Energi Juang News, Surabaya – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Jeruk, Lakarsantri, Surabaya. Truk menabrak motor penjual lontong balap asal Mantup, Lamongan. Sopir truk, berinisial As (53), warga Driyorejo Gresik, langsung melarikan diri usai insiden. Ia mengaku tak punya SIM dan panik karena takut dihajar massa.
Setelah menabrak motor hingga korban meninggal dunia, As membawa truk ke gudang perusahaan. Bersama pengurus perusahaan, ia baru melapor ke Unit Laka Dukuh Pakis. Polisi mengungkap, korban bernama Ghuwan Sahudi Mubin (45) sedang memperbaiki muatan dagangannya di tengah jalan, motor oleng ke kanan lalu jatuh dan tersambar truk di sampingnya.
Baca juga : Pemotor Surabaya Tewas Tabrak Fuso di Cerme Gresik
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya, Iptu Suryadi, mengatakan status sopir truk masih saksi dan penyidik terus mencari tambahan saksi baru. Dari hasil penyelidikan awal, As tidak punya SIM dan mengemudikan truk tanpa surat resmi. Faktor kelalaian dan panik diduga kuat jadi alasan kaburnya sopir.
Kejadian ini mengundang perhatian warga. Banyak pihak mendesak aparat menindak tegas sopir ugal-ugalan dan perketat pengawasan kendaraan niaga besar. Selain korban jiwa, kasus ini menjadi peringatan keras bagi semua sopir untuk patuh aturan lalu lintas. Polisi mengingatkan agar pengemudi truk atau angkutan besar tidak lalai membawa kelengkapan surat dan tetap konsentrasi apapun situasi di jalan.
Redaksi Energi Juang News



