Minggu, Maret 8, 2026
spot_img
BerandaHukumBanser Geruduk Polres Tangerang

Banser Geruduk Polres Tangerang

Energi Juang News, Tangerang— Ribuan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) bakal mendatangi Mapolres Metro Tangerang Kota, Sabtu (7/2/2026) siang. Aksi besar ini merupakan bentuk protes atas dugaan penganiayaan kader Banser oleh penceramah Bahar bin Smith pada (21/9/2025).

Aksi Massa GP Ansor Mencari Keadilan

Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kota Tangerang, Midyani, menjelaskan bahwa sekitar dua ribu anggota Banser akan mengikuti apel dan doa bersama bertajuk “Mencari Keadilan di Polres Kota Tangerang.”
“Tujuan kami sederhana, menuntut keadilan bagi kader yang menjadi korban. Kami akan berkumpul di depan Mapolres pukul 13.00 WIB,” ujarnya, Sabtu (7/2/2026).

Ia menambahkan, ribuan peserta aksi tak hanya datang dari Tangerang, melainkan juga dari berbagai daerah lain seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dukungan penuh juga datang dari pengurus pusat GP Ansor dan Korps Nasional Banser.
“Aksi ini instruksi langsung dari pimpinan pusat. Sekjen PP GP Ansor, Rifqi Al Mubarok, juga akan memimpin massa di lapangan,” ujar Midyani.

Aksi Langka dalam Sejarah GP Ansor

Midyani menilai gerakan turun ke jalan ini merupakan peristiwa yang jarang terjadi. Selama berdiri sejak 24 April 1934, GP Ansor hampir tidak pernah menggelar aksi massa.
“Sejak berdiri hampir 90 tahun, kami tak pernah bikin onar atau rusuh. Aksi kali ini semata menolak kekerasan terhadap kader kami,” tegasnya.

GP Ansor menegaskan bahwa mereka tetap menghormati proses hukum. Namun, mereka meminta kepolisian bertindak tegas mengingat jumlah pelaku yang disebut lebih dari sepuluh orang.
“Kami hanya ingin Kapolres tidak ragu menangani kasus ini. Keadilan adalah tuntutan kami,” tambah Midyani.

Kasus Dugaan Penganiayaan oleh Bahar bin Smith

Sebelumnya, Polres Metro Tangerang Kota telah menetapkan Bahar bin Smith sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Banser bernama Rida. Peristiwa itu terjadi setelah Bahar menjadi penceramah di acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Cipondoh, Tangerang (21/9/2025).

Menurut keterangan saksi, Rida datang untuk mendengarkan ceramah, namun justru mengalami kekerasan.
“Waktu korban mendekat ingin menyalami Bahar, dia justru dipiting pengawal dan dipukul di depan panggung. Setelah itu dibawa ke rumah salah satu pelaku dan dianiaya lagi di sana,” kata Midyani.

Rida disebut mengalami penganiayaan selama beberapa jam, dari sekitar 00.30 WIB hingga 03.00 dini hari. Selain luka fisik, ponselnya juga hilang dan diduga diambil oleh pelaku.
“Total ada tiga tersangka plus Bahar. Dia baru resmi ditetapkan sebagai tersangka pada (30/1/2026),” jelas Midyani.

Bahar Tidak Hadir dalam Pemanggilan Pertama

Polres Metro Tangerang Kota sebelumnya telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Bahar bin Smith pada Rabu (4/2/2026), tetapi ia tidak hadir. Polisi kini menyiapkan pemanggilan kedua untuk memastikan proses hukum berjalan.
Sementara itu, GP Ansor menegaskan akan terus mengawal kasus ini sampai selesai.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments