Energi Juang News, Jakarta- Jakarta mengalami kondisi lalu lintas yang sangat ketat akhir pekan ini akibat kunjungan resmi Raja Abdullah II dari Yordania. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar operasi pengamanan luar biasa pada Jumat 14 November dan Sabtu 15 November 2025. Rencana penutupan mencakup delapan jalan strategis dengan jadwal berbeda untuk kedua hari, mulai dari pukul 16.00 WIB Jumat dan 10.30 WIB Sabtu.
Pengaturan lalu lintas ketat ini merupakan upaya Kepolisian untuk menjamin keselamatan tamu negara sekaligus memfasilitasi mobilitas rombongan kenegaraan. Pihak Kepolisian merilis informasi penutupan jalan melalui saluran media sosial resmi Traffic Management Center Polda Metro Jaya. Warga Jakarta disarankan untuk mempersiapkan rute alternatif dan mengurangi perjalanan jika memungkinkan.
Delapan ruas jalan yang menutup sementara mencakup sejumlah arteri jalan utama di Jakarta. Ruas tersebut adalah Jalan Gatot Subroto, Jalan Sudirman, Jalan M.H. Thamrin, Jalan Merdeka Barat, Jalan H.R. Rasuna Said, Jalan H.O.S. Cokroaminoto, Jalan Raya Pondok Gede, dan Jalan Mayjen Sutoyo. Semua jalan tersebut merupakan koridor utama yang menghubungkan pusat kota dengan berbagai kawasan strategis.
Gambar keadaan lalu lintas bakal berubah signifikan menyesuaikan perkembangan di lapangan. Masyarakat diingatkan untuk terus memantau update informasi dari akun resmi TMC Polda Metro Jaya guna mengetahui perkembangan terkini tentang rekayasa lalu lintas. Petugas Dirlantas akan berada di lapangan untuk mengarahkan dan memastikan kelancaran mobilitas kendaraan di sekitar area yang terdampak.
Kepatuhan terhadap instruksi petugas menjadi kunci utama untuk meminimalkan kemacetan dan mencegah insiden di jalanan. Masyarakat diharapkan menunjukkan kebersamaan dan kesadaran tinggi selama berlangsungnya kunjungan kenegaraan ini. Setelah penutupan berakhir, semua ruas jalan akan kembali berfungsi normal sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Redaksi Energi Juang News



