, aksi yang digelar masyarakat sejatinya berlangsung damai, namun berubah ricuh akibat pihak-pihak yang menunggangi gerakan tersebut.

“Demonstrasi itu damai. Peserta aksi tidak berniat merusak fasilitas publik. Kepolisian wajib mengungkap siapa yang sebenarnya mengacaukan aksi,” ujarnya.

Tuntutan ketiga adalah pembebasan semua peserta aksi yang kini ditahan. Dimas menilai mereka dikriminalisasi dan dijerat pasal politik. “Mereka bukan pelaku kejahatan, tapi korban kriminalisasi. Menyampaikan pendapat di muka umum adalah hak konstitusional,” katanya.

Selain itu, Kontras juga menyoroti masih adanya peserta aksi yang hilang tanpa kabar, termasuk Reno Syahputradewo. Polisi diminta segera memberikan informasi transparan terkait keberadaan mereka kepada keluarga korban.

Tuntutan keempat menyinggung kebijakan publik yang dinilai gagal berpihak pada rakyat. Kontras mendesak pemerintah membenahi ketimpangan ekonomi yang masih membelit masyarakat, termasuk sulitnya akses pekerjaan dan tingginya beban pajak di berbagai daerah.

Baca juga :  Perwira di Rantis Pelindas Affan Dipecat

“Negara harus membenahi kebijakan ekonomi yang menekan rakyat kecil. Ketidakadilan struktural inilah yang melahirkan keresahan sosial,” pungkas Dimas.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments