Energi Juang News, Jakarta- Aksi dukungan terhadap penahanan Yaqut Cholil Qoumas oleh KPK memicu kerumunan massa Banser di depan Gedung KPK, Jakarta, Kamis malam. Mereka bertahan beberapa jam sebelum akhirnya membubarkan diri secara tertib.
Pesan Yahya Diputar Lewat Pengeras Suara
Kerumunan massa mulai mereda setelah rekaman suara Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, diperdengarkan melalui pengeras suara mobil komando. Rekaman tersebut dikirim ke salah satu ponsel peserta aksi dan segera diputar di lokasi.
Dalam pesan itu, Yahya menyampaikan apresiasi atas kepedulian kader Banser, Ansor, dan Pagar Nusa yang hadir memberi dukungan moral kepada adiknya, Yaqut Cholil Qoumas. Ia juga mengajak seluruh massa mendoakan agar proses hukum berjalan objektif.
Baca juga : Ditahan KPK, Ini Jejak Karier Politik Gus Yaqut
“Aspirasi sahabat-sahabat sudah disampaikan. Mari kita memohon kepada Allah SWT agar keadilan ditegakkan melalui proses yang benar,” ujar Yahya dalam rekaman tersebut.
Ajakan Tertib dan Tanggung Jawab Kader
Yahya menegaskan setiap kader Ansor siap mempertanggungjawabkan tindakan mereka. Karena aspirasi telah disuarakan, ia meminta massa menenangkan diri dan pulang dengan tertib.
Ia mengingatkan pentingnya kesabaran serta keteguhan hati dalam menyikapi situasi hukum yang sedang berlangsung. Menurutnya, langkah selanjutnya adalah memastikan kebenaran ditegakkan tanpa kepentingan lain yang mencemari proses.
Dukungan Moral Tetap Berlanjut
Meski aksi di depan Gedung KPK dibubarkan, Yahya memastikan dukungan moral terhadap Yaqut tidak berhenti. Ia mengajak semua pihak terus menjaga agar penegakan hukum berlangsung bersih dan adil.
“Setelah ini kita akan terus menyuarakan upaya menjaga kebenaran agar ditegakkan tanpa cacat,” katanya.
Menutup pesannya, Yahya kembali mengucapkan terima kasih kepada para kader yang hadir. Ia berharap seluruh peserta aksi kembali ke tempat masing-masing dengan tertib dan tetap menjaga semangat kebersamaan.
Redaksi Energi Juang News



