Selasa, Maret 17, 2026
spot_img
BerandaInternasionalThailand Vs Kamboja Memanas, KBRI Minta WNI di Poipet Mengungsi ke Zona...

Thailand Vs Kamboja Memanas, KBRI Minta WNI di Poipet Mengungsi ke Zona Aman

Energi Juang News, Phnom Penh– Bentrok bersenjata di perbatasan Thailand–Kamboja kembali memanas dan memicu kekhawatiran atas keselamatan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di sekitar zona konflik, termasuk di kota Poipet, Provinsi Banteay Meanchey. Rabu (10/12/2025), Kedutaan Besar RI (KBRI) Phnom Penh mengimbau WNI di Poipet untuk segera berpindah sementara ke daerah yang dinilai lebih aman meski kota tersebut belum dikategorikan sebagai wilayah konflik langsung.

Imbauan KBRI Phnom Penh untuk WNI di Poipet

Melalui unggahan di Instagram resminya, KBRI menjelaskan bahwa otoritas setempat tetap memantau situasi di perbatasan Thailand–Kamboja dan menekankan pentingnya langkah antisipatif untuk menghindari perluasan bentrok ke kawasan permukiman. KBRI meminta seluruh WNI menaati arahan dan rekomendasi pemerintah Kamboja, membatasi aktivitas di sekitar perbatasan, serta terus mengikuti informasi resmi dari otoritas keamanan dan kanal pemerintah terkait.

WNI juga diarahkan melakukan lapor diri melalui portal peduli WNI agar komunikasi dan penyaluran bantuan dari KBRI dapat dilakukan lebih cepat apabila situasi memburuk. Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan bahwa hingga Rabu (10/12/2025) belum ada laporan WNI yang menjadi korban langsung akibat bentrokan yang terjadi di sepanjang perbatasan Thailand–Kamboja.

Eskalasi Konflik Thailand–Kamboja dan Dampaknya bagi Warga Sipil

Meski demikian, otoritas Indonesia menegaskan akan terus memantau perkembangan dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk memastikan perlindungan terhadap WNI, termasuk opsi evakuasi bila eskalasi konflik berlanjut. Laporan media internasional menunjukkan pertempuran terbaru di kawasan sengketa tersebut telah menewaskan sejumlah warga sipil dan personel militer dari kedua negara serta memaksa puluhan ribu orang mengungsi dari wilayah perbatasan.

Baca juga : Empat Istri Korban Penipuan Kerja di Kamboja Laporkan Kasus

Serangan artileri dan serangan udara yang dilancarkan Thailand pada awal pekan ini memicu saling tuding antara Bangkok dan Phnom Penh mengenai pihak yang memulai bentrokan baru, sementara Kamboja mengklaim pasukannya tidak membalas serangan. Dalam situasi yang tidak menentu ini, WNI yang masih berada di daerah terdampak diminta meningkatkan kewaspadaan, menyiapkan dokumen penting, dan segera menghubungi hotline KBRI Phnom Penh jika membutuhkan bantuan darurat.​

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments