Energi Juang News, Jakarta– Pemuda Parlemen Indonesia (PPI) resmi membuka ruang kolaborasi dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dalam rangka mengawal aspirasi generasi muda dari daerah hingga tingkat nasional. Sinergi ini menjadi bagian penting menjelang Konferensi Pemuda Parlemen Indonesia 2025 yang akan digelar di Gedung DPR/MPR RI pada Oktober mendatang.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat, hadir Ir. Dwi Larso, MSIE., Ph.D., Direktur LPDP, serta Khaeria Ulfarani Rahman, Founder PPI. Keduanya menekankan pentingnya dukungan LPDP dalam memperkuat kapasitas pemuda Indonesia, terutama mereka yang aktif dalam ruang aspirasi politik, pendidikan, dan pembangunan daerah.
Esteria Tamba, peserta PPI 2023 yang juga menjadi panitia Konferensi PPI 2025, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah langkah maju bagi gerakan pemuda.
“Sinergi dengan LPDP menjadi bukti bahwa PPI tidak hanya berdiri sebagai wadah simbolis, tetapi juga sebagai penggerak nyata dalam mengawal aspirasi dari daerah. Konferensi nanti adalah momentum penting, dan kami bangga karena Bapak Dwi Larso akan hadir langsung untuk memberi dukungan,” ujarnya.
Konferensi PPI 2025 di DPR/MPR RI diharapkan melahirkan rekomendasi kebijakan strategis dari pemuda untuk pemerintah, sekaligus memperkuat peran PPI sebagai jembatan antara generasi muda, parlemen, dan lembaga negara.
Dengan kolaborasi ini, Pemuda Parlemen Indonesia menegaskan komitmennya: pemuda bukan sekadar penerus, tetapi mitra sejajar dalam membangun bangsa.
Redaksi Energi Juang News



