Sabtu, Maret 14, 2026
spot_img
BerandaHukumEmpat Istri Korban Penipuan Kerja di Kamboja Laporkan Kasus

Empat Istri Korban Penipuan Kerja di Kamboja Laporkan Kasus

Energi Juang News, Bengkulu– Empat istri warga Bengkulu yang menjadi korban penipuan kerja di luar negeri resmi melapor ke Polda Bengkulu, Kamis (5/2/2026). Didampingi penasihat hukum mereka, Dede Frastein, para istri korban menyerahkan laporan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum).

“Ia, kami mendampingi para istri yang suaminya dijanjikan pekerjaan di Vietnam sebagai marketing elektronik, namun justru dibawa ke Kamboja dan dipaksa menjadi scammer. Laporan resmi sudah kami buat, dan pihak penyidik telah meminta keterangan dari para pelapor,” ujar Dede Frastein, Kamis (5/2/2026).

Apresiasi untuk Respons Cepat Polisi

Dede menilai langkah cepat penyidik Ditreskrimum patut diapresiasi. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada berbagai pihak, termasuk Pemprov Bengkulu, DPRD, dan Baznas, yang tetap berupaya memulangkan para korban yang kini masih berada di Kamboja.

Baca juga : Thailand Vs Kamboja Memanas, KBRI Minta WNI di Poipet Mengungsi ke Zona Aman

“Kami sangat berterima kasih pada semua pihak yang terus berupaya membantu pemulangan para suami yang masih di KBRI Phnom Penh, Kamboja,” jelas Dede.

Akan Kawal Proses Hingga Tuntas

Menurut Dede, pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga para korban benar-benar memperoleh keadilan. “Kami tidak akan berhenti sampai hak-hak korban dipenuhi,” tegasnya.

Korban Alami Kekerasan dan Eksploitasi

Sebelumnya, empat warga Bengkulu diketahui mengalami kekerasan selama bekerja sebagai scammer untuk jaringan judi online di Kamboja. Mereka kerap disetrum, dipaksa bekerja tanpa makan cukup, hingga akhirnya melarikan diri ke KBRI di Phnom Penh.

Empat korban tersebut adalah Ardi, Deni Febriansyah, Imron, dan Engga. Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama DPRD dan Baznas kini tengah mengupayakan pemulangan mereka agar segera kembali ke tanah air.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments