Energi Juang News, Jakarta-Ketua Umum Aliansi Budaya Rakyat, Minaria Christyn, menanggapi agresi Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran baru-baru ini, yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Respons Minaria Christyn atas Agresi AS dan Israel ke Iran
Bagi Minar, sapaan akrabnya, Iran bukanlah sekadar titik di peta, melainkan api Persia yang tak kunjung padam.
” Iran bukan Arab, Iran adalah pewaris peradaban yang menolak tunduk pada titah Amerika,” ujarnya di akun media sosialnya, baru-baru ini.
Baca juga : Iran Lepaskan 40 Rudal ke Target AS-Israel
Menurut Minar, wafatnya Ayatollah Ali Khamenei adalah bukti bahwa raga boleh tiada, namun kedaulatan tetap dipertahankan.
Minar menegaskan, kedaulatan Iran tidak akan pernah sudi menjadi kaki tangan penjajah.
“Iran berdiri di atas sejarah yang teguh: Merdeka, Berdikari, dan Selamanya Persia! Mereka adalah Putra-Putri Husein Bin Ali, pewaris keberanian Karbala di tanah Persia,” pungkasnya.
Sebelumnya, Amerika Serikat dan sekutu kesayangannya, Israel, menggempur Iran pada Sabtu (28/2) ketika negosiasi nuklir masih berlangsung.
Organisasi kemanusiaan Bulan Sabit Merah Iran melaporkan serangan kedua negara itu menyasar 20 dari 31 provinsi di Iran. Akibat serangan tersebut, pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Menteri Pertahanan Iran Amir Hatami, Komandan Angkatan Bersenjata Korps Iran (IRGC) Mohammed Pakpour serta ratusan warga sipil Iran gugur.
Redaksi Energi Juang News



