Rabu, Maret 11, 2026
spot_img
BerandaInternasionalAustralia Berkabung, Bendera Dikibarkan Setengah Tiang Usai Tragedi Bondi Beach

Australia Berkabung, Bendera Dikibarkan Setengah Tiang Usai Tragedi Bondi Beach

Energi Juang News, Jakarta – Pemerintah Australia mengumumkan hari berkabung nasional usai penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney, yang menewaskan 11 orang dan melukai puluhan lainnya. Bendera di seluruh negeri akan dikibarkan setengah tiang sebagai bentuk penghormatan dan duka mendalam bagi para korban.​

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menegaskan keputusan pengibaran bendera setengah tiang diambil untuk mengenang korban tewas, para penyintas, dan keluarga yang terdampak tragedi tersebut. Bendera akan dikibarkan setengah tiang di seluruh negeri hari ini sebagai penghormatan kepada semua korban tewas dan semua yang terluka,” kata Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, Senin (15/12/2025).​

Penembakan terjadi di Pantai Bondi, Sydney, pada Minggu (14/12) waktu setempat saat berlangsung sebuah acara yang dihadiri komunitas Yahudi untuk merayakan festival Hanukkah. Sedikitnya 11 orang dinyatakan tewas, sementara 29 orang lainnya mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif.​

Polisi Australia menyebut insiden ini sebagai serangan teroris yang menargetkan warga Yahudi Australia pada hari pertama Hanukkah. Pihak kepolisian menjelaskan dua pria bersenjata melepaskan tembakan ke arah kerumunan sebelum akhirnya dilumpuhkan aparat dan warga di sekitar lokasi.​

Ini adalah serangan yang ditargetkan terhadap warga Yahudi Australia pada hari pertama Hanukkah, yang seharusnya menjadi hari sukacita, perayaan iman — sebuah tindakan jahat, antisemitisme, terorisme yang telah menyerang jantung bangsa kita,” ujar Albanese. Ia menegaskan bahwa serangan terhadap warga Yahudi Australia adalah serangan terhadap seluruh bangsa Australia.​

Albanese juga memuji keberanian warga yang ikut membantu menghentikan aksi pelaku di tengah kepanikan massa. Ia menyebut warga yang berhasil melumpuhkan salah satu penyerang sebagai pahlawan karena bertindak cepat sebelum situasi menjadi lebih parah.​

Dalam pernyataan terpisah, pihak kepolisian New South Wales menyebut salah satu terduga pelaku tewas dalam insiden tersebut. Sementara pelaku kedua dilaporkan dalam kondisi kritis dan masih menjalani perawatan di rumah sakit dengan penjagaan ketat aparat keamanan.​

Polisi juga menetapkan penembakan itu sebagai “insiden teroris” dan memperluas penyelidikan ke sejumlah lokasi di sekitar Bondi. Petugas menemukan dugaan perangkat peledak rakitan di sebuah kendaraan yang diparkir dekat pantai dan diduga terkait dengan salah satu tersangka.​

Wilayah di sekitar Pantai Bondi sempat ditutup dan dijaga ketat setelah suara tembakan dan sirene memicu kepanikan pengunjung. Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan orang-orang berlarian menyelamatkan diri di tengah suara tembakan dan teriakan.​

Otoritas Australia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta mengikuti instruksi resmi dari kepolisian dan pemerintah. Mereka juga meminta publik untuk tidak menyebarkan spekulasi yang dapat memperkeruh situasi dan mengganggu proses penyelidikan.​

Sebagai bagian dari penghormatan nasional, kantor-kantor pemerintah federal diinstruksikan mengibarkan bendera setengah tiang pada Senin (15/12/2025). Pemerintah daerah, lembaga publik, serta masyarakat luas juga dipersilakan mengikuti langkah ini sebagai simbol solidaritas terhadap para korban.​

Pemerintah menegaskan Australia tidak akan membiarkan aksi kebencian dan kekerasan merusak persatuan nasional. Albanese menekankan bahwa negaranya akan berdiri bersama komunitas Yahudi dan seluruh warga yang menjadi target intoleransi dan teror.​

Penembakan di Pantai Bondi ini menjadi salah satu serangan paling mematikan di Australia dalam beberapa tahun terakhir. Insiden tersebut mengguncang publik karena terjadi di salah satu ikon wisata paling terkenal dan saat momentum perayaan keagamaan.​

Warga yang selamat dari insiden itu masih menjalani pemulihan fisik maupun psikologis, sementara layanan konseling dibuka bagi keluarga korban dan saksi. Pemerintah daerah setempat juga menyiapkan dukungan jangka panjang bagi komunitas yang terdampak.​

Aparat masih mendalami motif kedua pelaku, termasuk kemungkinan jaringan yang terkait dengan mereka. Polisi bekerja sama dengan lembaga keamanan nasional untuk menelusuri jejak digital, latar belakang, serta dugaan radikalisasi para pelaku.​

Hingga kini, belum ada laporan adanya warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam penembakan di Pantai Bondi. Pemerintah Indonesia melalui perwakilan di Australia terus memantau perkembangan kasus dan berkoordinasi dengan otoritas setempat.​

Tragedi di Pantai Bondi menjadi pengingat bahwa ancaman teror dapat muncul kapan saja, bahkan di ruang publik yang selama ini identik dengan rekreasi dan wisata. Australia berkomitmen memperkuat keamanan sekaligus menjaga agar kebebasan dan keberagaman tetap terlindungi.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments