Sabtu, Maret 14, 2026
spot_img
BerandaHiburanDugaan Gas Tawa di Balik Kematian Lula Lahfah Bikin Heboh

Dugaan Gas Tawa di Balik Kematian Lula Lahfah Bikin Heboh

Energi Juang News, Jakarta- Selebgram Lula Lahfah dikabarkan meninggal dunia di usia muda pada Jumat, 23 Januari 2026. Kabar kepergiannya membuat warganet geger, terutama setelah muncul dugaan penyebab kematian yang menyeret nama “gas tawa” atau nitrous oxide. Polisi kini turun tangan untuk mencari kejelasan di balik kasus yang ramai diperbincangkan ini.

Polisi Tunggu Autopsi Jenazah

Hingga kini, belum ada kepastian mengenai penyebab kematian influencer berusia 26 tahun itu. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan bahwa autopsi menjadi langkah penting untuk menghentikan spekulasi publik.
“Harus dilakukan autopsi untuk memastikan (penyebab kematian Lula),” ujar Budi pada Jumat (24/1).

Baca juga : Misteri Kematian Lula Lahfah

Lula ditemukan tak bernyawa di unit Apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan, sekitar pukul 18.44 WIB. Petugas keamanan yang menemukannya segera melapor ke pihak berwenang. Tim Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan berkoordinasi dengan keluarga korban.

Rumor Soal “Whip Pink”

Isu liar di media sosial menyebutkan dugaan overdosis dari produk bernama Whip Pink. Produk ini sejatinya digunakan dalam dunia kuliner untuk membuat whipped cream. Alat tersebut menggunakan gas nitrous oxide (N₂O) agar krim lebih lembut dan kaku saat disajikan.

Produk Whip Pink, menurut keterangan resminya, dibuat untuk kebutuhan dapur profesional. Namun, penyalahgunaan gas N₂O untuk tujuan nonmedis bisa menimbulkan efek berbahaya.

Bahaya Gas Tawa Jika Disalahgunakan

Melansir laman Alcohol and Drug Foundation, nitrous oxide adalah gas anestesi yang digunakan di bidang medis dan industri. Saat disalahgunakan, biasanya melalui kartrid kecil yang dikenal sebagai “whippets”, gas ini dihirup untuk menciptakan efek euforia atau sensasi melayang sesaat.

Namun, efek jangka pendek ini menyimpan risiko besar. Penyalahgunaan gas tawa bisa menyebabkan tekanan darah turun drastis, kehilangan kesadaran mendadak, gangguan jantung, hingga hipoksia kondisi di mana tubuh kekurangan oksigen yang berpotensi mematikan.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments